Selalu Ada Jalan Keluar

Posted on March 8th, 2016

“Believe in yourself and all that you are. Know that there is something inside you that is greater than any obstacle.” (Christian D. Larson)

OBROLAN SANTAI akhirnya saya belokkan dengan menggunakan pendekatan coaching, agar kawan ini bisa menemukan solusi yang lebih positif demi masa depannya (detailnya tidak saya paparkan disini).  Betapa tidak, kawan ini mulai bertanya penuh keraguan: “Bagaimana saya tahu kalau saya masih harus bertahan? Bukankah ini artinya menyia-nyiakan waktu dalam perjalanan hidup ini? Apakah lebih baik saya mengubah haluan?”

Mungkin bukan kawan ini saja yang pernah mengajukan pertanyaan seperti itu. Kita sendiri, pada saat-saat mengalami hambatan atau benturan, pertanyaan reflektif seperti itu juga muncul, entah hanya sekedar bertanya pada diri sendiri, atau juga bertanya kepada kawan untuk meminta pandangannya.

Menanggapi Tantangan

Banyak kejadian yang kita hadapi setiap saat, dengan beda nuansa, entah itu menyenangkan atau sebaliknya, entah itu menyemangati atau tidak, menyebalkan atau bahkan membuat frustrasi. Dan masih akan ada lagi seperti itu dalam kehidupan ini. Namun yang paling penting bagi kita adalah bagaimana kita menanggapi setiap kejadian itu.

Dialog terjadi ketika saya posting sebuah quote di LinkedIn:

“Be absolutely clear about who you are and what you stand for. Refuse to compromise. (Brian Tracy)”

Quote itu ditanggapi Widya Novita:

“Konsekuensinya kita jadi lain sendiri ya pak. Dan itu kadang artinya kita ngga bisa pro sama pimpinan kalau beda sama prinsip yang kita pegang…”

Saya pun menimpali dengan:

“Terima kasih Widya Novita, terima kasih tanggapannya. Dalam situasi seperti yang kalian gambarkan, saya akan bertanya pada diri sendiri: mengapa saya berada di sini. Apa ada misi perubahan yang sedang saya jalankan? Atau saya berada di sini untuk belajar menghadapi situasi seperti itu? Pada titik tertentu, saya akan putuskan untuk beralih ke tempat lain, sebelum saya hanyut dalam arus lingkungan tersebut. Saya pasti pindah dengan bekal pengalaman tersebut yang sangat berguna. Selamat pagi.”

Widya Novita pun menanggapi:

“Semangatnya sih mau bikin perubahan pak, tapi seringan ternyata beberapa hal cuma bisa diterima apa adanya, hehe… Akhirnya ya paling ke kemungkinan berikutnya, bahwa saya ada di situ buat belajar. Thanks buat inspirasinya pak. Hv a lovely evening.”

Dialog saya tutup dengan:

“Yang penting tetap positif Widya Novita, selamat malam!”

Siapa Sebenarnya Aku Ini?

Pertanyaan ini, seharusnya menjadi pertanyaan yang sesering mungkin kita ajukan kepada diri sendiri. Siapakah aku ini sebenarnya, apa yang membuat saya menjadi seperti sekarang ini? Mengapa jalur kehidupan seperti ini yang telah saya lalui?

Hidup kita, ibarat sebuah sungai, yang terus mengalir. Apapun rintangan yang ada, akan dihadapi, diterjang, atau berbelok mencari jalan lain. Dalam perjalanan hidup, kita juga sering menemui batu karang, atau tebing terjal… semua titik-titik itu telah membantu menempa diri kita, membentuk pribadi kita untuk menjadi seperti sekarang ini. Saya menjadi tahan banting, sabar menghadapi kesulitan, iklas membantu orang lain, dan sebagainya, bukan merupakan ciptaan semalam. Kontribusi dari setiap pengalaman masa lalu mempunyai peran sangat besar.

Makassar

Berapa banyak tangan yang telah disodorkan untuk membantuku, mengeluarkan saya dari kesulitan, atau mengangkat saya ketempat yang lebih tinggi, yang lebih nyaman? Dan berapa banyak kali, saya juga belajar melakukannya, menyodorkan tangan saya untuk membantu orang lain, sepanjang perjalanan hidup ini?

Dampak Ganda Ke Depan

Banyak sekali pengalaman masa lalu, yang telah memberikan dampak sangat besar terhadap diri kita saat ini dan seterusnya. Saat kejadian, tidak sepenuhnya kita sadar. Namun di saat tertentu di kemudian hari, baru kita sadar dan berujar: “Untung saya pernah mengalami ini, terima kasih Tuhan, saya pernah berhadapan dengan tantangan seperti itu.”

Di antara mereka yang selama ini dianggap menyakiti atau bahkan dianggap sebagai penyebab kegagalanmu, justru ada yang karena perbuatannya telah memberimu jalan untuk sukses yang lebih besar. Ada juga yang selama ini sangat menyayangimu, orang tua, suami/istri dan keluarga atau kawan, namun kita menganggapnya sekedar sebagai bagian keseharian, yang berlalu begitu saja tanpa apresiasi dari kita.

Terkadang, kita terlalu sibuk untuk sekedar meluangkan waktu untuk melakukan refleksi seperti itu. Kita memang harus menatap ke depan, tapi dengan refleksi seperti di atas, kita akan tiada hentinya mensyukuri perjalanan hidup kita yang penuh warna-warni, penuh pembelajaran. Cukupkah sampai di situ?

foto2

Di tempat yang sejuk dan hening di Cibodas, saya mengajak timku tidak hanya sekedar bertanya, tapi juga berbagi kisah kehidupan masing-masing, dalam program yang kami ramu dengan judul: “River of Life”.

Semoga ini membantu masing-masing kami untuk lebih saling mengenal, lebih bisa saling memahami, saling membantu untuk menjadi pribadi yang lebih baik dari waktu ke waktu, dan pada gilirannya mempertebal kebersamaan sekaligus keterlekatan (engagement) di antara kami.

“We cannot change life! We can only change the way we live life. Any moment is the best moment, and any place is the best place.” (Tishan)

NB: Karena ada kesibukan lain yang perlu fokus, tidak ada posting baru pada Jum’at (11/3/16 dan Selasa 15/3/16).

Bookmark and Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kasih Dewi, setuju sekali di rumahpun kita bisa rancang liburan yang menyenangkan. Butir yang tidak...

dewi:
Tidak semua liburan seharusnya keluar dan mengunjungi salah satu tempat wisata… terkadang dengan d rumah...

josef:
Terima kasih Mudji atas pertanyaannya: 1) Pembelajaran yang dimaksud tidak harus yang besar. Mis. Dalam...

Mudji:
Saat pertama Bpk baru buka blog ini di Nop 2011, terus terang saya suprise banget dgn moto Bpk yg berat ini +...

josef:
Terima kasih mba Meisia, batuknya sudah hilang berkat resep tradisional


Recent Post

  • A New Horizon Beyond Corporate Life
  • Berpikir Positif Percepat Kesembuhan
  • Peluang ke Jenjang Lebih Tinggi
  • Bermanfaat Bagi Orang Lain
  • Komitmen Belajar dan Berbagi
  • Start-up Mentality
  • Transformer Center: School of Life
  • Melayani dengan Coaching
  • Terus Belajar dan Berkembang
  • Agar Sehat dan FIT