Sehat Jiwa dan Raga

Posted on July 3rd, 2020

You can make more friends in two months by becoming interested in other people than you can in two years by trying to get other people interested in you. – (Dale Carnegie)

TINGGAL DI RUMAH! Seharusnya ini menjadi pesan yang menyenangkan. Betapa tidak, kita akan lebih punya banyak waktu bersama keluarga. Tapi ini WFH, alias working from Home. Iya, walau bekerja, tapi suasana di rumah yang selalu kita rindukan, kini diberikan. Tinggal kita yang akan membuat keputusan: dimana saya bekerja, bagaimana jadual kerjanya. Kapan saya harus istirahat. Bentuk istirahatnya itu apa? Leluasa saya bisa memutar lagu kesukaan untuk mengiringi saya bekerja. Sesekali saya bisa menyapa anggota keluarga, tanpa harus menggunakan telepon, seperti biasanya kalau kita bekerja di kantor.

Berbagai Tips

Walau tips untuk bekerja di rumah mengalir setiap hari, ada beberapa yang sederhana untuk dicerna dan diterapkan. Saya kutip pesan video Direktur Jenderal WHO, Dr. Tedros Adhonom Ghebreyesus. Dia mulai dengan mengatakan: During this period of time (Cofid-19), it is important to continue looking after your physical and mental health. Selanjutnya 5 tips darinya:

 

  1. Konsumsi makanan sehat penuh nutrisi demi menjaga daya tahan tubuh, immune system.
  2. Kurangi minuman beralkohol dan minuman yang mengandung gula.
  3. Jangan merokok. Don’t smoke, karena dampaknya akan lebih parah bilamana terjangkit Covid-19.
  4. Exercise, olahraga fisik setiap hari, 30 menit untuk dewasa dan sejam untuk anak-anak.Bilamana anda sedang bekerja dari rumah, jangan duduk dengan posisi yang sama untuk waktu yang panjang. Istirahatlah 3 menit setiap setengah jam.
  5. Look after your mental health. It’s normal to feel stressed, confused and scared during a crisis. Talking to people you know and trust can help. Supporting other people in the community can help you as much as it does them. Check on neighbor, friends and family. Compassion is a medicine. Listen to music, read a book or play a game, and try not to read or watch too much news if it makes you anxious. Get your information from reliable sources once or twice a day.

Butir ke 5, tentang mental health, sengaja saya kutip apa adanya, karena sering kita abaikan, atau mungkin tidak menyadari kalau sedang kita alami.

Waktu  untuk Olahraga

Slide sharing saya berikut ini, sengaja saya gunakan untuk memprovokasi peserta di beberapa webinar sharing:

Dalam situasi normal, banyak alasan yang bisa dikemukakan untuk tidak berolahrga. Yang sering dikemukakan: Terlalu sibuk, tidak punya waktu, banyak prioritas lain, dan lain-lain. Lalu kalau sedang WFH, kira-kira apa lagi yang akan dijadikan alasan?

Pada akhirnya, tergantung dari niat. Dan apa sesungguhnya yang bisa menjadi motivasi tertinggi untuk mulai berolah-raga. Kalaupun belum menemukan titik penentu untuk mulai rutin berolah raga, ada baiknya bergabung dengan teman lain yang punya kebiasaan untuk berolah-raga, karena mereka percaya bahwa itu bermanfaat. Atau belajar dari teman yang awalnya malas olahraga dan mengalami suatu  dampak pada kesehatan fisik yang akhirnya membuat dia mulai rajin olahraga. Atau mungkin saja yang dibutuhkan adalah seorang coach yang membantu menemukan blind spotnya.

Karena itu tak jemu-jemunya saya bercerita di berbagai forum, tentang kebiasaan olah-fisik yang saya lakukan, dengan harapan semoga diantara yang mendengarkan dan baru berniat, ada yang tergugah untuk melakukannya.

 

Sharing dari Astronout Scott Kelly

Saat ketentuan WFH (Working From Home) belum mencapai dua minggu, banyak yang sudah mulai merasa gelisa, kurang nyaman, dengan berbagai alasan. Sementara itu, Astronaut NASA, Scott Kelly mengisahkan bahwa dia bahkan terisolasi di pesawat ruang angkasa selama 340 hari. Dia kemudian membagikan tipsnya untuk membantu kita melalui New York Times:

  1. Buat jadual yang jelas, kapan berhenti bekerja, termasuk untuk tidur. Mereka yang bekerja dari rumah sering lupa waktu, sehingga bekerjanya terkadang lebih lama.
  2. Kesempatan untuk mencoba hobi baru, atau intensifkan yang sudah ada. Misalnya baca buku, belajar musik atau apa saja, karena sebenarnya waktu luangmu lebih banyak, tidak ada waktu untuk menuju kantor atau pulang rumah.
  3. Jadualkan kontak dengan teman atau keluarga, baik melalui telpon langsung, video call dan sebagainya. Studi membuktikan bahwa strong social connectivity bisa berkontribusi pada panjang usia dan kesehatan.

Berkaitan dengan butir terakhir, dalam sebuah Webinar dengan pembicara Gil Petersil, Mastermind Strategist, dia memberikan beberapa tips sederhana. Diantaranya yang saya sendiri pilih untuk ditindak-lanjuti adalah coba simak list networkmu dan lakukan voice contact. Saya memulainya dihari berikutnya dengan membuat 10 kontak sehari. Dan yang mengagetkan adalah beberapa response mereka:

  • Terima kasih untuk sempatkan menelpon, sudah lama kita tidak bertegur sapa
  • Saya hari ini juga berpikir untuk menelponmu, tapi sudah keduluan
  • Bahkan ada yang sudah ada di daftarku untuk ditelpon, tapi dia sudah lebih dahulu menelpon
  • Saya terima rencana webinar yang diforward oleh teman, dan pembicaranya ada dalam daftar untuk saya telpon.
  • Saya baru mau telepon malam nanti, setelah saya merampungkan draft saya. Tapi anehnya bapa yang mendahului untuk menelpon, walau untuk tujuan berbeda.

Ternyata alam semesta punya cara tersendiri untuk membantu kita, termasuk dalam menjalankan niat untuk melakukan kontak dengan yang lain.

Ketenangan Jiwa

Dalam mencapai keseimbangan, selain sehat raga juga jiwa. Praktek yang sudah saya jalankan sejak lama, melakukan meditasi 30 menit setiap jam 01:30 pagi, cukup memberikan saya ketenangan, pemulihan energi untuk bisa mulai melakukan tugas keesokan harinya. Dalam keheningan malam itu, sayapun:

  • Bersyukur atas karunia yang sudah diterima dan juga syukur akan kesempatan untuk bisa berbagi.
  • Mohon ampun atas berbagai salah kata dan tindak, serta memaafkan mereka yang ujaran atau tindakannya kurang berkenan kepada kita.
  • Mendoakan orang-orang dalam daftarku untuk saya doakan, dengan menyebut nama mereka satu per satu.
  • Membangun koneksi melalui gelombang pikiran, dengan mereka yang akan saya sapa, entah melalui sharing, tatap muka, telpon dan kegiatan lainnya, di hari-hari berikutnya. Dengan cara seperti ini, network yang saya bangun, tidak saja secara digital, tapi juga melalui sarana lain yang disediakan oleh alam semesta.

Saat ini kita sudah memasuki masa transisi untuk memulai periode new normal. Adakah komitmen baru yang dibuat selagi bekerja di rumah? Termasuk Mulai berolah-raga? Mulai teratur olah-raga? Latihan meditasi? Membiasakan mencermati momen2 yang patut disyukuri sepanjang hari? Memulai kebiasaan membangun mindset positif dan berbagi kebaikan kepada mereka yang ada di sekitar kita? Semua pertanyaan ini perlu perenungan serius untuk ditindak-lanjuti, agar bisa memberikan konfiden dalam melangkah memasuki new normal.

“To me, good health is more than just exercise and diet. It’s really a point of view and a mental attitude you have about yourself.” (Albert Schweitzer)

Bookmark and Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Most welcome coach Wiwin, Be ready for our next exciting project. Thank you for your meaningful contribution.

Herry Windawaty:
Always Inpiring Coach JB. Thank you for the opportunity for us to contribute

josef:
Terima kasih sama2 Helda, saya tak mungkin jalan sendiri tanpa Helda dan teman2 lainnya. Perjalanan kita bisa...

helda Manuhutu:
trully…and really proud pernah ada dlm journey itu di bawah asuhan bapak…dan bs...

josef:
Terima kasih Suster untuk menggaris-bawahi pentingnya memaknai hidup dari hati. Angka lima itu adalah kelima...


Recent Post

  • Coaching and Inner Guidance
  • Kejutan Yang Menyenangkan
  • Kecerdasan Para Humoris
  • Caring and Engagement
  • Sehat Jiwa dan Raga
  • Mendengarkan Dengan Hati
  • Happy Together at Home: Virtual Hi-Tea
  • Positive Leadership
  • Kami Belajar WE-MINDSET
  • A New Horizon Beyond Corporate Life