Menggugah Imajinasi Anak-anak

Posted on October 23rd, 2015

“The best thing to spend on your children is time.” (Arnold Glasow)

BERSAMA Tim CHR, kami sedang berada di sebuah resto. Saya lemparkan ide tentang permintaan mengisi acara “1st International Festival tentang Story Telling”. Kursi duduk yang tadinya agak renggang, langsung ditarik agar ngumpulnya lebih dekat lagi, sambil menyimak kisah saya tentang acara ‘Story Telling‘ itu sendiri.

Hanya dalam hitungan menit, berbagai ide dilontarkan, mengalir begitu saja dari semua kepala yang hadir. Kami memang sengaja membiarkan semua ide itu keluar tanpa menilai baik atau buruk, cocok atau tidak cocok.

Kami malah memacunya untuk terus keluar dengan ide unik aneh atau gila sekali pun. Singkat kata, mereka sepakat untuk kami memberikan konfirmasi untuk ambil bagian dalam Festival itu, dan menyajikan sebuah cerita dongeng.

foto1-23

Awal yang Mendidik

Ini adalah acara sosial untuk meningkatkan minat baca pada anak, menggugah imajinasi mereka dan untuk pengumpulan donasi buku,” demikian penjelasan Vera Makki, penggagas acara ini. Saya tidak memerlukan banyak waktu untuk menyimak. Saya kenal baik keseriusan Vera dalam merancang sebuah acara, juga kreativitasnya tidak diragukan.

Setelah diskusi dengan tim, mereka pun menyambut baik sebagai inisiatif volunteerism (aktivitas sosial sukarela)  dari Tim CHR. Aktivitas ini sengaja digagas untuk terus membangun budaya “volunteering and caring” dalam tim kami, melanjuti beberapa inisiatif yang sudah dimulai sebelumnya.

Empat hal menarik yang diangkat melalui acara ini:

  1. Anak-anak diperkenalkan sejak dini dengan inisiatif mendongeng untuk meningkatkan minat baca dan menggugah imajinasi mereka. Diharapkan agar orang tua yang mengantar mereka akan meneruskan kebiasaan ini di rumah.
  2. Anak-anak juga ternyata diberi kesempatan untuk mendongeng. Di sini mereka dibiasakan untuk berani tampil di depan banyak orang; berani mengungkapkan ide secara lisan dan impromptu.
  3. Ada beberapa acara menarik lainnya selama dua hari itu, seperti talk show tentang Parenting, dunia digital dan lain-lain.
  4. Anak-anak yang hadir membawa buku untuk didonasikan bagi teman-teman mereka di pelosok tanah air yang masih membutuhkannya.

Ketika seorang wartawan menanyakan, “Dengan hadirnya teknologi ini, bagaimana mencegah anak-anak untuk tidak terbenam dalam penggunaan teknologi keluar jalur?

Jawab saya:

“Media sosial sudah ada di depan kita, di rumah kita, di rumah anak-anak kita. Pilihannya adalah bagaimana mendidik anak untuk menggunakannya untuk kepentingan positif, yakni untuk belajar.”

Rancangan Eksekusi dan Kebersamaan

Tidak lama setelah diskusi di atas, Tim Fish kembali dengan konsep dan alternatif eksekusinya. Ternyata usulan yang diterima adalah saya tidak tampil sendiri untuk mendongeng, saya hadir ditemani tim dengan peran yang mereka susun. Mereka juga sampai kepada mock-up buku cerita dan story line dari dongeng yang akan saya bawakan.

foto2-23

Ada tim cerita dongeng, yang menggunakan imajinasinya untuk membuat cerita dongeng, dengan membawa pesan tentang lingkungan yang sehat. Ada tim peran pendamping. Peran pendamping sesuai dengan alur ceritanya adalah hadirnya seorang Peri dan teman-teman peri yang akan mengadakan acara bersuka-ria di akhir dongeng itu. Dan tim ketiga merancang back-drop dan kebutuhan pentas lainnya. Kerja sama meramu semua ini berlangsung lancar.

Tampil Beda

Jam sudah menunjukan angka 14.00 WIB. Panitia sungguh bertekad untuk on time. Saya hadir membawa sebuah kisah unik, yang menyertakan tema penting tentang ‘Lingkungan yang Bersih: Bersih itu Sehat, Bersih itu Indah, Bersih itu Menyenangkan’.

Kisah singkatnya, Peri Cleany datang mengunjungi sebuah desa bernama Vutunglolo, di kediaman Berky dan Jorky. Melihat ruangan Berky, Cleany sangat gembira dan meninggalkan hadiah untuknya, sambil meminta saya untuk menyampaikan pesan tentang lingkungan yang bersih, dan langsung saya meminta anak-anak untuk mengulangi bersama pesan di atas: Bersih itu Sehat, Bersih itu Indah, Bersih itu Menyenangkan. Pengulangan ini sengaja saya lakukan beberapa kali, agar nempel di kepala anak-anak yang mendengarkan.

foto3-23

Ketika memasuki ruang Jorky, ternyata Cleany sangat sedih menyaksikan ruangannya yang sangat berantakan. Pendengar diminta untuk turut membantu merapikan ruang tersebut, yang disambut oleh banyak anak dengan mengacungkan tangannya untuk membantu.

Demikian juga ketika Cleany melongok taman belakang rumah, taman yang dipenuhi pepohonan hijau dengan bunga warna warni, tapi sangat kotor penuh sampah. Sekali lagi Cleany meminta bantuan anak-anak relawan untuk membantu meletakkan sampah tersebut pada tempatnya, dan disambut antusias oleh anak-anak tersebut.

Setelah semua rapi bersih, Cleany menginformasikan teman-temannya dan mengundang mereka untuk menyaksikan dan bergembira bersama.

??????????

Kemudian masuklah teman-teman Cleany yang menyajikan Pentas CupSong. Pentas ini diiringi lagu anak-anak yang dinyanyikan semua peserta:

“Lihat kebunku penuh dengan bunga…..”

Acara ditutup dengan foto bersama anak-anak yang hadir menyimak dongeng, seperti nampak pada foto pertama di atas.

“The work will wait while you show the child the rainbow but the rainbow won’t wait while you do the work.” (Author Unknown)

Bookmark and Share

3 Responses to Menggugah Imajinasi Anak-anak

  1. Vera Makki says:

    Thank you so much pak Jos and the loving team for this fun and amazing performance. The kids loved it! Definetely it sparked the day. Salam hangat dari Taman Baca Anak Lebah dan BookSTech.

  2. Vera Makki says:

    Thank you so much pak Jos and the loving team!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kasih Ratih. Semua kita punya kontribusi untuk menciptakan lingkungan untuk tumbuh kembangnya mindset...

Ratih:
Penutupnya keren Pak, “fokus pada solusi”. Hal ini akan mudah diterapkan jika kita punya mindset...

josef:
Terima kasih Ratih, sungguh cantik, hanya terbatasnya ruang untuk penyajian saya di blog. Salam

Ratih:
Cantik sekali ya Pak pemandangannya..

josef:
Terima kasih Tromol untuk waktunya menyimak kisah ini. Banyak momen hadir dihadapan kita, untuk mengingatkan...


Recent Post

  • Kick-off Coaching Program
  • Suasana Penuh Kedamaian
  • Jadikan Pelajaran Berharga
  • Swedia Negara Ribuan Pulau
  • World’s Happy Countries
  • Indahnya Ciptaan Tuhan
  • Meaning dibalik Aktivitas
  • Optimisme Pekerja Mandiri
  • Positive Organization
  • Benih Positif di Taman Kehidupan