Posted on November 29th, 2019
“All seasons are beautiful for the person who carries happiness within.“ (Horace Friess)
SEJENAK melupakan rutinitas keseharian, hadir utuh di tempat yang bisa membangkitkan semangat baru, bisa memberikan inspirasi tentang berbagai aspek kehidupan. Perjalanan liburan dengan mengunjungi tempat-tempat wisata entah dalam atau luar negeri, selalu memberikan kebahagiaan tersendiri. Kelompok tujuh yang memilih Banyuwangi sebagai tujuan, sering mendatangi destini lain dengan range fasilitas dari yang minimum hingga yang modern kekinian. Pengalaman ini mengajarkan kami juga bahwa kebahagiaan itu ditentukan oleh masing-masing kita, apa yang kita bangun dalam pikiran dan hati kita, dan bukan ditentukan semata oleh lingkungan dimana kita berada, seperti kata-kata bijak berikut ini:
“Being happy doesn’t mean that everything is perfect. It means you’ve decided to look beyond the imperfections.” (Unknown)
Taman Nasional Baluran dan Savana Bekol
Beberapa kali kendaraan diminta untuk berhenti sejenak. Ke-empat belas mata seakan awas menyimak situasi yang bisa dijadikan obyek foto unik. Bayangkan tengah jalan raya yang lengangpun bisa membuahkan cerita.

Pohon kering yang bernama Pohon Raisa dan Hutan pinggir jalanpun turut berbicara, manakalah keempat Srikandi ini unjuk gaya.

Dan masih banyak lagi foto2 drama India sekitar pohon-pohon besar, yang foto-fotonya hanya disimpan untuk koleksi pribadi masing-masing kami.
Kapanpun ada waktu luang kami gunakan untuk diskusi, refleksi, berbagi pengalaman, karena kita bisa belajar kapan saja, dimana saja dan dari siapa saja.

Kesenian Lokal
Kalau bukan kita yang mengapresiasi dan turut mengangkat dan memperkenalkan kesenian daerah, siapa lagi? Kamipun tidak melewatkan kesempatan untuk menyaksikan Kesenian dan menikmati makanan khas masyarakat Osing Kemiren. Ada improvisasi diluar agenda asli, acara makan kami mulai dengan appetizer berupa durian pesanan yang baru tiba siang itu. Tentu saja ini juga bukan kebiasaan dan cara makan masyarakat Osing Kemiren, tapi karena banyak durian lovers di tim kami. Foto makan durennya saya sensor.
Tentu saja merekapun mengharapkan bahwa kami mencoba dan membawakan tarian bersama mereka.

Hutan Djawatan
Mengunjungi hutan Djawatan, menikmati pemandangan hutan trembesi berusia tua dengan latar mirip film The Lord of The Rings.

Kamipun mencari spot-spot foto yang bisa bercerita sendiri.

Foto bersamapun dirancang untuk mengimbangi gaya hadirnya pohon-pohon trembesi tersebut. Siapa lagi penata gayanya kalau bukan bu Ripy (paling ujung kiri).

Dalam postingannya di Facebook beberapa saat setelah kembali ke Jakarta, bu Ripy memberikan caption pada foto ini dengan sangat jeli:
“Friendship is about being there and making sure that you can be the happiest person that you can be. It is about holding hands to avoid falling, and if you do, to extend your hand and help them back up. #friendship #friends #Djawatan #Banyuwangi #post50 #funwithfriends #funhasnoseason”
Secara khusus saya pribadi suka sekali dengan tagar terakhir: #funwithfriends #funhasnoseason.” Kapanpun kalau kita mau menciptakan FUN Bersama para sahabat, kita bisa menjalankannya secara FUNtastik.
Suasana asri di hotel kedua tempat kami menginap, halaman belakang yang luas, laut dan langit yang biru bersih dan pulau Bali di latar belakang, memberikan penekanan khusus tentang kekhasan alam Indonesia dengan nyiur di pantai yang senantiasa melambai-lambai ditiup angin.

Program liburan FUNtastik ini boleh berakhir di sesi ini, namun bisik-bisik sudah dimulai, berikutnya kita kemana ya?
Terima kasih teman-teman semua untuk kebersamaan, persahabatan, pelajaran kehidupan yang bersama kita temui dan kita bahas selama tiga hari. Semuanya memberikan kita energi baru untuk terus berkarya di tempat kita masing-masing.
“If you come home as happy as you leave, you have had a good vacation.” (Unknown)
josef:
Terima kasih Lukas, bergerak ke segala arah dan disetiap momen. Tak henti menularkan kebaikan, termasuk...
Lukas:
Selalu terinspirasi. Integritas tidak sekedar slogan tetapi menjadi Movement. Bergerak dari dari atas...
josef:
Langka awal adalah menyadari, lalu mencermati saya bisa apa dan apa yang perlu saya lakukan untuk bisa mulai...
josef:
Betul Icha: Respek dan Trust harus dibangun secara tulus. Dengan demikian kita bisa berkolaborasi dengan satu...
josef:
Terima kasih Icha untuk highlightnya. Sering kita lupa, kalau di keluarga hadir berbagai generasi yang juga...