Ternyata SEHAT Itu Murah dan Menggairahkan

Posted on June 6th, 2014

“Movement is a medicine for creating change in a person’s physical, emotional, and mental states.” (Carol Welch)

DARI UNDANGAN saja orang bisa menebak. Yang bakal hadir dalam acara “Slimmers Party: Inspirasi Langsing dan Energetic” adalah para slimmers, yang bangga dengan kelangsingan tubuhnya. Dan tentu saja seluruh suasana, termasuk setting menu makan, pembicaraan akan dirancang seputar judul acara tersebut.

Ternyata yang saya temukan lebih dalam dari sekedar apa yang nampak secara fisik. Saya pun bergairah untuk mencermati sambil belajar apa yang ada di sekitar saya malam itu. Sempat juga kami foto bersama Juli Triharto, Founder & CEO MindSlim dan Michael Gonzalez, International Fitness & Lifestyle Expert dari New York, yang penulis buku “Super Body Super Brain.

Bersama Michael Gonzalez dan Juli Triharto by josefbataona dotcom

Sehat itu ternyata Murah

Kita sering mendengarkan ungkapan: “Sehat itu Mahal” karena ungkapan itu dibuat dalam kaitan dengan kondisi sebaliknya. Ketika orang mulai sakit karena pola hidup yang tidak mendukung, mereka akan mengeluarkan biaya tidak sedikit untuk kembali sehat.

Jadi seharusnya ungkapan itu diganti menjadi: “Memulihkan kembali kesehatan (karena sudah sakit) itu mahal.” Dan tidak ada jaminan bahwa selanjutnya orang tersebut akan terus sehat, karena pola hidup yang telanjur dijalaninya dan bahkan diteruskan setelah sembuh sakit. Sebut saja kebiasaan makan tidak teratur dan berlebihan, kebiasaan berpikir negatif, jarang berolahraga, dan sebagainya.

Sementara mereka yang sejak dini mengenal dan mengikuti program untuk membangun disiplin hidup sehat, tentu akan mengeluarkan uang untuk itu, tapi tidak sebanyak kalau sudah telanjur sakit. Dan mereka akan mendapatkan banyak manfaat dalam perjalanan hidup yang sehat ini.

Gayung Bersambut

Ketika kami meluncurkan program “Hidup Sehat” melalui “FUN Vitality Program” di perusahaan sebelumnya, gairah karyawan untuk berpartisipasi sangat tinggi. Program ini menghadirkan ahli jantung dan ahli gizi untuk sharing. Kemudian “Move More” diluncurkan untuk mendorong karyawan agar banyak bergerak.

Di antara peserta tersebut, ada seorang karyawati yang sedang dalam pencarian untuk menemukan program untuk mengatasi situasi yang dihadapinya waktu itu: berat badan berlebih, tubuh tidak fit, hasil check-up mendebarkan, gampang lelah, malas gerak dan sering pusing. Obat analgesic menjadi makanan rutinnya. Ujung-ujungnya, dia merasa produktivitas kerjanya juga menurun.

Hadirnya Fun Vitality tersebut di atas seakan “pucuk dicinta ulam tiba.” Dengan penuh semangat dia menyambar program ini dan mulai mengimplementasi. Apalagi setelah diperkenalkan juga dengan program MindSlim (dulu disebut HypnoLangsing). Dia adalah Vivi Tri Andari. Foto berikut ini adalah ketika Vivi di panggung menerima penghargaan.

Vivi Tri Andari di Panggung by josefbataona dotcom

Visi Hidup Diramu Seputar Hidup Sehat

“Saya mulai, menyadari ada yang harus dibenahi dalam gaya hidup saya selama ini. Pekerjaan, seharusnya menjadikan kualitas diri dan kehidupan menjadi lebih  baik dan bukan sebaliknya. Sehat , bugar dan langsing, adalah salah satu prinsip dalam hidup saya yang selalu terus saya usahakan. Bagi saya sehat dan bugar, adalah syarat mutlak untuk saya dapat menghasilkan karya dan menjalani proses kehidupan dengan optimal.”

Demikian tekad yang mulai dibangun Vivi untuk masa depannya, terutama setelah hasil awal diperoleh dari penerapan 5 Magic Rules, yakni:

  1. Makan jika lapar fisik
  2. Makan yang diinginkan
  3. Makan secara sadar
  4. Berhenti di saat netral
  5. Fun exercise  

Selanjutnya karena komitmen yang disusun dan dijalankan untuk mencapai kondisi sehat ideal, tanpa terasa, beberapa perubahan kebiasaan terjadi pada diri Vivi. Berikut ini pengakuannya:

  1. Ketika merasa bosan, dan ingin ngemil/makan , saya akan bertanya pada diri saya, apakah tubuh saya benar lapar atau hanya lapar emosi. Jika pada saat itu ,tubuh saya  belum lapar, saya mengalihkan dengan memperbanyak langkah/gerak.
  2. Ketika berada pada jamuan makanan seperti ulang tahun, buka bersama, farewell party, meeting dan sejenisnya, di mana makanan lezat terhidang, beraneka rupa dan bentuk yang menggugah selera, saya akan memilih dulu makanan yang benar-benar saya inginkan dan mengambilnya di piring kecil. Hal ini membantu menghindari makan kesurupan dan pada saat netral, saya sudah tidak mennginginkan yang lainnya.
  3. Porsi makan menjadi sedikit tanpa disadari tetapi tetap bisa menikmati makananan yang saya suka.
  4. Pengeluaran saya untuk belanja makanan, menjadi jauh berkurang, sejak saya menerapkan makan sadar dan berhenti di saat netral.
  5. Sharing makananan dengan teman, untuk porsi makanan yang tidak sesuai dengan skala netral tubuh atau memakan  sebagian porsi makanan pada siklus lapar berikutnya.
  6. Memasang pedometer (alat penghitung langkah) sebagai motivasi , untuk terus perbanyak langkah.
  7. Naik dan turun tangga, menjadi hal yang rutin dan menyenangkan saya lakukan untuk memperbanyak langkah.
  8. Olahraga yang saya senangi seperti berenang, tenis, gym dan bersepeda menjadi hal yang menyenangkan karena saya lakukan tanpa beban untuk menurunkan berat badan dan saya lakukan kapan pun saya mau.

Vivi Sang Role Model

Saat ini Vivi sudah menemukan gaya hidup sehat yang dia inginkan. Fokusnya tidak lagi pada dirinya sendiri, tapi sudah pada tahap menginspirasi kawan-kawannya untuk mengikuti jejaknya. Karena itu ketika saya bertanya, “Apa yang Vivi lakukan untuk menginspirasi dan mengajak teman lain untuk ikut program yang dijalankan Vivi?

Dia pun menjawab penuh keyakinan:

Leading by example dan konsisten untuk praktek 5MR untuk diri saya sendiri sehingga bisa jadi contoh untuk orang lain, terutama untuk orang-orang terdekat (termasuk suami saya). Biasanya suka banyak yang nanya, kok bisa stabil berat badanya, rahasianya apa? Baru saya share tentang MindSlim. Terus terang tidak semua bisa menerima konsepnya kalau dilakukan frontal, jadi berusaha untuk tetap konsisten menerapkan dan berbagi.”

Karena itu tidak berlebihan kalau di malam Slimmers Party, Vivi Tri Andari diundang ke panggung untuk menerima MindSlim Award karena passion-nya untuk berbagi pengalaman setelah dia sendiri menjalankan secara konsisten dan meraih hasilnya.

Saya sendiri juga turut berbangga, karena sama-sama kami memulai program ini, dan malam itu kehadiran Vivi seakan memberikan konfirmasi, bahwa “Kalau kita mau, maka bisa dilakukan!”

Sehat, Fit, Hemat dan Mesra

Vivi mengaku sangat beruntung mempunyai suami, Edwin Saladin, seorang musisi, yang di profile Twitter-nya @edwinsaladin tertulis: “a musician who has many dreams to achieve.”  Di tengah kesibukannya, dia masih memberikan support dan atensi personal pada program Vivi, menemaninya di program Move More atau renang.

Dan tidak kalah serunya sekaligus mesra, ia bercerita, “Mas Edwin rela berbagi 1 piring berdua, ketika kami makan di restoran. Karena porsi makan saya tidak banyak sejak ikut MindSlim, dia rela berbagi, jadi lebih hemat juga Pak… Di samping itu, dia juga mau menemani saya datang ke acara-acara MindSlim. Yang utama buat saya, suami saya tidak menutup diri dengan hal-hal baru dan mau belajar tentatng MindSlim, walaupun butuh proses untuk menjadi bagian dari kebiasaannya.

Vivi Tri Andari bersama suami by josefbataona dotcom

Vivi meneruskan, “Selain menjaga pola hidup sehat, walaupun dalam MindSlim bisa makan apa saja yang disukai, tetapi saya punya cita-cita, untuk konsisten bisa masak makanan sehat, saya hobi masak juga nih Pak, dari bahan-bahan yang juga sehat dan ingin konsisten makan makanan sehat.”

Mengenai komitmen ke depan yang berkaitan dengan olahraga, Vivi menjelaskan:

“Saya punya hobi renang Pak, habis subuh, hampir tiap hari saya renang sekitar 1 jam (sekitar jam 6 am – 7 am) , kalau akhir pekan baru lari atau jalan bersama suami saya. Badan saya sudah ketagihan olahraga, kalau lebih dari 3 hari tidak olahraga, malah jadi gampang sakit (terutama flu), dan merasa tidak fit, serta mudah lelah.”

Inilah sebuah testimony yang mengagumkan, sebuah komitmen yang telah membuahkan hasil, dan ke depannya Vivi pun sadar, tidak ingin kembali ke pola hidup lama, karena sudah menemukan dirinya yang baru: New Vivi, yang sehat dan penuh vitalitas hidup.

“True enjoyment comes from activity of the mind and exercise of the body; the two are united.” (Alexander von Humboldt)

Bookmark and Share

4 Responses to Ternyata SEHAT Itu Murah dan Menggairahkan

  1. Hanny says:

    Kalau kata Jess C Scott, a fit and healthy body– that is the best fashion statement Pak. hehe. Salam olahraga!

    • josef josef says:

      Terima kasih Hanny, terutama karena yang memberikan highlight ini adalah Hanny seorang sport girl, a runner. Salam olahraga dan juga salam sehat

  2. Riska Agustina says:

    pak josef,boleh bergabung dalam aktivitas yang sering bapak lakukan..terima kasih..

    • josef josef says:

      Terima kasih Riska untuk menyimak kisah di blog ini. Tentu saja saya tidak keberatan untuk ngobrolin ketertarikanmu itu. Salam, selamat pagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kasih coach Indra, sukses juga untuk bukumu yang baru: Effective Coaching Skills for Leaders. Salam

Indra Dewanto:
Sukses selalu dan terus menginspirasi Pak Josef Bataona….:)

josef:
Terima kasih sama2 Tromol, satu dua kata yang bermanfaat, kiranya menyejukan. Salam sehat dan sukses

Tromol Sihotang:
Terima kasih pak Josef yang setiap saat memberikan pandangan, arahan dan tentunya bimbingan yang...

josef:
Terima kasih sama-sama bu Dwi Suwarnaning, sukses selalu, salam


Recent Post

  • Belajar Bersama dari Buku Leader as MEANING MAKER
  • Sikapi Dengan Hati Yang Jujur
  • Agar Tetap Tegak Diterpa Badai
  • Mengasah Listening Skill Menuju Peran Sebagai MEANING MAKER
  • Tim Membutuhkan TRUST
  • Buku “LEADER as MEANING MAKER” oleh Josef Bataona
  • Coaching and Inner Guidance
  • Kejutan Yang Menyenangkan
  • Kecerdasan Para Humoris
  • Caring and Engagement