Agar Tetap Eksis

Posted on January 28th, 2022

“You never change things by fighting the existing reality. To change something, build a new model that makes the existing model obsolete.” (Buckminster Fuller)

SEMBILAN anggota direksi ini sedang melakukan refleksi, sebelum mengambil keputusan penting bagi masa depan organisasi. Board Away Day kali ini sengaja memilih kota Roma untuk membahas strategy dan model organisasi yang dibutuhkan. Diskusinya serius, tapi tidak melelahkan karena ada semangat lain yang melandasi pertemuan ini, yaitu Roma. Dalam tur keliling kota Roma, direksi berhenti di Coloseum dan beberapa tempat bersejarah lainnya, yang sekarang hanya sebagian puing yang tersisa, tapi masih bisa dibayangkan kemegahan aslinya.

Agar Tetap Eksis Jangka Panjang

Di tempat-tempat bersejarah ini, para Direksi diajak untuk melakukan Refleksi dengan tema: Refleksi di Coloseum, Roma: Jangan Sampai Terulang!

Kami mencoba mengangkat butir-butir pembelajaran penting, yang saya rangkaikan berikut ini:

  1. Roma merupakan kerajaan di masa lalu yang sangat berjaya, dan sekarang tinggal kenangan sejarah. Kalau ULI (Unilever Indonesia) yang sangat sukses saat ini tidak berhati-hati, maka cerita sukses ini juga akan segera menjadi cerita sejarah.
  2. Roma memiliki banyak nilai SENI yang dirawat. Kalau ULI bisa menemukan Talent dengan mentality yang pas sesuai Corporate Value, maka ini akan menjadi kekuatan untuk terus membangun bisnis yang sukses dan kerkelanjutan.
  3. Di dalam Roma sebagai ibu kota Italia, ada Vatikan, sebagai sebuah kota tapi juga sebuah Negara independen. Vatikan yang kecil itu mempunyai pengaruh luas di seluruh dunia, dan banyak negara mempunyai duta besar di Vatikan. Demikian juga, di dalam Unilever Global dan Unilever Asia Afrika, terdapat ULI (Unilever Indonesia). Sebagaimana halnya Vatikan, ULI memang kecil, tapi mempunyai power dan berpengaruh di kancah regional maupun Global.
  4. Orang bilang “Banyak jalan menuju Roma”. Menuju lima tahun mendatang, kita perlu menjajagi rute yang berbeda, senjata yang berbeda dan strategi yang berbeda untuk memenangkan kompetisi di pasar.
  5. Unilever bukannya perusahaan sederhana, tapi complex. Labirinth dan Catacomb di Roma adalah diantara contoh yang dikedepankan tentang lay-out bangunan yang complex di bawah tanah, dimana orang bisa tersesat dalam mencari jalan keluar. Tapi di sinilah tantangan sesungguhnya yang dihadapi ULI baik secara kedalam maupun keluar: organisasi dan proses yang efisien dan efektif.

Banyak butir-butir refleksi dan insight yang dibawah pulang sebagai oleh-oleh. Penerapan ide-ide tersebut telah membawa perusahaan ke tingkat pertumbuhan bisnis 2x lipat dalam kurun waktu 5 tahun. Dan semua daya dan upaya dilakukan agar jangan sampai kisah Coloseum terulang di ULI. Perusahaan ini harus terus eksis, tumbuh dan berjaya. Dan indikasi positif masih nampak dari hasil yang dicapai perusahaan hingga saat ini.

Transformasi Kepemimpinan dan Budaya yang dijalankan di Unilever Indonesia dalam meraih ambisi menggandakan bisnis dalam lima tahun, diangkat menjadi bagian ulasan yang bermanfaat yang disajikan di buku berikut ini.

 

Berubah atau Punah: Pilihan

Tigabelas HR Directors sepakat untuk membagi pengalaman mereka di buku ini. Sambutan di pasarpun menggembirakan. Seorang pimpinan di kantor pusat, memesan 15 buku ini untuk ditanda-tangani untuk dibagikan kepada timnya, baik di pusat maupun di daerah.

Penerbit Buku Kompas memberikan catatan berharga di kulit luar buku, yang saya kutip Sebagian:

Buku ini berisi berbagai pengalaman konkret dan luas yang dimiliki oleh para praktisi professional sumber daya manusia. Paparan dalam bentuk story telling meliputi berbagai tahapan transformasi, serta mencakup juga variasi tantangan dan bagaimana mereka mengatasinya. Untuk itu, para penulis sepakat memberi judul buku ini “Berubah atau Punah” yang menggambarkan sebuah ajakan untuk bertransformasi di tengah pelbagai disrupsi yang terjadi saat ini. Inilah sebuah panggilan nyata untuk membawa perubahan budaya di dalam organisasi atau perusahaan untuk menjadi lebih baik lagi.

Pengalaman yang dituliskan di dalam buku ini sungguh dapat menjadi rujukan penting bagi para praktisi SDM dan para pemimpin yang merencanakan transformasi untuk meraih ambisi bisnisnya. Mengapa demikian? Sebab para kontributor tulisan di buku ini sungguh percaya bahwa apa pun inisiatif yang dilakukan harus bisa memberikan nilai tambah terhadap bisnis. Karena itu, mereka harus menjadi bagian tak terpisahkan bersama Top Leadership yang paham akan keinginan konsumen dan pelanggan. Dari sana, mereka merancang berbagai program agar bisa menanggapi ekspektasi konsumen dan pelanggan tersebut. Mereka juga menghadirkan talenta yang berkualitas di berbagai lini dan tingkatan dalam organisasi yang saling percaya bahwa kompetensi mereka masing-masing sungguh dibutuhkan untuk meraih visi dan misi perusahaan.

HR Director Blue Bird, Pa Pambudi Soenarsihanto, mengangkat pengalaman ini dari sudut pandang yang berbeda, sebagai berikut:

“13 HR Director di Indonesia dengan pengalaman bisnis antara 20-30 tahun, menghasilkan 260-390 tahun pengalaman bisnis kalau digabung. Hampir 400 tahun collective experience yang mereka dapatkan dari hampir semua sektor industri: consumer goods, banking, transportasi, penerbangan, asuransi, real estate, IT, teknolgi dan banyak bidang lain baik dari perusahaan multinasional, perusahaan nasional, maupun perusahaan keluarga,

Pengalaman itu termasuk bagaimana mendesign sebuah transformasi, mendapatkan support dari semua stakeholders, mengimplementasikan, dan apa yang bisa dipelajari: apa yang dijalankan dengan baik (untuk ditiru, dimodifikasi dan dijalankan), dan apa yang tidak berjalan dengan baik (untuk dihindari agar tidak mengulangi kesalahan yang sama).

Kita memang tidak bisa membeli 400 tahun pengalaman, tetapi membaca buku ini akan mengajarkan banyak hal tentang bagaimana memimpin transformasi di tengah disrupsi.”

Mudah-mudahan buku ini bisa memberikan inspirasi bagi para pimpinan yang mau atau sedang bertransformasi di tengah disrupsi, atau menjadi rujukan studi kasus untuk komunitas Learning & Development, ataupun Perguruan Tinggi.

“I cannot say whether things will get better if we change; what I can say is they must change if they are to get better.” (Georg C. Lichtenberg)

Bookmark and Share

2 Responses to Agar Tetap Eksis

  1. Canisius Soriton says:

    Thank you pak Josef, terus terang saya sdh lama nggak baca buku setebal ini tp begitu membaca buku ini saya begitu tertarik dan jadi penasaram membaca halaman demi halaman apalagi sangat rekevan dgn kondis yg saya alami di bagian saya.
    Banyak insight yg saya dapat dan benang merah dr story telling para Direktur HR dr berbagai macam bisnis dr perbankan, asuransi, transportasi, FMCG, dlll.
    Saya bisa dapat benang merah dr story telling ini seperti paling penting dalam melakukan transformasi adalah visi dan misi yg clear dan singkat kemudian diterjemahkan dalam bentuk grand strategy serta melibatkan semua team dan tone harus dr pemimpin tertinggi, pemimpin harus jadi role model dalam melakukan transformasi, perlu ada champion utk melakukan spreading proses transformasi. Sekali lagi terima kasih atas update dan informasi dr Pak Josef.

    • josef josef says:

      Terima kasih banyak pa Cani, dalam situasi yang berbeda-beda, kita akan mencari insight yang berbeda juga untuk membantu mencari solusi. Buku ini menyajikan berbagai ragam ragam kebutuhan di situasi yang berbeda, dengan pendekatan yang juga berbeda-beda. Kita akan lebih leluasa untuk mencari insight yang dibutuhkan, yang sesuai dengan situasi kita. Terima kasih, salam sehat selalu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kasih sama-sama Diana. Itu adalah cerita perjalanan kita bersama, yang kita temukan dan pelajari...

Diana Wirawan:
Bapak tidak pernah berhenti memberikan rasa “oya ya bener jg”.. tulisan bapak yang...

josef:
Selamat pagi Puji. Terima kasih telah menjadi bagian dari tulisan ini. Kita terus saling belajar dan berbagi....

Puji:
Banyak contoh nyata yang jadi pembelajaran seumur hidup, menjadi lebih baik setiap harinya. Terima kasih pak...

josef:
Terima kasih sama2 mba Deva, terima kasih untuk rutin menyimak tulisanku. Semoga membawa manfaat untukmu dan...


Recent Post

  • Legacy Yang Melampaui Waktu
  • Melangkah Bersama
  • Menjadi Cermin Kepemimpinan
  • RUANG Belajar dan Bertumbuh (Blog Seribu Tulisan)
  • Blog Seribu Tulisan – KATA Yang Mengubah Hidup
  • Blog Seribu Tulisan: Pesan Konsistensi
  • Saya Bukan Siapa Siapa Tanpa Kalian
  • Berdampak dan Menciptakan Perubahan
  • Upward Bullying Terhadap Toxic Leader
  • Menemukan WHY dari Laut Lamalera: Belajar dari LAMAURI