Memaknai Best Practice

Posted on December 1st, 2023

“Innovation and best practices can be sown throughout an organization – but only when they fall on fertile ground.” (Marcus Buckingham)

FORUM PEMBELAJARAN. Saat kami menyimak paparan dari perusahaan-perusahaan yang berhasil mengembangkan leaders dari dalam, kami sesungguhnya sedang belajar. Mengapa tidak. Banyak praktik yang dipresentasikan, merupakan inisiatif kekinian, yang bahkan pada zaman kami pun terpikirkan saja belum tentu. Dari banyak perusahaan ini, dewan juri memutuskan mana yang layak mendapat penghargaan. Hadir ditengah kita perusahaan-perusahaan dengan Best Practices. Setelah sharing pemateri berfoto bersama dewan juri.

Keep Raising the Bar

Diantara mereka ada pemain lama. Dan mereka senantiasa hadir dengan sesuatu yang baru, terutama kreativitas dalam menerapkan konsep tertentu di bidang leadership.

Kelebihan utama dari para finalis adalah mereka tidak pernah puas dengan hasil yang diraih. Hasil terbaik hari ini yang bisa dianggap Best Practice segera menjadi history masa lalu. Karena itu mereka akan terus eksplorasi untuk menemukan ide2 yang senantiasa relevan.
Walaupun mereka adalah juara, tidak ada salahnya untuk memberikan mereka saran agar terus membuka diri untuk belajar dari yang lain. Boleh jadi ada satu dua praktik yang unik di tempat lain itu, walau belum bisa membawa perusahaan itu ke tingkat lebih tinggi dalam penjurian ini.
Disamping itu, para finalis ini hendaknya terus membuka diri untuk menjadi ajang pembelajaran bagi perusahaan lain yang ingin belajar. Dan malam itu saya dibisiki oleh salah seorang peserta:

”Diantara pemenang malam ini, ada yang melakukan benchmark ke perusahaan kami, untuk membangun learning center mereka.”

Catatan kami untuk belajar

Di momen apa saja, kami mempunyai kebiasaan untuk mencatat butir2 pembelajaran untuk kami sendiri. Catatan ini ingin saya bagi juga untuk pembaca lainnya.

  1. Generasi muda semakin mendapat perhatian dalam program pengembangan talenta, termasuk akselerasi langkah mereka menuju puncak.
  2. Generasi muda banyak yang dilibatkan dalam merancang berbagai kegiatan, sebagai bagian dari usaha mengekspos mereka di luar tugas keseharian.
  3. Digitalisasi sudah merupakan keharusan terutama dalam akselerasi leadership development, dengan catatan bahwa tidak akan menghilangkan human touch.
  4. Program pengembangan Leadership kerkelanjutan nampak semakin menjadi keharusan di perusahaan-perusahaan peserta.
  5. Role leaders yang lebih senior yang diberdayakan sebagai mentor atau coach merupakan praktik yang bagus.
  6. Flexibility lebih luas untuk karyawan memilih program pengembangan
  7. Transformasi sudah menjadi praktik kekinian, walau kita perlu berhati-hati untuk tidak melabel setiap perubahan sebagai transformasi.
  8. Semakin diperkuat mindset talent yang didevelop sebagai next leader, bahwa tanggung-jawab mereka selanjutnya adalah juga create more leaders siap untuk masa depan (pay it forward).

Masih banyak lagi catatan, yang mungkin diliput di majalah SWA.

 

Next Better Practices

Dewan juri untuk penghargaan yang diprakarsai oleh Majalah SWA dan NBO adalah: Koeshartanto (Founder & Chairman Ktalents.asia, Former HR Director Pertamina), Priyantono Rudito (Vice Chairman Social Economic Accelerator Lab of AWS, Direktur Human Capital ), Josef Bataona (Praktisi Senior HR, Former HR Director Unilever, Danamon, Indofood), Irham Dilmy (Senior Adviser PROSPERA), Susanna Hartawan (Managing Director NBO Indonesia)

Mewakili dewan juri, pa Priyantono Rudito menyajikan beberapa insight hasil pengamatan (dua slides tersebut atas izin pa Priyantono):

  1. Leader development goes along and well aligned with Dynamic Strategic Contexts occurring in the Business Ecosystem
  2. Developing Leaders from within with new paradigms (slide kiri atas)
  3. HC Development through Learning Ecosystem
  4. Managing learning process across employee segments (slide bawah)

 

Majalah SWA bekerja sama dengan NBO secara konsisten menyediakan forum seperti ini agar bisa saling mengenal dan saling belajar, termasuk melakukan benchmark setelah itu. Best Practices sudah dipaparkan oleh para peserta. Besok Best Practices sudah menjadi Sejarah hari kemarin. Karena itu Perusahaan-perusahaan terus berusaha untuk menelorkan Next Better Practices, sejalan dengan tuntutan dinamika bisnis yang juga terus berubah.

Selamat kepada semua penerima penghargaan, Kita berdoa semoga semua praktik bagus ini bisa dicontoh, demi SDM Indonesia unggul.

“Innovation means replacing the best practices of today with those of tomorrow.” (Paul Sloane)

Bookmark and Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kasih untuk testimoni Randy. Senang dengan progress yang dialami. Perjalananmu masih panjang, banyak...

Randy:
15 years ago, your storytelling inspired me to join HR. Your trust to choose me as a future leader made me...

josef:
Terima kasih sama-sama Diana. Itu adalah cerita perjalanan kita bersama, yang kita temukan dan pelajari...

Diana Wirawan:
Bapak tidak pernah berhenti memberikan rasa “oya ya bener jg”.. tulisan bapak yang...

josef:
Selamat pagi Puji. Terima kasih telah menjadi bagian dari tulisan ini. Kita terus saling belajar dan berbagi....


Recent Post

  • Legacy Yang Melampaui Waktu
  • Melangkah Bersama
  • Menjadi Cermin Kepemimpinan
  • RUANG Belajar dan Bertumbuh (Blog Seribu Tulisan)
  • Blog Seribu Tulisan – KATA Yang Mengubah Hidup
  • Blog Seribu Tulisan: Pesan Konsistensi
  • Saya Bukan Siapa Siapa Tanpa Kalian
  • Berdampak dan Menciptakan Perubahan
  • Upward Bullying Terhadap Toxic Leader
  • Menemukan WHY dari Laut Lamalera: Belajar dari LAMAURI