Teladan dari Keseharian Pemimpin

Posted on February 17th, 2015

“Commitment unlocks the doors of imagination, allows vision, and gives us the right stuff to turn our dreams into reality.” (James Womack)

HUJAN SORE ITU bisa saja menjadi alasan kuat untuk tidak menghadiri pertemuan ini. Dan semua orang akan mengerti. Tapi tidak mereka lakukan. Apalagi Jum’at sore, usai jam kerja, hujan dan macetnya Jakarta akan lebih memperkuat lagi alasan meminta maaf untuk tidak datang ke pertemuan ini.

Tapi sedikitpun tidak membuat mereka mundur. Tapi, apa sih pentingnya pertemuan sore itu?? Siapakah mereka yang diundang??

Komitmen Ini Tulus

Judul acaranyabiasa saja, tidak banyak yang paham atau bahkan tidak pernah dengar. “Quarterly Review Jalan Pemimpin.” Inisiatif Jalan Pemimpin bertujuan mempersiapkan pemimpin masa depan Indonesia melalui sinergi dan proses pembelajaran yang unik dan berdampak antara generasi muda dengan para pemimpin, melalui metode mentoring.

Generasi muda yang dimaksud adalah mereka yang memiliki mimpi, ide, dan visi untuk Indonesia yang lebih baik. Mereka telah memulai kegiatannya dengan membentuk komunitas atau organisasi untuk mewujudkan mimpinya minimal 6 bulan, dan lolos seleksi.

Para mentor memang sepakat untuk melakukan quarterly progress review. Tidak usah heran, karena yang diberikan mentoring juga tersebar di berbagai pelosok tanah air. Kami menginginkan semua berjalan dengan irama dan progress yang kurang lebih sama. Foto berikut ini adalah tatap muka quarterly update saya, Icha dan mentee, Puji Prabowo dari Bandung.

foto1

Konsisten Sekaligus Contoh

Para mentor tersebut di atas, dalam kesehariannya mempunyai pola kerja yang menghendaki sebuah komitmen timnya. Komitmen tersebut akan di-review secara berkala untuk memastikan bahwa progress-nya sesuai kesepakatan. Kalaupun tidak sesuai, apa alasannya, dan bagaimana memperbaikinya, atau bagaimana atasannya bisa memberikan bantuan yang diperlukan.

Dalam kisah Jalan Pemimpin tersebut di atas, tidak ada atasan dan bawahan. Tidak ada yang mengontrol. Semua komitmen dilakukan dari dalam hati. Upaya progress review ini dapat juga dilihat sebagai contoh bagus oleh para mentor itu, yang ditempat kerjanya menuntut adanya komitmen dan review.

Di sini mereka juga melakukannya, bahkan tanpa ada yang menyuruhnya. Mereka melakukan kesepakatan sendiri dengan mentee, mereka membuat jadual update rutin dengan progress per tahap, dan apa yang akan menjadi target hasil akhir tahun. Para mentor ini adalah pimpinan di perusahaan (sebagian besar adalah orang nomor satu di perusahaannya) senantiasa menghendaki karyawannya untuk membuat komitmen (plan/target terukur), melakukan review berkala, melakukan corrective action bila diperlukan, hingga mempertanggung-jawabkan hasil di akhir tahun.

Dalam proyek ini, mereka juga mendemonstrasikan bahwa sebagai mentor, mereka juga menjalankan secara konsisten apa yang diajarkan pada karyawannya. Sesuai antara kata dan perbuatan, Berikut ini foto mentor yang hadir dan juga para buddy.

foto2

Pembelajaran dan Langkah Perbaikan

Bukan saja para mentee yang belajar. Para mentor juga belajar. Ini prinsip dasar dalam belajar: “Dengan berbagi kita juga belajar.Review malam ini juga mengedepankan pelajaran apa yang didapati dari proses mentoring. Tidak lupa juga mengangkat ke permukaan hal-hal yang perlu disempurnakan dalam proses selanjutnya.

Lagi-lagi, melalui proses ini, para mentor, yang juga adalah pimpinan di tempat kerja masing-masing memberikan contoh bahwa pemimpin juga perlu mendengarkan, belajar, dan kalau perlu memperbaiki bila ada yang kurang. Dan di atas semuanya itu: mereka memberikan contoh dalam hal meluangkan waktu berharganya untuk mengembangkan talent, calon pemimpin masa depan.

“There are only two options regarding commitment: you’re either in or you’re out. There’s no such thing as life in-between.” (Pat Riley)

Bookmark and Share

14 Responses to Teladan dari Keseharian Pemimpin

  1. Robert Affero says:

    Memimpin ataupun di pimpin merupakan wujud dari suatu Komitmen , Terima kasih artikelnya Pak Josef yang mengingatkan saya Pribadi dan semua Orang akan pentingnya Menjaga dan Melaksanakan Komitmen. Kalau Komitmen dijaga dan dilaksanakan akan menciptakan hasil sesuai dengan yang di dambakan.

    • josef josef says:

      Terima kasih Robert, kalau komitmen dilakukan secara tulus, kita tidak perlu khawatir apakah kita akan konsisten atau tidak, karena sudah menjadi pola hidup. Salam

  2. Puji says:

    Tidak pernah henti untuk mengucap terima kasih kepada para mentor, khususnya Pak Josef dan Mbak Icha yang jadi pembimbing kami di @kejarAURORA.
    Terima kasih untuk segala bimbingan, inspirasi, semangat, dan kepercayaannya selama ini. Terima kasih telah menyambung nafas untuk mewujudkan mimpi2.

    • josef josef says:

      Terima kasih sama2 Puji. Jalan kita masih panjang, tapi dengan semangat penuh keyakinan kita akan menghasilkan apa yang dicita-citakan

  3. Merza Gamal says:

    Terimakasih pencerahannya Pak Josef. Membangun satu kata dengan perbuatan hal yang tidak mudah di negeriku tercinta Indonesia. Juga budaya ingin dilayani apabila telah menjadi atasan, masih menjadi barier dalam sebuah transformasi.
    Demikian pula dalam kenyataan di lapangan,sebagian besar “manajer” telah diajari oleh pengalaman panjang bahwa pekerjaan mereka adalah mengambil keputusan, bukan memberdayakan orang…

    • josef josef says:

      Terima kasih Merza, mudah2an kita para leader terus melakukan refleksi dan mengambil langkah perbaikan demi masa depan yang lebih baik

  4. wahyu Awaludin says:

    wah artikelnya menginspirasi sekali, pak Josef
    terima kasih banyak 🙂

  5. Rolin says:

    Bagaimana caranya agar kami yang di daerah juga bisa di mentoring Pak.
    Terima kasih.

  6. Icha says:

    Gandhi pernah bilang: “be the change you wish to see in the world”.
    Senang sekali saya menjadi bagian dari inisiatif ini: menggandeng generasi muda kita menuju Indonesia yang lebih baik.
    Terima kasih sudah mengajak saya dan menularkan positivity ini Pak! 🙂

    • josef josef says:

      Terima kasih sama2 Icha, senang bisa kerja sama dalam proyek ini untuk membantu generasi muda demi Indonesia yang lebih baik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kasih sama2 Helda, saya tak mungkin jalan sendiri tanpa Helda dan teman2 lainnya. Perjalanan kita bisa...

helda Manuhutu:
trully…and really proud pernah ada dlm journey itu di bawah asuhan bapak…dan bs...

josef:
Terima kasih Suster untuk menggaris-bawahi pentingnya memaknai hidup dari hati. Angka lima itu adalah kelima...

Agnes Keraf:
Selamat siang dan terima kasih Besa untuk berbagi berkat yg menginspirasi. Mendengar dgn hati tidak...

josef:
Terima kasih sama-sama Riski, semoga bermanfaat untuk dijadikan pedoman hidup sehari-hari. Salam


Recent Post

  • Kejutan Yang Menyenangkan
  • Kecerdasan Para Humoris
  • Caring and Engagement
  • Sehat Jiwa dan Raga
  • Mendengarkan Dengan Hati
  • Happy Together at Home: Virtual Hi-Tea
  • Positive Leadership
  • Kami Belajar WE-MINDSET
  • A New Horizon Beyond Corporate Life
  • Berpikir Positif Percepat Kesembuhan