Agar Tetap Positif

Posted on March 5th, 2019

“We don’t see things as they are, we see them as we are.” (Anais Nin)

LINGKUNGAN positif. Siapa yang menciptakan? Ada dimana? Saya juga ingin berada disana. Apakah saya bisa menjadi positif dengan berada di lingkungan seperti itu? Bagus untuk bertanya seperti itu. Namun nada pertanyaan seperti itu tidak mendorong kita untuk secara proaktif mengambil peran menciptakan lingkungan positif. Hendaknya kita mulai dengan membuat diri sendiri positif dalam berpikir, berkata dan bertindak, sebelum kita mampu menyebar yang positif itu ke sekitar kita.

Ilustrasi Oleg Vishnepolsky

Saya suka menyimak tulisan sahabat ini di LinkedIn. Suatu hari dia menulis ilustrasi sebagai berikut:

“If you had 86,400 dollars in your account, and someone stole 10 of them from you, would you be so upset that you would throw the remaining $86,390 at them?

No. The same way we have 86,400 seconds each day. Do not let someone’s negative 10 seconds ruin the remaining 86,390 seconds of YOUR day.”

Kita semua punya pilihan untuk menjaga inner peace kita.

Kemudian Oleg melanjutkan, begitu kita tahu apa yang menjadi value kita, apa yang penting dan bernilai buat kita, maka kita akan meluangkan waktu dan energy kita untuk hal-hal penting tersebut. Sebagai contoh:

  1. Keeping focus
  2. Spreading positivity
  3. Helping those in need
  4. Learning new things
  5. Calling your friends and relatives
  6. Taking care of your health
  7. Doing your best in your job
  8. Bringing home your sunshine to your loved ones

Oleg sendiri sering menerima komen negatif atas tulisannya. Semula dia kecewa, tapi sekarang dia malah merasa kasihan pada mereka. Menurutnya, mungkin yang memberi komen itu sedang punya masalah yang tidak kita ketahui. Karena itu cara terbaik adalah dengan tetap tenang, berpikir positif dan bersikap bijak.

Agar Tetap Positif

Disamping saran yang diberikan Oleg, Henrik Edberg dalam tulisannya pada 9 April  2014 di https://www.positivityblog.com/how-to-stay-positive/ memberikan saran untuk membuat 11 checklist yang dapat digunakan setiap hari agar tetap positif walau dalam situasi sulit sekalipun. Ini merupakan bagian dari Personal Development dirinya selama lebih dari satu decade:

  1. Find the optimistic viewpoint: Dalam situasi negative sekalipun, misalnya saat saya membuat kesalahan, kegagalan, tersandung, saya bisa bertanya: Apa satu hal positif atau yang baik tentang situasi ini. Adakah satu peluang dalam situasi ini?
  2. Cultivate and live in a positive environment: Tanyakan pada diri sendiri: Siapa 3 orang paling negatif yang sering ditemui? Mana 3 sumber informasi negatif yang sering saya akses? Kemudian pertimbangkan untuk mulai minggu ini kurangi bertemu orang-orang itu dan akses informasi tersebut. Waktu tersebut digunakan untuk bertemu orang-orang yang positif dan mengakses informasi yang positif.
  3. Go slowly: Saat saya bergerak terlalu cepat, atau berusaha berpikir, berbicara, makan secara cepat, bisa muncul stress dan pemikiran negatif. Tapi bila saya memperlambatnya hanya beberapa menit saja, maka pikiran dan tubuhku lebih tenang dan lebih muda untuk berpikir secara jerni kembali.
  4. Don’t make a mountain out of a molehill: Mudah sekali untuk kehilangan perspektif, saat sekepal tanah bisa menjadi sebuah gunung besar dan menakutkan dalam pikiran kita. 3 cara mengatasinya:
    Say stop: Dalam pikiran katakan secara lantang STOP saat hal tersebut muncul dalam pikiranmu.
    Bernafas. Fokus pada nafas masuk dan nafas keluar selama 1-2 menit untuk menenangkan pikiran dan tubuhmu.
    Kembali fokus, tanyakan apa yang mengganggu pikiranmu itu pada teman dekatmu. Atau tanyakan pada diri sendiri: apakah ini berpengaruh dalam 5 tahun atau bahkan 5 minggu kedepan?
  5. Don’t let vague fears hold you back from doing what you want:
    Terkadang anda ingin mengambil kesempatan dalam hidup ini. Namun sering kita terperangkap pada ketakutan semu pada apa yang bisa terjadi kalau langkah itu diambil. Bila terjadi, tanyakan pada diri sendiri: jujur, apa dampak terburuk, dan apa yang bisa dilakukan kalau memang kejadian?
  6. Add value and positivity to someone else’s life.: Apa yang anda tabur di dunia dan pada orang lain, anda akan menuai hasilnya dari mereka. Karena itu berikan nilai dan tebar hal positif dengan:
    Helping out. Ulurkan tangan untuk membantu, berikan tumpangan di mobil anda, misalnya.
    Just listening. Terkadang teman hanya butuh didengar.
    Boosting the mood. Senyum. Peluklah dia bilamana perlu. Dengarkan musik riang saat hang-out bersama teman
  7. Exercise regularly and eat and sleep well. Sangat jelas. Namun tidur dan latihan akan sulit bila pikiran dipenuhi dengan hal yang pesimistis. Dan saya juga sadar bahwa saya berpikir jerni dan optimis saat perutku kenyang.
  8. Learn to take criticism in a healthy way.
    Step 1: Don’t reply right away. Saat kecewa, tenanglah sejenak sebelum menjawab.
    Step 2: Really listen to the criticism. Bersikaplah terbuka dan simak apakah pesan ini membantumu. Tanyakan pada diri sendiri: Apakah ada satu aspek yang bisa saya pelajari dari kritik ini? Apakah ada sesuatu yang saya tidak suka dengar tapi bisa membantuku?
    Step 3: Remember, criticism isn’t always about you. Terkadang itu merupakan dampak dari situasi orang yang mengkritik yang sedang galau atau menghadapi masalah.
    Step 4: Reply or let go. Saya berusaha untuk tetap santun. Tapi bila tanggapannya kurang baik, maka saatnya untuk menghapus atau membiarkan situasi itu berlalu.
  9. Handle If something gets under your skin: Sering terjadi, walau sudah mengikuti langkah-langkah diatas, masih saja ada yang menyakitkan. Dua hal yang bisa dilakukan:
    Let it out. Bicarakan dengan teman dekat, untuk mendapatkan perspektifnya tentang situasi itu.
    Improve your self-esteem. Pengalaman saya mengatakan bahwa dengan stronger self-esteem saya tidak akan terpengaruh dan hal-hal tersebut tidak akan mengganggu keseharianku.
  10. Start your day in a positive way: Bagaimana anda memulai harinya, akan menentukan warna sepanjang hari. Karena itu mulailah dengan perlahan, dengan percakapan yang memotivasi, Bersama keluarga atau sahabat. Atau luangkan waktu untuk membaca Artikel atau mendengarkan podcast yang menginspirasi saat sarapan atau sebelum bekerja.
  11. Mindfully move through your day: Bila anda meluangkan waktu dan hadir penuh saat ini, akan lebih muda mengakses emosi positif dan tetap berpikir praktis tentang apa yang bisa dilakukan. Luangkan waktu 1-2 menit untuk menyimak apa yang terjadi disekitarmu. Lihat, dengar, cium dan rasakan semua itu.

Tentu saja untuk bisa menjadi habit, perlu latihan terus menerus. Semoga bermanfaat!

“Having a positive mental attitude is asking how something can be done rather than saying it can’t be done.” (Bo Bennett)

  1. Instagram: https://www.instagram.com/josefbataona
  2. Twitter: https://www.twitter.com/josefbataona
  3. LinkedIn: https://www.linkedin.com/in/josefbataona
  4. Facebook: https://www.facebook.com/josbataona

 

Bookmark and Share

4 Responses to Agar Tetap Positif

  1. Santi Sumiyati says:

    Terima kasih Pak Josef, tulisan Bapak sangat membantu saya untuk belajar berpikir positif dan menciptakan lingkungan poaitif, dalam situasi atau kondisi seberat apapun. Tidak mudah, tapi dengan menerapkan satu persatu isi tulisan Bapak, saya yakin akan ada pergerakan ke arah yang lebih positif. Terima kasih Bapak. Salam hormat, Santi Sumiyati.

    • josef josef says:

      Terima kasih Santi, dengan disiplin mengisi pikiran kita dengan hal-hal yang positif, maka dampaknya adalah pada perkataan dan perbuatan kita juga akan positif. salam

  2. Rolin says:

    Terima kasih Pak Josef, tulisan Bapak mengajarkan saya untuk berpikir, bersikap dan meresponi segala sesuatu dengan positive.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kasih Ratih, bahkan hanya lima menit saja sudah lebih dari cukup, namun dilakukan secara rutin dan di...

josef:
Terima kasih Ratih, saya boleh mengangkat kembali komennya untuk postingan ini. Terima kasih juga untuk rutin...

Ratih Hapsari:
Sudah beberapa waktu ngga baca blog-nya Pak Josef, sekalinya baca saat di MRT eh ada nama saya di...

Ratih Hapsari:
Wah keren sudah sampai kawah Ijen Pak. Benar sekali yang Pak Josef sampaikan, perlu ada momen penting...

josef:
Terima kasih juga karena Santi senantiasa meluangkan waktu untuk menyimak tulisan2 ini, dan membagi manfaatnya...


Recent Post

  • Membekali Agen Perubahan
  • Mengukir Kebahagiaan Bersama
  • Bersyukur di Tepi Kawah Ijen
  • Sewindu Membagi Cerita
  • Sentuhan Tangan Yang Diberkati
  • Tempat Kerja Idaman
  • Momen Mendengarkan Milenial
  • Memacu Gairah Belajar
  • Loyalitas Timbal Balik
  • Self Discovery melalui Coaching