Inspirasi Kecil Berdampak Besar

Posted on March 21st, 2014

“Bombard your subconscious with a constant stream of positive thoughts, words, & pictures. Keep your goal in front of you at all times.” (Che Garman)

HADIR DI JARINGAN MAYA, memang bukan lagi merupakan pilihan, tapi juga kebutuhan. Eksistensi kita di sanapun tidak hanya sekedar memiliki berapa banyak kawan, atau siapa orang penting yang saya follow. Tapi berapa banyak kita bisa saling memberi melalui jaringan tersebut. Berapa banyak kita gunakan kesempatan untuk saling menyapa. Dan saling menyapa pun beraneka ragam cara.

Posting sebuah pesan atau gambar, ikutan dalam diskusi di jaringan, memfasilitasi sebuah kultwit, atau sekedar menyatakan “like” sudah merupakan berperan aktif. Tapi mungkin saja ada yang mengikuti posting tertentu secara pasif, belajar dari postingan orang yang dia follow. Banyak pilihan untuk itu.

Dan sayapun turut gembira ketika di sebuah acara pernikahan, seorang kawan mengungkapkan;

“Tiap pagi saya menunggu postingan inspirational quotes-mu, saya copy untuk koleksi saya sendiri dan juga untuk saya sharing pada teman-teman lainnya.”

Menanggapi dengan “Like

Quote yang saya sampaikan pagi itu di Twitter dan kemudian posting di Facebook dan LinkedIn sangat pendek, “Home is where the heart is.” (Pliny the Elder). Seperti biasa, beberapa kawan yang menyukai quote itu, mereka akan sentuh symbol “like”. Dan saya meresponnya dengan mengucapkan terima kasih dengan menyebut nama mereka utuh. Nama mereka akan disebut utuh walau ada yang saya tahu nama sapaannya, karena system akan menotifikasi yang bersangkutan bahwa ada komen saya, bila menyebut nama secara utuh seperti ada di system.

Minggu pagi, sepulang dari gereja, ada sebuah pertanyaan muncul di Facebook, dari sahabat Marianus Maria;

Kenapa kaka selalu terima kasih, ada apa ya kaka?

Marianus tidak sendirian yang bertanya seperti itu. Banyak yang bertanya. Karena itu saya merasa perlu untuk menanggapinya. Hal kecil tapi menurut saya, ini esensial. Berikut ini copy dari jawaban saya di Facebook:

Interaksi di Faceboo by josefbataona dotcom

Mengulang Berkali-kali Akan Menjadi Kebiasaan

Posting 7 Maret 2014 lalu yang berjudul: Transformasi Kecil dari Dalam (klik judul tersebut untuk membacanya) sudah menjelaskan alasan mengapa saya selalu posting inspirational quotes di pagi hari, dalam perjalanan menuju ke tempat olah raga atau ke tempat kerja. Ini saya lakukan tidak sekali, tapi setiap hari kerja, dan sudah berjalan lama.

Alasan pertama, saya lakukan untuk membantu diri saya sendiri menanamkan pikiran positif. Kemudian saya ajak kawan-kawan yang membaca quotes tersebut  untuk juga mulai membiasakan diri untuk berpikiran positif sejak pagi. Semakin banyak yang melakukan itu, semakin besar pula peluang tercipta lingkungan positif di manapun kita berada, dan sekaligus mengurangi kesempatan pikiran negative untuk mampir.

Biasakan Diri Berterima Kasih

Kembali ke pertanyaan Marianus, mengapa saya mengucapkan terima kasih hanya karena mereka memberikan “like” pada tulisan itu??

Mereka yang membaca quotes itu sudah meluangkan waktu untuk menemukan tulisan ini, kemudian beberapa menit mereka juga luangkan untuk membaca dan meresapinya sebelum mereka menyatakan “like”. Karena itu, saya merasa perlu menyampaikan terima kasih dengan alasan:

  • Berterima kasih karena  ungkapan “like” itu merupakan sebuah ungkapan positif atas apa yang mereka baca. Mereka mengapresiasi tulisan itu.
  • Melalui ungkapan “like” saya juga mengetahui bahwa posting itu berkenan di hati  mereka.
  • Membiasakan diri saya untuk selalu berterima kasih untuk hal sekecil apapun.
  • Ini merupakan bagian dari upaya menyapa setiap individu.

Dan ketika saya mengucapkan terima kasih, saya berusaha menghadirkan yang bersangkutan di hadapan saya, sehingga ucapan terima kasih itu bukan sekedar buah tulisan jemari saya tapi sesuatu yang keluar dari hati. Maka ketika dalam sebuah even reuni, seorang sahabat menyapa dan memperkenalkan diri;

“Saya Rudolf SatRio, follower Pak Josef di social media.”

Saya pun langsung menanggapi;

“Apakah ini Rudolf Satrio yang nama SatRio ditulis dengan R capital??

Dia mengiyakan, dan nampak ekspresi senang karena paling tidak saya bisa menyebut sedikit detail tentang dirinya, dan obrolan pun mengalir lancar.

“If we knew the true power of belief and positive thinking, we would never have a negative thought.” (Susan Santucci)

Bookmark and Share

6 Responses to Inspirasi Kecil Berdampak Besar

  1. Wigono Suwita says:

    Sebelumnya saya tidak mengenal Pak Josef Bataona, setelah mendengarkan acara Pak Eloy Zalukhu di radio Sonora minggu yang lalu, saya merasa sangat terkesan dengan semangat, motto hidup, dan perjuangan Bapak di Jakarta.
    Oleh karenanya sesampai di kantor segera saya buka facebook dan mengirimkan permintaan untuk berteman dengan Bapak. Oh iya, saya mendengarkan acara tersebut di mobil menuju ke kantor.
    Saya di kantor bagian akunting dan finance tapi sangat tertarik dengan marketing. Saya sangat ingin menularkan ilmu-ilmu marketing dan motivasi kepada team sales. Kebetulan kantor saya ada cabang di Bandung dan di sana ada showroom mobil merk Proton.
    Selama ini mereka tidak ada yang mengarahkan bagaimana caranya menangani prospek sampai akhirnya nenjadi pelanggan. Walaupun bukan tugas saya untuk meningkatkan penjualan tetapi team yang ada tidak mengerti harus melakukan apa? Memang kantor saya perusahaan kecil, Pak.
    Demikian saya sampaikan, tidak lupa saya sampaikan ucapan terima kasih.
    Salam,
    Wigono Suwita.

    • josef josef says:

      Terima kasih Wigono dan salam kenal. Terima kasih telah mengunjungi blog dan menyimak kisah ini. Saat ini ada 240 artikel tersedia di blog ini. Dan saya akan posting artikel baru setiap Selasa dan Jumat pagi jam 08:00, yang kemudian saya umumkan via twitter @josefbataona dan via FB dan LinkedIn. Semoga bermanfaat

  2. Ratih says:

    1 Februari 2013 adalah pertama kalinya saya mendapat kartu ucapan terima kasih, dan Pak Josef-lah yang pertama kali memberikan kartu itu. Foto dari kartu itu langsung saya gunakan utk profil picture di blackberry dan tidak lama setelah itu banyak teman2 yg mengirimkan bbm untuk menyatakan kagum atas bentuk apresiasi yg diberikan oleh Pak Josef dan kagum bahwa seorang Direktur mau menyempatkan waktu utk menulis dengan tangan ucapan di kartu tersebut. Terima kasih banyak Pak Josef..

    • josef josef says:

      Terima kasih Ratih, terima kasih telah mengapresiasi pemberian kecil dari saya. Tapi lebih dari itu terima kasih karena Ratih sudah memberikan saya alasan kuat untuk membuat kartu ucapan Terima Kasih itu: Ratih terlibat dari awal bersama Santi membantu saya untuk memungkinkan inisiatif FISHFun berjalan, dan kita bisa lihat hasilnya… You give me the Reason to Smile ! Terima kasih

  3. Julietty Purwanto says:

    Sangat setuju bahwa ucapan terima kasih yang tulus memberi arti yang sangat besar bagi yang menerimanya. Harus diakui bangsa kita masih belum ter biasa mengucapkan kata2 tersebut, walaupun saat ini sudah jauh lebih banyak yang mulai membiasakan diri menyatakan apresiasinya dg ucapan terima kasih. Mari kita mulai dari lingkungan terkecil kita.

    • josef josef says:

      Terima kasih mba Etty, kita biasakan melakukan sendiri sambil mengingatkan yang lain untuk berbuat yang sama. Terima kasih komentarnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kasih sama2 Helda, saya tak mungkin jalan sendiri tanpa Helda dan teman2 lainnya. Perjalanan kita bisa...

helda Manuhutu:
trully…and really proud pernah ada dlm journey itu di bawah asuhan bapak…dan bs...

josef:
Terima kasih Suster untuk menggaris-bawahi pentingnya memaknai hidup dari hati. Angka lima itu adalah kelima...

Agnes Keraf:
Selamat siang dan terima kasih Besa untuk berbagi berkat yg menginspirasi. Mendengar dgn hati tidak...

josef:
Terima kasih sama-sama Riski, semoga bermanfaat untuk dijadikan pedoman hidup sehari-hari. Salam


Recent Post

  • Kejutan Yang Menyenangkan
  • Kecerdasan Para Humoris
  • Caring and Engagement
  • Sehat Jiwa dan Raga
  • Mendengarkan Dengan Hati
  • Happy Together at Home: Virtual Hi-Tea
  • Positive Leadership
  • Kami Belajar WE-MINDSET
  • A New Horizon Beyond Corporate Life
  • Berpikir Positif Percepat Kesembuhan