Menularkan Kebaikan

Posted on April 20th, 2018

“Build an amazing career but enjoy a gorgeous lifestyle along the way. No sense in becoming a business legend but a human failure.” (Robin Sharma)

GEMBIRA bahwa saya bisa terus terhubung dengan tokoh besar Robin Sharma. Betapa tidak, secara rutin dia mengirim email untuk membagi wisdom yang ditemukan saat dia menyelenggarakan seminar. Terkadang dia mengirim video pendek, berisi insight yang dia dapatkan dalam perjalanan ke kota tertentu, dan video itu dibuat di kamar hotelnya (mungkin hanya pakai HP).

Atau insight tertentu yang diperolehnya dari hasil survey yang dia baca. Tapi tidak sedikit kesempatan di mana kata-kata bijak ataupun insight tersebut dibuatnya untuk membungkus rapih undangannya untuk mengikuti program yang dia selenggarakan. Sangat bijak, toh akhirnya pilihan ada di tangan kita.

Sikapi Semangat Belajar

Tidak sedikit dari kita yang mempunyai niat belajar tinggi, tapi belum menemukan cara yang tepat untuk mendapat hasil maksimum. Banyak buku sudah dibaca. Berbagai seminar sudah diikuti, berbagai akses bacaan di social media juga sudah. Pada saat seperti itu, semangat masih menggebu-gebu. Tapi selang seminggu bisa menurun, sebulan kemudian semakin pudar dan kalau tidak berhati-hati, semangat belajar tadi akan terus menurun kalau tidak dibangkitkan kembali, sekedar dirangsang, atau ditambah amunisinya. Siklus seperti itu dialami kita semua, hanya response yang diberikan barangkali berbeda. Karena itu setiap momen kita perlu saling mengobarkan semangat belajar.

Foto berikut, momen saling berbagi excitemen selagi program outing di seputar Merapi, beberapa tahun lalu.

20 April 2018_Menularkan Kebaikan

Personal Improvement

Awal bulan ini ada pesan di email dari Robin Sharma, yang dikenal dengan series Leadership Booknya, antara lain: The Monk Who Sold His Ferrari; Who Will Cry When You Die? Beliau adalah CEO dari Sharma Leadership International (SLI).

Isi pesan emailnya adalah tentang: The #1 Method to Instantly Improve Your Life:

“Recent research confirms that the #1 way to make strong improvements in your life easily is to associate with people who you want to be and live like.”

Sebagai contoh, sebuah studi di Dartmouth College oleh economist Bruce Sacerdote menemukan bahwa mahasiswa yang prestasinya pas-pasan, bisa berhasil mendapatkan nilai studi gemilang hanya karena mereka mendapatkan teman sekamar yang mempunyai prestasi lebih baik darinya. Kata survey tersebut:

“Students who weren’t achieving great grades raised them noticeably simply by finding roommates who were doing well. The researchers wrote:

The students appeared to infect each other with good habits” that caused better grades.”

Namun perlu ditegaskan di sini, bahwa proses tersebut tidak terjadi otomatis. Sangat tergantung dari upaya dari mereka yang punya prestasi pas-pasan untuk terus belajar, menggali, menyimak, menyerap dari teman yang lebih berprestasi. Dan juga sebaliknya, teman yang lebih baik prestasinya tersebut mempunyai ketulusan untuk membagi ilmu dan membantu teman tersebut.

Menyapa Komunitas Sosmedku

Pagi-pagi sekali, di kala sebagian teman-teman kita masih asyik nyenyak di bawah selimut hangat, ada juga yang sudah berada di perjalanan menuju tempat kerja. Saat yang menurut saya tepat untuk menyapa mereka, dengan membagi tiga “inspirational quotes” melalui Twitter, FB atau LinkedIn.

Saya ingin mengajak mereka untuk mulai membangun mindset positif sejak pagi, sebelum tiba di tempat kerja. Satu menit saja diluangkan untuk membaca petikan inspirasi tersebut, sudah sangat bermanfaat. Apalagi kalau hari itu dia hidup sesuai dengan petikan tersebut, dan menularkannya, baik dengan membagi quote tersebut atau melalui perilaku kesehariannya. Dua kali dalam seminggu saya akan posting artikel baru di blog ini, tiap Selasa dan Jumat pagi. Dengan berbagi, saya juga akan terus belajar.

Ini langkah sederhana yang saya lakukan untuk menularkan kebaikan. Anda pun mempunyai insisiatif kecil yang bisa membawa dampak besar bagi lingkungan, small action big impact! Lanjutkan, dan bagi ceritamu untuk menginspirasi kita semua.

“Look people in the eyes when you talk to them. Smile at people when you see them. Say “please” to respect them. And “thank you” to appreciate them.” (Robin Sharma)

Selain hadir di blog: https://www.josefbataona.com/

Saya juga bisa ditemui di:

Bookmark and Share

4 Responses to Menularkan Kebaikan

  1. Dimas Rachmanto #mokomoko says:

    -Leaders must be close enough to relate to others, but far enough ahead to motivate them-.

    Sharing cerita yang bapak berikan memberikan inspirasi mendalam dan melekat sampai kapan pun bagi para pembacanya.

    Semoga bapak selalu menjadi sosok role model nyata bagi para leader yg antusias dgn aksi nyata.thank you pak josef.#fanscurhatstaff #mokomoko #leadersact #Gen-Y

    • josef josef says:

      Terima kasih Dimas, sudah sempatkan mengunjungi blog dan menyimak tulisan ini. Ikuti terus berbagi tulisan yang akan hadir secara berkala.

  2. rolin says:

    Terima kasih Bapak.
    Tulisan Bapak mendidik saya untuk tak jemu-jemu berbuat kebaikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kasih sama2 pa Cani, dengan mempertebal mental berkecukupan (abundance), hidup kita bisa lebih tenang...

canisius soriton:
Ditengah hujan dan setelah ikut Misa Pagi ini dihari minggu terus baca sharing Pak Josef sungguh...

josef:
Terima kasih Santi, banyak juga yang rezekinya disalurkan melalui tangan kita. Karena itu, selain mengambil...

Santi Sumiyati:
Selamat sore Pak Josef…luar biasa Pak…sangat menginspirasi saya. Tulisan bapak...

josef:
Terima kasih Santi, dalam banyak kejadian kita dihadapkan pada pilihan bebas tanpa paksaan, termasuk pilihan...


Recent Post

  • Makanlah dari Rezeki Milikmu
  • Percaya Pada Diri Sendiri
  • Saya Mengaku Salah
  • Advis Utama Seorang CEO: Be Yourself
  • Building Resilience with Growth Mindset
  • Year End Meaningful Conversation
  • Inspirasi dari Pelosok Nusantara
  • Produktivitas Tanggung Jawab Semua Pemimpin
  • Terima Kasih Boleh Melayanimu
  • Tidak Semudah Itu Ferguso