Saatnya Mengisi Baterei

Posted on June 5th, 2018

“Being inspired by others can be great to motivate you, but discovering your own reasons to progress & better yourself is what will keep you strong.” (Unknown)

BATEREI HP HARUS PENUH. Anak muda kalau mau bepergian, dia akan usahakan baterei HPnya penuh, dan tidak lupa membawa kabel charger dan power bank. Untuk apa? Agar dia tetap terkoneksi dengan kawan-kawan atau keluarganya.

Dia akan cari informasi, apakah di bandara bisa charge HP, apakah dalam pesawat dalam penerbangan panjang bisa charge HP? Begitu pedulinya dia akan HPnya agar selalu terisi penuh. Untuk apa? Agar di saat yang penting menurutnya, HP siap dipakai. Sebut saja kalau ada telepon penting, atau check dan update status. Atau momen untuk direkam dengan kamera. Momen seperti itu belum tentu terulang kedua kalinya. Kehati-hatiannya mempedulikan detail seperti itu patut diacungkan jempol.

Mengejar Sukses

Selagi masih muda, bekerja yang giat dalam meraih cita-cita. Bilamana perlu, kamu harus siap untuk lari lebih cepat dari waktu ke waktu, karena banyak orang sekitarmu juga akan berjuang untuk berlari cepat dalam meraih sukses.

Karena itu, selain bekerja, kita juga giat belajar, menambah ilmu untuk selalu uptodate dan bisa menyesuaikan diri bilamana harus bekerja dalam tim, dalam irama yang sama. Sukses di hari esok memang sangat ditentukan oleh persiapan kita hari ini. Sangat tergantung dari apa yang kita kerjakan hari ini. Itulah pesan yang kita semua dapatkan dari orang tua atau orang-orang bijak.

Kebahagiaan

Tetapi sebetulnya apa yang kita kejar dalam hidup ini? Bilamana dalam kamus pribadi, yang dikejar adalah SUKSES, apakah saya sendiri jelas, sukses dalam bidang apa? Di sinilah kecermatan dan kepekaan kita untuk memahami, apa sebetulnya panggilan hidup saya? Mengapa saya lahir ke muka bumi? Mengapa saya berada dalam lingkungan kerja bersama orang-orang tertentu pada saat tertentu?

Kita sering membaca atau mendengar kisah mereka yang sukses membangun karier mereka, yang sungguh memotivasi siapa saja untuk juga meraih sukses. Bagi yang jeli, akan juga mencermati apa yang dicari dibalik sukses itu: KEBAHAGIAAN.

Dalam acara halal bi halal karyawan baru-baru ini, uztad muda Edvan Kautsar menjabarkan tiga macam kebahagiaan:

  1. Kebahagiaan Fisik: punya karier bagus, penghasilan memadai, punya rumah dan lain-lain.
  2. Kebahagiaan Emosional: mendapatkan pujian, penghargaan atau pengakuan.
  3. Kebahagiaan Spiritual: kebahagiaan yang didapat ketika kita memberi, melayani atau bermanfaat bagi orang lain.

Dengan demikian, kebahagiaan tertinggi yang dicari seharusnya adalah membuat orang lain berbahagia. Karena itu hendaknya kita memahami betul makna dari setiap hal yang kita lakukan.

Batas Toleransi

Beberapa cerita yang membuat  kita miris, tatkala perjuangan untuk mengumpulkan uang sebanyak-banyaknya demi hari tua, akhirnya hanya dihabiskan untuk berobat, keluar masuk rumah sakit. Kisah sedih lainnya, saat kita menyaksikan keluarga sahabat yang berantakan, sebagai hasil dari salah fokus yang mementingkan kerja lebih dari keluarga, atau bahkan salah fokus pada kebahagiaan keluarga yang lain ketimbang keluarga sendiri.

Juga banyak cerita yang kita simak, tatkala sahabat memasuki usia pensiun, dia mengalami stress berat karena post power syndrom, kesepian tanpa kawan untuk diajak berbagi cerita. Dalam kasus terakhir ini, yang bersangkutan sangat boleh jadi memiliki harta berlimpah, tapi apa arti semua itu, kalau dia sendiri tidak bahagia.

Mengisi Baterei

Sesekali di tengah kesibukan, kita luangkan waktu untuk meninggalkan kesibukan rutin dan mencari inspirasi di alam terbuka.

5 Juni 18_Saatnya mengisi Baterei

Atau liburan untuk melakukan refleksi mengenai perjalanan hidup sejauh ini, dan berapa persen isi baterei sehingga perlu diisi. Yang dimaksud dengan baterei yang perlu diisi di sini adalah:

  • Sempatkan untuk berlibur, apalagi bersama keluarga tercinta ketempat-tempat yang disepakati Bersama.
  • Terus perbanyak tali silaturahmi, agar disaat manapun juga kita terhubungkan dengan lebih banyak sahabat untuk bisa saling mengulurkan tangan di saat kita membutuhkan bantuan
  • Jaga kesehatan dengan olahraga dan jaga pola makan serta pola pikir yang positif
  • Terus belajar agar hari ini bisa lebih baik dari kemarin dan besok lebih baik dari hari ini. Dunia ini terus berubah cepat, dan kita perlu terus siap dengan tuntutan kekinian.
  • Berdoa dan bersyukur
  • Terus berbagi kebaikan pada orang lain, entah itu melalui pikiran, perkataan dan perbuatan nyata.

Melaksanakan butir-butir tersebut di atas adalah bagian dari bersyukur masih diberikan kehidupan dan kesempatan untuk meraih sukses, dengan meraih kebahagiaan karena bisa terus berbagi dan membuat orang lain bahagia. Bisa bahagia karena menemukan makna hidup ini dan juga membantu orang lain menemukan makna hidup mereka. Yang sama-sama berujung pada satu tujuan: membawa kebaikan bagi kita sendiri, keluarga, lingkungan dimana kita berada, bangsa dan negara serta bumi tercinta.

“Balance, peace, and joy are the fruit of a successful life. It starts with recognizing your talents and finding ways to serve others by using them.” (Thomas Kinkade)

  1. Instagram: https://www.instagram.com/josefbataona
  2. Twitter: https://www.twitter.com/josefbataona
  3. LinkedIn: https://www.linkedin.com/in/josefbataona
  4. Facebook: https://www.facebook.com/josbataona

Bookmark and Share

2 Responses to Saatnya Mengisi Baterei

  1. rolin says:

    Selamat siang Pak,
    Bagaimana sesungguhnya kita memahami panggilan hidup kita, mohon bimbingannya Pak.
    Terima kasih.

    • josef josef says:

      Terima kasih Rolin, setiap hari kita dihadapkan pada tugas dan tanggung jawab yang merupakan bagian dari pemenuhan panggilan hidup kita, kalau kita bisa melaksanakannya secara sungguh2. Tentu saja ada proses/latihan untuk lebih cepat memahami panggilan hidup tersebut. Japri saya kalau berminat. Salam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kaaih sama2 Santi, yang saya angkat adalah keseharian, yang bisa dialami siapa saja. Dan tujuannya...

josef:
Terima kasih sama2 Santi. Untuk test online, search saja di google. Salam

Santi Sumiyati:
Selamat sore Pak Josef, saya suka bertanya tanya sendiri, mengapa setiap selesai membaca tulisan...

Santi Sumiyati:
Selamat sore Pak Josef, terima kasih untuk ilmunya yang baru buat saya. Bila kita ingin mengikuti...

josef:
Terima kasih Santi, semua kejadian pasti ada hikmatnya, tergantung bagaimana kita menanggapinya.


Recent Post

  • Pemimpin Berkarakter Positif
  • Dampak Kata-Kata Positif
  • Enneagram: A Journey of Self-Enlightenment
  • Agar Lulus Meredam Ego
  • Menginspirasi dengan Perilaku Positif
  • Suara Hati Karyawan
  • Transformasi Berkelanjutan
  • Pemimpin dengan #180FitChallenge
  • Makna Terima Kasih Seorang Pemimpin
  • Di Antara Bebatuan Ini Kami Dibesarkan