Happy Together at Home: Virtual Hi-Tea

Posted on June 19th, 2020

“At the height of laughter, the universe is flung into a kaleidoscope of new possibilities.” (Jean Houston)

AYO NGOPI! Ajakan ini bisa disambut spontan dalam situasi normal, dan sore atau malam itu sepulang kantor beberapa teman sudah hadir untuk ngobrol sambil ngopi atau makan malam. Namun sudah bulan kedua situasi menghendaki kita bekerja dari rumah. Rindu akan keleluasaan bertemu teman-teman tentu selalu muncul, walau terkadang kita saling menyapa di WA atau sosmed lainnya. Karena itu, munculnya ide untuk melakukan pertemuan secara virtual untuk Hi-Tea disambut gembira. Jadilah dua kali pertemuan di bulan April sebelum puasa melalui aplikasi zoom.

Happy Together at Home (Sesi kedua 23 April)

Situasi memang dibuat santai, bukan hanya nampak dalam ekspresi teman-teman di aplikasi zoom, tapi di rumah masing-masingpun demikian. Masing-masing memperlihatkan ngemilan apa yang menemani cangkir tehnya saat itu. Saya sendiri sengaja memadukan kekinian Zoom dengan hidangan tradisional, kue kembang goyang seperti nampak pada foto.

Program Hi-Tea ini kami beri label: seri HRDF Happy Together at home. Dan khusus hari ini, seri ke dua, kami berbagi cerita tentang:

” Something new you learn about yourself / new habit”

Setiap sharing selalu disambut dengan gelak tertawa:

  1. Ada teman yang semakin jago baking, sementara lainnya memulai hobi baru menjahit, baik garis lurus maupun yang berbelok-belok
  2. Menonton Anime Jepang menjadi kebiasaan baru seorang teman, ada yang belajar musik Tabla, atau yang belajar Yoga pakai aplikasi.
  3. Ada pula yang bisa jadi personal shopper bagi istri dan anaknya, karena mereka tinggal di rumah sementara papanya bisa keluar ke kantor, jadi kesempatan nitip macam-macam termasuk keperluan dapur.
  4. Dan tidak kalah pentingnya, ada teman yang merasa bisa mengatur jadual harian lebih teratur, rutin olahraga dan sholat pada waktunya.
  5. Lebih banyak waktu untuk bersama orang tua ataupun bermain dengan cucu
  6. Sementara itu teman2 yang ngaku sudah bisa masak ini dan itu, secara bercanda kami menganggap hoax karena tidak ada contoh untuk dicicip.

Foto berikut yang diposting mba Ripy di sosmednya, sudah banyak bercerita.

Terus berbagi

Selain terus bekerja untuk tugas-tugas kantor dari rumah, teman-teman group inipun aktif terlibat dalam berbagi secara probono kepada berbagai komunitas belajar, dengan menggunakan berbagai aplikasi kekinian. Selain itu kamipun belajar dari berbagai sharing dari teman-teman professional lainnya. Beberapa pelajaran yang bisa dipetik dari situasi WFH (working from home) ini:

  1. Melalui kesempatan sharing online, kami belajar menggunakan teknologi kekinian, sambil membuka mata kita bahwa peluang untuk menyelenggarakan training jauh lebih luas dari sekedar class-room.
  2. Sejalan dengan butir pertama, kitapun belajar untuk memperbaiki Teknik berkomunikasi dengan peserta yang lebih menarik, agar mereka mau duduk menyimak hingga selesai
  3. Bisa belajar banyak topik secara gratis dari berbagai narasumber dalam maupun luar negeri, dari praktisi maupun konsultan
  4. Menumbuhkan kebutuhan untuk terus belajar, tanpa harus menunggu didaftarkan oleh perusahaan ke seminar di kelas
  5. Bisa menemukan inspirasi untuk melakukan sesuatu, memulai habit baru selagi bekerja di rumah
  6. Berkesempatan untuk menyimak banyak hal yang sangat patut disyukuri, karena kita punya kesempatan untuk secara tenang memperhatikan detail keseharian kita.
  7. Mengasah kepedulian kita kepada lingkungan, baik manusia maupun alam. Apa lagi yang belum sempat dilakukan karena kesibukan rutin selama ini
  8. Menyadarkan masing-masing kita, bahwa fisik yang sehat bugar sangat membantu memperkuat daya tahan fisik dan mental dalam situasi seperti ini. Bahwa belum terlambat untuk menjadikan program olah fisik sesuatu yang penting dan harus dilakukan secara rutin.

Ini hanya sebuah contoh langkah kreatif menanggapi situasi unik, yang bisa kita beri nama: dancing with COVID.

“Happiness and success is all about spending your life in your own way.  Be yourself.  No one can ever tell you you’re doing it wrong.” (Angel Chernoff)

Bookmark and Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kasih Elfi, I am who I am because of who we all are. Banyak tangan yang ikut berkontribusi menjadikan...

Elfi:
Sekali lagi tulisan Bapak menjadi sumber pengingat dan penguat Pak, lebih jauh lagi dalam situasi sesulit dan...

josef:
Terima kasih Rolin untuk ulasan detailmu. Kita hadir di muka bumi ini tidak sendirian, dan panggilan hidup...

Rolin:
Lama sebelum mengenal Pak Josef Bataona, saya menginginkan sosok role model dalam hidup saya untuk menajamkan...

josef:
Terima kasih coach Indra, sukses juga untuk bukumu yang baru: Effective Coaching Skills for Leaders. Salam


Recent Post

  • Panggilan Mengubah Paradigma
  • Belajar Bersama dari Buku Leader as MEANING MAKER
  • Sikapi Dengan Hati Yang Jujur
  • Agar Tetap Tegak Diterpa Badai
  • Mengasah Listening Skill Menuju Peran Sebagai MEANING MAKER
  • Tim Membutuhkan TRUST
  • Buku “LEADER as MEANING MAKER” oleh Josef Bataona
  • Coaching and Inner Guidance
  • Kejutan Yang Menyenangkan
  • Kecerdasan Para Humoris