Ciptakan Peluang Bagi Masyarakat

Posted on February 13th, 2018

“If you want to lift yourself up, lift up someone else.” (Booker T. Washington)

ENERGI generasi muda merambat masuk ke dalam sanubariku. Vibrasi positif yang memenuhi aula Gedung Leo Kalola, di Akademi Militer Magelang, membangkitkan semangat semua yang hadir, menciptakan konektivitas yang tak nampak namun bisa dirasakan. Mereka yang hadir adalah  mahasiswa-mahasiswi minimum semester lima dari 25 Perguruan Tinggi seluruh Indonesia, pria wanita, lintas suku lintas agama. Mereka dipilih melalui seleksi ketat, untuk bisa mendapatkan peluang yang tidak semua teman-temannya dapatkan.

13 Pebruari 2018_Ciptakan Peluang Bagi Masyarakat1

Membangun Indonesia dengan Jiwa Enterpreneurship

Tokoh yang sedang berbicara penuh semangat di podium itu memang mengenakan seragam militer. Karena dia adalah Wakil Gubernur AKMIL, Brigjen TNI Wirana Prasetya Budi, SE.

Akankah peserta mendengarkan paparan seputar ilmu militer? Bahkan ketika judul presentasinya tayang di layar ‘Membangun Indonesia dengan Jiwa Entrepreneur’, rasa ingin tahu semua kita terus digugah. Dengan pengalaman yang kaya dalam karya, beliau merancang presentasinya dengan bahasa yang mudah dicerna mahasiswa generasi now, dengan ide-ide yang aplikatif dan mudah dihubungkan dengan materi perkuliahan yang mereka dapatkan.

Berikut foto dialog dengan Bapak Wagub AKMIL sebelum sesi dimulai.

13 Pebruari 2018_Ciptakan Peluang Bagi Masyarakat2

Diawali dengan menyadarkan semua hadirin, bahwa mereka adalah orang-orang terpilih dari sekian juta mahasiswa-mahasiswi seluruh Indonesia. Namun perlu disadari, tujuan akhirnya adalah agar mereka bisa bermanfaat bagi orang lain.

Kemudian dengan bijak beliau menggaris-bawahi beberapa karakteristik jiwa entrepreneurship yang perlu dimiliki bilamana mau menjadi pribadi yang bermanfaat bagi banyak orang: Disiplin, fokus, tidak gampang menyerah, tekun dan bertahan menghadapi kesulitan, berjiwa besar menerima kritikan. Pada akhirnya mereka akan mampu mewujudkan berbagai peluang, bukan hanya bagi dirinya sendiri, tertapi juga buat orang lain.

Dan tidak kalah pentingnya adalah, mereka terbuka untuk terus belajar dan memperluas wawasan. Di sinilah kejelian beliau menerjemahkan pengalaman militer ke dalam konteks entrepreneurship, sehingga mudah dicerna peserta

Persiapan Sedini Mungkin

Mahasiswa yang hadir sebanyak 144 orang dari 25 Perguruan Tinggi se-Indonesia, sedang belajar menjadi profesional masa depan sesuai dengan bidang studi masing-masing. Untuk itu mereka didukung dengan Beasiswa dari Indofood.

Namun demikian, kami juga menyadari bahwa mereka adalah calon-calon pemimpin Indonesia di masa depan, Karena itu mereka diberikan berbagai pembekalan. Dalam empat Leadership Camp berbeda. Leadership camp pertama bertempat di AKMIL untuk keperluan Character Building.

13 Pebruari 2018_Ciptakan Peluang Bagi Masyarakat3

Foto atas acara pembukaan resmi dengan Inspektur Upacara Gubernur Akademi Militer. Foto bawah suasana dalam kelas.

Inspirasi dengan Contoh

Selain mewakili perusahaan untuk membuka program BISMA (Beasiswa Indofood Sukses Makmur) Batch X, kami berkesempatan untuk memaparkan berbagai pengalaman nyata, untuk membuka wawasan mereka dalam mempersiapkan diri untuk terjun ke dunia kerja nantinya. Kesempatan untuk memotivasi generasi muda ini untuk berani membangun mimpi besar, namun juga mengambil langkah nyata untuk merealisir.

13 Pebruari 2018_Ciptakan Peluang Bagi Masyarakat4

Membangun kesadaran mereka bahwa banyak hasil besar yang kita saksikan sekarang ini adalah hasil kerja mereka yang tidak putus asa, saat kebanyakan orang putus harapan.

“Most of the important things in the world have been accomplished by people who have kept on trying when there seemed to be no hope at all.” (Dale Carnegie)

Memahami Makna Kehidupan

Benang merah program ini akan berujung 12 bulan mendatang di Leadership Camp IV, di mana mereka diajak terlibat dalam program pengabdian masyarakat. Melalui program seperti itu, mereka disadarkan bahwa ilmunya akan bermanfaat maksimal, kalau diamalkan untuk masyarakat banyak. Pengalaman profesionalnya akan berlipat maknanya bila mereka gunakan maksimal untuk memberikan manfaat bagi masyarakat sekitarnya.

Dengan cara seperti itu, kepentingan diri sendiri diharapkan bisa dinomor-duakan bilamana mereka berhadapan dengan pilihan untuk mengedepankan kepentingan banyak orang, di manapun mereka berkarya, apapun perannya. Kita terus mendukung generasi muda yang masih penuh semangat ini, agar terus belajar menciptakan peluang untuk menjadikan Indonesia lebih baik.

“I alone cannot change the world, but I can cast a stone across the water to create many ripples.” (Mother Teresa)

Catatan: Karena tanggal 16 Pebruari 2018 hari libur, tidak ada postingan di blog. Postingan baru akan hadir Selasa 20 Pebruari 2018.

Bookmark and Share

2 Responses to Ciptakan Peluang Bagi Masyarakat

  1. Ratih says:

    Saya suka pendapat Pak Josef : ilmu akan bermanfaat maksimal jika diamalkan untuk masyarakat banyak dan pengalaman profesional akan berlipat maknanya bila digunakan maksimal utk memberi manfaat bagi masyarakat sekitar.. Memberi adalah salah satu kunci untuk menjadikan kehidupan lebih baik dan bermakna, tidak hanya bagi diri sendiri tp juga bagi lingkungan.

    • josef josef says:

      Terima kasih Ratih. Kalau saja semua kita mengesampingkan kepentingan pribadi dan mulai memikirkan kepentingan masyarakat yang lebih luas lagi, maka usaha bersama membuat Indonesia lebih baik akan cepat terwujud.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kasih Yoshaira sudah menyempatkan diri menyimak isi blog, termasuk postingan ini. Kisah seperti ini...

Yoshaira:
Saya baca tulisan ini berulangkali, setiap kali dibaca selalu memberikan insight baru buat saya, akhirnya...

josef:
Terima kasih sama-sama Rolin, mudah2an kita bisa bertemu saat saya berkunjung ke Medan. Salam, Tuhan Memberkati

josef:
Betul juga Farika, candaan ringan seperti ini akan saya rindukan. Tapi aku sudah punya catatan kalian di...

josef:
Terima kasih Farika, kamu benar itu harta karun jiwa dan akan saya simak berkali kali. Salam


Recent Post

  • Tak Selamanya Mendung Itu Kelabu
  • Setelah Baju Itu Kutanggalkan
  • KESEHATAN: Harta Tak Ternilai
  • Perhatian Kecil Berdampak Besar
  • Kesan Positif Yang Ditinggalkan
  • Bahagia di Tengah Harmoni
  • Keberagaman Talent Ciptakan Sukses
  • Tetangga Lapar Tanggung Jawab Kita
  • Bangga dengan Pekerjaanku
  • Saatnya Mengisi Baterei