Engagement dan #CurhatSTAF (Part 6)

Posted on June 1st, 2012

“We should never pretend to know what we don’t know, we should not feel ashamed to ask and learn from people below, and we should listen carefully to the views of the cadres at the lowest levels. Be a pupil before you become a teacher; learn from the cadres at the lower levels before you issue orders.”— Mao Tse-tung

MENYADARI bahwa listening merupakan faktor sangat penting dalam sebuah tim, baik dalam hubungan horizontal maupun vertikal, sejak Januari lalu saya mencoba untuk mengangkat ke permukaan berbagai curahan hati karyawan, yang tidak tersalurkan sebagaimana mestinya sehingga tidak terdengar oleh atasannya.
Melalui Twitter, setiap Kamis pagi kami hadir dengan rangkaian #CurhatSTAF. Ini bukan kompilasi keluh kesah, tapi upaya menyuarakan isi hati mereka, semoga terdengar oleh para boss.

Berikut ini adalah sambungan dari kompilasi berbagai twits yang hadir setiap Kamis pagi melalui akun @josefbataona, semoga ini bisa menjadi cermin untuk refleksi.


#CurhatSTAF tiap Kamis selama bulan April 2012.

1. Targetku jelas tercapai, tapi boss, bagaimana menjelaskan hubungannya dengan % kenaikan gaji saya ? #CurhatSTAF
2. Bos ini pelupah, baru minggu lalu memberitahu target, sekarang sudah lain lagi targetnya #CurhatSTAF
3. Rindu bos yang walk the talk. Kurang cantik melihat bos ingkar aturan yg dibuat sendiri #CurhatSTAF
4. Perusahaan lagi goncang dan fasilitas dikurangi, kalau diberitahu dengan jelas, kami bisa paham #CurhatSTAF
5. Selama bos tidak berjuang untuk tim, kita hilang kepercayaan #CurhatSTAF
6. Mengapa bosku tidak berani ngomong langsung, tapi harus lewat orang lain ? #CurhatSTAF
7. Maunya sih kita bisa dirotasi sebelum merasa jemu #CurhatSTAF
8. Boss harusnya bangga kalau saya berhasil #CurhatSTAF
9. Selesai twit: “Lagi galau” Gawat, baru sadar bos follow aku. Teman bilang: jangan cemas, boss pasti senyum, ngerti kok #CurhatSTAF
10. Bos yang muda terkadang kurang sensitif ama bawahan yang lebih tua #CurhatSTAF
11. Cari2 kesalahan ? Bukan hubungan sehat yang kami rindukan dari boss #CurhatSTAF
12. Bos saya sampai tahu kalau saya pake kalung baru, perhatian banget #CurhatSTAF
13. Boss, Prasarana kapan dibenarin, outputnya diminta naikin terus ! #CurhatSTAF
14. Boss kudu konsisten, kemarin bilang A, kita kerjain A. Hari ini dia bilang ngga begitu, mestinya B #CurhatSTAF
15. Kalau kerja bagus tidak pernah dipuji, katanya memang mestinya demikian. Tapi kalau salah, ditegur ! #CurhatSTAF
16. Friends are those rare people who ask how we are, and then wait to hear the answer – Ed Cunningham
17. Walau kerja bagus, tapi karena tidak disukai boss, tetap saja tidak bagus di mata dia. Bukan contoh yang terpuji #CurhatSTAF
18. Kami dambakan boss yg tidak lempar tanggung jawab, atau berlindung dibalik anak buah #CurhatSTAF
19. Contoh boss lempar tanggung jawab ? Di proposal ditulis: disetujui atas saran…. Kalau salah ada yg disalahin #CurhatSTAF
20. SMS teman: Boss gue lupa, tapi tidak ngaku, malah kita dimarahin #CurhatSTAF
21. Boss ngitung pake teori, padahal di lapangan beda, makanya welcome boss, turun ke lapangan #CurhatSTAF
22. Kalau kita mengeluh pada boss, malah dibacain dan dikramas, maunya kita sih ditanggapi #CurhatSTAF
23. Supervisorku sibuk, malah kerjaannya dibagi ke aku. Ngga sekali ! Job descriptionku tidak seperti itu #CurhatSTAF
24. Boss saya terus menahan saya, padahal ada kesempatan promosi di bagian lain #CurhatSTAF
25. Janji terus untuk dipromosi, tapi kapan ya boss ?? Taka da penjelasan, mau nanya malu ? #CurhatSTAF
26. Lu kan di Jakarta, apa pernah boss mendatangi meja kerjamu ?! Boro2 ! Ngga kebayang yg di Surabaya #CurhatSTAF
27. Kalau boss lagi galau, suka bagi galaunya ama kita, apa ini sharing galau ? #CurhatSTAF
28. Ikuti dialog terbuka minggu lalu, pertanyaan berkualitas, gitu dong boss, biar semua kegalauan staf bisa sirna #CurhatSTAF
29. Bos bilang kalo ngga lembur, itu tandanya masih kurang kerjaan ? Tapi, ampun, semalam dia pulang jam 21:00 #CurhatSTAF
30. Boss, week end itu waktunya istirahat, bukan buat telpon ngomongin kerjaan, ngga urgent pula. Sekali2 sih boleh #CurhatSTAF
31. Every person I work with knows something better than me. My job is to listen long enough to find it and use it – Jack Nichols
32. Sampai Kamis minggu depan dengan #CurhatSTAF selanjutnya. Terima kasih para boss, telah meluangkan waktu mendengarkan kami

Materi #CurhatSTAF bukan contoh dari perusahaan tertentu tapi dari berbagai sumber, sebagai cermin untuk refleksi. Terima kasih teman-teman yang telah menyumbangkan inspirasinya. (*)

Baca juga Kompilasi #CurhatSTAF di posting sebelumnya:

1. Engagement & #CurhatSTAF part 1
2. Engagement & #CurhatSTAF part 2
3. Engagement & #CurhatSTAF part 3
4. Mengapa Seseorang Bekerja, Engagement & #CurhatSTAF part 4
5. Engagement & #CurhatSTAF part 5

Bookmark and Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kasih sama2 Santi, setelah menyiangi rumput liar, jangan lupa untuk memupuki dan menyirami secara...

Santi Sumiyati:
Terima kasih Bapak…benar sekali seringkali saya membiarkan “rumput liar” memenuhi...

josef:
Terima kasih Santi, tidak ada yang kebetulan. Alam semesta menyediakan banyak kesempatan untuk belajar, dari...

josef:
Terima kasih Santi, banyak tradisi yang kaya pembelajaran yang perlu kita simak sambil bersyukur. Salam

Santi Sumiyati:
Benar Pak, saya pernah melihat di liputan khusus salah satu TV Luar Negeri tentang makna sosial...


Recent Post

  • Benih Positif di Taman Kehidupan
  • Mengenal dan Memotivasi Team
  • Perluas Wawasan
  • Konektivitas Bermakna
  • Lestarikan Tradisi sambil Bersyukur
  • Mengapresiasi dengan Perilaku Positif
  • Menenun Kebersamaan Lintas Negara
  • Let us Play the Game
  • Coaching World Game 2019
  • Akselerasi Pengembangan Valuable Talent