Anda Selalu di Atas Pentas

Posted on November 28th, 2017

“Words are how we think; stories are how we link.” (Christina Baldwin)

KISAH HIDUP yang dipunyai siapa saja, akan sangat bermanfaat bila diceritakan pada orang lain. Ariz Eqbal, Associate Software Engineer at ACCENTURE, dalam tulisannya 2 Agustus 2017, berjudul: “STORYTELLING: Why It Matter!” mengungkapkan, kita semua suka akan cerita, mendengar cerita teman, kisah hidup orang tua atau lainnya, dan itu menyenangkan.

Tanpa sadar kita belajar sesuatu. Karena itu Richard Branson berujar:  “Storytelling is the most powerful way to put ideas into the World today.”  (Richard Branson)

Begitu powerful-nya storytelling, sampai-sampai orang bisa menangis histeris menonton film, walau perannya hanya fiktif. Dewasa inipun, story digunakan di dunia bisnis, memaparkan diferensiasi brand tertentu atau untuk mengedepankan ide-ide baru. Juga untuk mengkomunikasikan values.

“Tell me the facts and I’ll learn. Tell me the truth and I’ll believe. But tell me a story and it will live in heart forever.” (Native American Proverb)

Dengan storytelling, kita kesampingkan filter intelektual kita, kita tersentuh secara emosional. Kita semua sudah sering bercerita, namun cara kita menyampaikan cerita juga tidak kalah pentingnya.

Generasi Muda yang Senang Story-Telling

Beranjak dari pemikiran di atas, saya langsung kabulkan permintaan untuk membagi kisah hidup seperti yang tertuang dalam buku pertama: “Kisah Rp 10.000 Yang Mengubah Hidupku”. Saya hadirkan dalam bentuk cerita, yang ternyata mendapat tanggapan positif. Wajah ceria yang nampak pada swa foto berikut ini, bisa menggambarkan antusias peserta, bahkan sebelum sesi dimulai.

28 November 2017_Anda Selalu Di Atas Pentas1

Karena itu tidak berlebihan kalau, Coach Yohanes G. Pauly, CEO, Founder GRATYO Practical Business Coaching, yang juga adalah master coach, menyampaikan pesan kepadaku usai sesi itu:

“Your visit to GRATYO means a lot to me and my team…..Your sharing is really inspiring all of us.

Thank you so much from the deep of my heart. I pray God gives you long healthy happy life so that you can inspire many many many people with your life story.”

Beliau berusaha mencetak lebih banyak coaches untuk membantu pebisnis, baik di tahap start-up, ataupun sudah di tahapan yang lebih tinggi, tapi laju bisnisnya agak tersendat karena mengabaikan aspek tertentu. Mereka juga meng-coach pebisnis itu dari aspek kehidupan pribadi, yang perlu dalam mengimbangi kehidupan bisnis itu sendiri.

Salah satu yang menjadi pendorong utama saya mau berkunjung ke tempat mereka dan berbagi, karena saya pribadi sangat percaya pada kemampuan coaching untuk membantu orang melihat tantangan mereka dari sudut pandang yang berbeda dan lebih luas, dalam melangkah menuju masa depan secara lebih positif. Coaching mampu mengakselerasi pengembangan sumber daya manusia di berbagai aspek kehidupan.

Media Sosial pun Bercerita

Dari media sosial beberapa peserta yang hadir, saya bisa menyimak ada satu tema yang menarik perhatian mereka, dan dikutip sebagai pembelajaran hari itu:

“You are on STAGE ALL THE TIME, grab the moments!

“Sekali lagi terima kasih untuk kesempatan yang bapak berikan kepada saya kemarin untuk belajar lebih dan lebih lagi dari event kemarin.” Demikian ujar seorang peserta.

Sementara itu dari ungkapan peserta, kami bisa merekam beberapa pembelajaran yang mereka dapatkan hari itu:

  1. Mempelajari sesuatu hal hendaknya secara sungguh-sungguh melebihi tanggung jawab yang diberikan.
  2. Menyadari bahwa setiap hari kita berada di atas pentas, maka bekerjalah dengan sungguh-sungguh.
  3. Konsisten dalam berusaha mencapai mimpi dan tidak pernah menyerah dalam perjuangan meraih mimpi.
  4. Banyak sekali hal kecil yang kalau dikerjakan dengan tulus, bisa berdampak besar.
  5. Jika dihadapkan dengan ujian, jangan pernah lari dari kenyataan. Karena jika kita lari dari kenyataan, maka kita pasti akan dihadapkan lagi dengan ujian tersebut di kesempatan lain.
  6. Selalu menghargai momen bersama orang-orang di sekitar kita. Mensyukuri apa yang kita dapatkan.
  7. Membiasakan diri untuk banyak mendengar, bukan hanya dengan telinga tapi juga hati.
  8. Apa yang kita kerjakan sepanjang jalan kehidupan kita, akan menentukan masa depan kita.

Berikut foto bersama usai sesi hari itu.

28 November 2017_Anda Selalu Di Atas Pentas2

Waktu dua jam terasa cepat berlalu, tapi sharing hari itu semoga memberikan inspirasi untuk masing-masing peserta melihat peluang positif dalam melangkah menuju masa depan yang lebih baik. Bila mereka kemudian membagi pengalaman positif tersebut kepada yang lain lagi, maka ide-ide positif tersebut semoga bisa membawa lebih banyak lagi orang untuk membangun dunia lebih positif mulai dari lingkungan di mana mereka berada.

“If you wish to influence an individual or a group to embrace a particular value in their daily lives, tell them a compelling story.” (Annette Simmons)

Catatan: Karena Jumat 1 Desember 2017 adalah hari libur, maka tidak ada posting baru di blog.

Bookmark and Share

2 Responses to Anda Selalu di Atas Pentas

  1. Dear Pak Jos, thank you so much for recording our moment with this useful article on your blog!

    I thank God so much who gives you such stories in your life, that can give tremendous impact to me and my team.

    As I always like to say… “If it is not a story, it is a theory!”.

    Keep inspiring people, Pak JOS!

    Family is Number 1. God is Everything. Business is FUN!

    God loves you always, abundantly!

    • josef josef says:

      .
      Most welcome coach Yohanes, keep learning from each other, and keep sharing to wider community member, that is part of our life calling. God Bless You and your team

Leave a Reply to josef Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kasih Lukas, bergerak ke segala arah dan disetiap momen. Tak henti menularkan kebaikan, termasuk...

Lukas:
Selalu terinspirasi. Integritas tidak sekedar slogan tetapi menjadi Movement. Bergerak dari dari atas...

josef:
Langka awal adalah menyadari, lalu mencermati saya bisa apa dan apa yang perlu saya lakukan untuk bisa mulai...

josef:
Betul Icha: Respek dan Trust harus dibangun secara tulus. Dengan demikian kita bisa berkolaborasi dengan satu...

josef:
Terima kasih Icha untuk highlightnya. Sering kita lupa, kalau di keluarga hadir berbagai generasi yang juga...


Recent Post

  • Berdampak dan Menciptakan Perubahan
  • Upward Bullying Terhadap Toxic Leader
  • Menemukan WHY dari Laut Lamalera: Belajar dari LAMAURI
  • Bijak Memimpin Lintas Generasi
  • Saat Integritas Menjadi Gerakan
  • Wujud Nyata Leader as BRIDGER
  • Ketika Jabatan Berakhir – MAKNA Berlanjut
  • PEACE HR: Menjaga Human Touch di Era AI
  • Di Bawah ATAP Itu Kita Belajar dan Bertumbuh
  • Lukisan Legacy Sarat Makna