Perilaku Positif Berdampak Positif

Posted on February 19th, 2016

“I cannot always control what is going on around me but I can always control what I think about what is going on around me.” (Lucy MacDonald)

BILA SITUASI POSITIF sengaja diciptakan, gema kebahagiaan terus muncul berhari-hari. Di social media selama lebih dari seminggu saya mengikuti posting teman-teman yang baru menyelesaikan annual conference. Tema yang diangkat:

Become Leaders with Positive Attitude, Become organization with positive impact.

BE POSITIVE

Dan tidak heran, berbagai foto keren milik peserta bertaburan di social media mereka. Dari ekpresi wajah mereka, betapa mereka itu bahagia, dengan ekspresi positif penuh entusiasme. Untuk apa? Tentu saja untuk mengukir prestasi di tahun 2016.

Gayung Bersambut

Bila pimpinan dan anggota tim bersepakat untuk menyusun tema ini, di sana tersirat kesepakatan untuk mempertebal komitmen tentang berperilaku positif. Komitmen ini akan sangat berarti, bila di dalamnya juga terkandung upaya untuk menciptakan lingkungan yang terbuka, di mana atasan dan bawahan juga bisa berkesempatan untuk saling mengingatkan, termasuk mengingatkan melalui contoh sehari-hari. Dan tentu saja, tindak lanjutnya pun sangat penting untuk dirancang. Ini bukan sekedar sebuah diskusi di ruang meeting, tapi sebuah janji jangka panjang dari semua pihak, baik itu atasan maupun anggota timnya.

Saya dapat membayangkan, ketika mereka kembali ke tempat kerja, menghadapi dunia nyata, mereka akan saling mengingatkan tentang komitmen “BE POSTIVE”. Mereka akan saling menunjang, saling memperlihatkan contoh dari perilaku sendiri. Karena hasil dari komitmen itu bukan saja untuk diri sendiri, tapi untuk kepentingan tim. Hasil ini baru untuk internal. Kalimat kedua dari tema di atas, tentu untuk siapa mereka bekerja dan  melayani: Customer. Memberikan dampak positif bagi pelanggan. Pelanggan yang puas akan tetap loyal. Dan hasil jangka panjang adalah mutual benefit, saling memberikan manfaat positive bagi para pihak.

Sulitkah Ini Dilaksanakan?

Di samping laporan tentang krisis keterlekatan (engagement crisis) yang disampaikan Gallup seperti di posting saya Selasa lalu, mereka juga memberikan beberapa pemikiran untuk landasan pemulihan, termasuk solusi melalui coaching:

  • Saling tergantung, saling membutuhkan, antara leader dan anggota tim, hendaknya dijadikan basis untuk saling menunjang demi sukses. Artinya sukses sang leader sangat tergantung dari dukungan timnya.
  • Adalah tanggung jawab leader, yang merupakan bagian tak terpisahkan dari tugas kesehariannya, untuk  “Menciptakan Leader Baru” buat masa depan. Tentu saja sumber utama adalah dari anggota timnya sendiri.
  • Dalam formula learning and development: 70:20:10 untuk executive development: 70% experiential, 20% coaching, and 10% courses or reading. Penerapan Coaching secara sungguh-sungguh akan membangun hubungan positif kedua belah pihak.

Penerapan Coaching

Leader yang menjalankan coaching, akan juga memacu anggota timnya untuk melaksanakan hal yang sama untuk bawahan mereka juga. Dan ini akan menyebar cepat. Jangka panjang akan tercipta budaya coaching, karena disemua tingkatan dan lini, coaching sudah merupakan kebutuhan.

Kelompok Coachnesi, tak hentinya berusaha menyebarkan berita baik tentang manfaat Coaching di manapun mereka berada. Diskusi serius dalam monthly gathering di foto di atas, membantu peserta menyimak hubungan Coaching dan manfaatnya untuk meningkatkan “keterlekatan” (engagement) di tempat kerja. Karena dalam Coaching, yang selalu digaris-bawahi adalah tentang: POSITIVE dan FUTURE.

Kata-kata bijak dari Mahatma Gandhi, berikut ini kiranya terus mengingatkan kita semua di setiap langkah kehidupan kita, termasuk langkah teman-teman yang sudah menyelesaikan annual conference mereka dengan tema POSITIVE.

Keep Your Thoughts positive, Because your thoughts become

Your WORDS

Keep your words positive, Because your words become

Your BEHAVIOR

Keep your behavior positive, Because your behavior become

Your HABITS

Keep your habits positive, Because your habits become

Your VALUES

Keep your values positive, Because your values become

Your DESTINY

(Mahatma Gandhi)

Bookmark and Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kasih Roy, pasti ada waktunya untuk masing-masing kita, sesuai kebutuhan. Salam sukses

roy:
Senang sekali bila malam itu saya bisa ikut bergabung, berbagi cerita, dan bersilaturahmi dengan pak Jos dan...

josef:
Terima kasih Denitri, pa Pungki sudah mulai membangun dialog untuk menemukan jalan agar CHRP bisa mendapat...

josef:
Selalu sehat dan jangan lupa olahraga rutin, serta ajak teman2 lainnya untuk ikut bersama2. Terima kasih Ratih

josef:
Terima kasih Ratih, kontribusi nyata bisa diberikan ditempat kerja, membuat diri kompeten karena terus...


Recent Post

  • Loyalitas Timbal Balik
  • Self Discovery melalui Coaching
  • Profesi MSDM Berkualitas
  • Fokus Untuk Masa Depan
  • Komitmen Hidup Sehat
  • Leading with Love
  • Paduan Gotong Royong dan Growth Mindset
  • Train the Brain for Growth Mindset
  • Ketertarikan dan Tulus Mendengarkan
  • Paguyuban dan Gotong Royong