#GEMprogram3 Mulai Bergulir

Posted on January 14th, 2020

“No duty is more urgent than that of returning thanks.” (James Allen)

MANFAATKAN momen berkumpul. Kita bisa sekedar ngobrol santai sambil menikmati keceriaan ekspresi di wajah teman2. Bisa juga digunakan untuk ngopi atau makan-makan bersama sambil bertukar cerita. Tapi kita bisa menambahnya dengan sesuatu yang memberikan nilai tambah, seperti yang kami lakukan bersama menjelang akhir tahun 2019.

Inspirasi dari Resilience Project

Dalam postingan Jumat lalu, sudah diceritakan tentang pengalaman Hugh yang sangat menginspirasi banyak orang di Australia. Bahkan telah terbit juga buku berkaitan dengan itu. Terima kasih untuk mba Sukwanti Koesno yang telah menghadiahkan saya buku yang baru terbit November 2019 lalu.

Kisah inspiratif seorang anak kecil bernama Stanzin, sesungguhnya banyak yang bisa ditemukan di sekitar kita. Bahkan pakar Positive Psychology Martin Seligman, juga menyarankan teknik sederhana: “write down three things that went well each day, every day, along with an explanation for why each good thing happened.”

Bedanya dengan yang dilakukan oleh Stanzin adalah: Apapun yang sedang dia kerjakan, kapan saja, dia akan langsung berhenti dan menyimak apa saja yang hadir dihadapannya, yang patut disyukuri di momen itu. Dia langsung mencatat momen2 itu.

Praktek itu bisa kita adopsi walau dengan cara yang bervariasi. Tapi satu hal yang penting dikedepankan adalah: dengan mencatat momen tersebut, kita akan senantiasa diingatkan akan pengalaman-pengalaman positif, yang sering kita abaikan. Kita akan terkejut sendiri kalau beberapa minggu atau bulan kemudian kita menyimak catatan kita, baru kita sadar betapa terberkatinya hidup kita. Betapa banyak hal positif yang dialami. Dengan demikian kita akan bisa beralih dari kebiasaan melihat atau menanggapi peristiwa secara negatif, dan selalu terlatih untuk melihat aspek positif dari setiap peristiwa kehidupan. (baca juga artikel lalu di link ini: https://www.josefbataona.com/inspirasi/bersyukur-sumber-kebahagiaan/

 

 

Praktek dalam keseharian

Program yang barusan kami perkenalkan ini diberi nama #GEMprogram3. GEM perupakan singkatan dari Gratitude, Empathy dan Mindfulness. Angka 3 bisa bermakna kombinasi ketiga elemen GEM yang bisa meningkatkan daya tahan terhadap tantangan hidup, dan membawa kebahagiaan hidup. Hal ini terjadi karena kita senantiasa mensyukuri berkat yang hadir di kehidupan kita setiap hari. Untuk bisa mensyukuri berkat tersebut, kita juga luangkan waktu untuk fokus pada kekinian, apa yang sedang hadir dihadapan kita (Mindfulness). Ini juga akan mempertajam kemampuan empathy kita, yang perlu kita latih dari waktu ke waktu.

Untuk itu kepada teman2 yang hadir malam itu, kami mencoba menuliskan 3 pengalaman hari itu yang patut disyukuri, kemudian dishare melalui WA. Praktek itu kami lakukan selama tiga hari, dan selanjutnya saya serahkan kepada masing-masing untuk meneruskannya. Latihan awal itu baru menyangkut satu dari 3 GEMprogram, yang kalau diteruskan sbb:

Gratitude: Tuliskan tiga hal yang patut kita syukuri hari ini

Empathy: Pikirkan seseorang yang anda kenal dan sedang mengalami masa sulit. Tuliskan pesan singkat dan kirim kepadanya. Siapa tahu pesan singkat tersebut membantu (make his/her day)

Mindfulness: luangkan waktu tenang sejenak, lalu fokus pada apa yang sedang dilihat, didengar dan dirasakan, sambil berjalan atau duduk di taman, di pantai atau tempat  lainnya yang sesuai. Tuliskan apa yang dilihat atau didengar atau dirasakan, dan mengapa itu penting dan menarik perhatianmu.

Beberapa Contoh sederhana dari sharing teman2

  1. Saya tidak sadar pada hari Sabtu kalau anting saya jatuh, namun asisten rumah tangga saya menemukannya di lantai kamar mandi pada saat sedang bersih2 Minggu pagi dan memberikannya kepada mama. Saya merasa beruntung dan bersyukur karena asisten rumah tangga saya jujur
  2. Bahagia bisa mencium wangi bunga kemuning waktu duduk diruang tamu
  3. Bersyukur bisa melihat senyum gembira putriku makan siang di MC Donald
  4. Bisa ngobrol asik dan lama dengan putraku, mendengarkan cerita2 dan komentar lucunya
  5. Jalan2 dan makan gultik (gulai tikungan) kaki lima di bulungan bersama putraku. Mencoba menikmati jajanan dia dan teman2nya jika pergi dimalam hari.
  6. Punya teman2 yang bisa saling mendukung, sabar menghadapiku dan jadi diingatkan perlu menjadi teman yang lebih baik di tahun yang baru.
    Butir-butir seperti contoh diatas mungkin ada dan hadir setiap saat, tetapi kita biarkan berlalu begitu saja tanpa mengambil makna dari kehadirannya. Dengan sedikit meluangkan waktu, kitapun sadar betapa kita dikelilingi orang-orang yang secara bersama-sama bisa menciptakan lingkungan positif. Rasa syukurpun akan semakin bertambah.

     

 

Refleksi Malam Tahun Baru

Pengalaman tersebut, kami bawa juga dalam refleksi menjelang akhir 2019. Bersama anggota keluarga yang hadir, sayapun membawakan cerita Stanzin dan meminta mereka juga untuk sharing secara lisan hal yang patut mereka syukuri selama ini.

 

Beberapa diantaranya saya kutipkan disini:

  1. Masa lalu kita mungkin sama sulitnya seperti yang dialami Stanzin. Sekarang kami bersyukur kalau bisa menikmati kondisi yang lebih baik bersama keluarga.
  2. Di tempat kerjaku, saya sangat bersyukur mendapatkan rekan kerja yang sangat membantu dan mendukung saat saya membutuhkan pertolongan mereka. Apalagi ketika saya dapat cerita dari teman yang kerja di tempat lain, yang masing-masing hanya mikirin diri sendiri.
  3. Dalam keadaan sakit, saya hampir memutuskan untuk tidak menghadiri acara makan siang bersama untuk putraku yang baru TK. Begitu dia melihat bahwa saya hadir, dia langsung mendekat dan meminta saya menyuapinya, dan saya bisa merasakan ekspresi kebahagiaan yang luar biasa. Bayangkan kalau saya tidak hadir, sementara anak-anak lain didampingi orang tua masing-masing.
  4. Kita keluarga besar dengan kemampuan berbeda-beda. Kami bisa merasakan sekaligus mensyukuri bagaimana kita bisa saling mendukung satu sama lain, bukan saja dari segi keuangan, tapi terutama dalam memberikan perhatian saat yang lain membutuhkan.

#GEMprogram3 bukan sebuah program formal, dan bukan sesuatu yang sulit. Saya hanya menawarkan kepada teman-teman dan anggota keluarga, sebuah jalan sederhana untuk meningkatkan rasa MENSYUKURI sepanjang tahun 2020 mendatang. Bila kita percaya bahwa ini akan membawa kebaikan bagi kita, mari kita memulainya dan menceritakan pengalaman ini kepada lebih banyak orang, menginspirasi mereka untuk juga melakukannya.

“Appreciation is a wonderful thing. It makes what is excellent in others belong to us as well.” (Voltaire)

Bookmark and Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kasih Dewi, setuju sekali di rumahpun kita bisa rancang liburan yang menyenangkan. Butir yang tidak...

dewi:
Tidak semua liburan seharusnya keluar dan mengunjungi salah satu tempat wisata… terkadang dengan d rumah...

josef:
Terima kasih Mudji atas pertanyaannya: 1) Pembelajaran yang dimaksud tidak harus yang besar. Mis. Dalam...

Mudji:
Saat pertama Bpk baru buka blog ini di Nop 2011, terus terang saya suprise banget dgn moto Bpk yg berat ini +...

josef:
Terima kasih mba Meisia, batuknya sudah hilang berkat resep tradisional


Recent Post

  • Komitmen Belajar dan Berbagi
  • Start-up Mentality
  • Transformer Center: School of Life
  • Melayani dengan Coaching
  • Terus Belajar dan Berkembang
  • Agar Sehat dan FIT
  • Evaluasi Leadership Program
  • Kesalahan BESAR Seorang Pemimpin
  • Memaknai Pesan Alam Semesta
  • Waiting Time is Learning Moment