Advis Utama Seorang CEO: Be Yourself

Posted on December 18th, 2020

“To help yourself, you must be yourself. Be the best that you can be. When you make a mistake, learn from it, pick yourself up and move on.” (Dave Pelzer)

BAGIAN PENTING dari bercerita tentang siapa diriku, adalah bercerita tentang motto hidupku, Be Yourself but Better Everyday. Penjelasan tentang motto ini ada yang berkaitan dengan perjalanan masa lalu, tapi ada juga berkaitan dengan situasi kekinian, dalam konteks yang bisa dipahami pendengar. Karena itu, saat saya diminta untuk sharing melalui webinar, untuk para leader di Tiket.com yang salah satu valuenya adalah Be Yourself, saya langsung menerimanya. Tema yang diangkat memang berkaitan dengan Leader as Meaning Maker. Tidak lupa saya sajikan pantai Lamalera Lembata yang indah ini, sebagai bagian menjelaskan Motto Be Yourself. Saya menerima bahwa saya dilahirkan di desa terpencil, dari orang tua yang miskin harta tapi kaya akan pembelajaran hidup. Dengan menerima situasi seperti itu, tak akan pernah saya menyalahkan siapa-siapa dalam situasi menghadapi berbagai tantangan hidupku.

Value Perusahaan Yang Keren

Saya suka membaca Values Perusahaan dari kacamata saya sebagai orang luar. Diantara kelima valuesnya saya menemukan ada “customer” di value yang ke 4: Performance Driven: Willingness to use available resources efficiently to achieve customer satisfaction and the best quality of work.

Sementara itu value ke 5 adalah: Be Yourself: Willingness to understand self strengths, limitations, and believe in self purpose and unique interests to develop organizations and individual capabilities.

Semua yang masuk ke perusahaan ini tentu orang-orang pilihan, sesuai dengan ragam talenta yang diperlukan. Karena itu, menanggapi kedua values tersebut, yang perlu kita sadari adalah:

  1. Semua orang di perusahaan ini penting, dibutuhkan sesuai talenta dan fungsi masing-masing, dan ini sudah melalui proses seleksi yang ketat. Karena itu karyawannya patut berbangga.
  2. Kehadiran perusahaan ini dan juga seluruh karyawannya adalah demi kepuasan customer. Kepuasan customer ini merupakan hasil akhir dari komitmen semua  karyawan dan seluruh proses kerja untuk menyajikan produk atau pelayanan yang prima.
  3. Untuk itu, masing-masing individu di perusahaan ini perlu memahami siapa dirinya, apa talenta unik yang dimiliki, bagaimana mengasah talenta tersebut untuk diberdayakan dalam mencapai purpose individu maupun purpose dari
  4. Dan seperti halnya pemahaman motto hidupku, Be Yourself artinya kita semua diciptakan unik, lengkap dengan talenta untuk sukses. Karena itu, bila mau sukses, jadilah diri sendiri, tidak usah mengcopy atau menjadi orang lain. Tapi buka diri untuk terus belajar dari siapa saja yang hadir di sekitar kita setiap hari, agar menjadi lebih baik dari waktu ke waktu, dibandingkan diri kita sendiri hari sebelumnya.

Kehadiran kedua values ini bersamaan dengan tiga values lainnya: Hungry, Agile dan People Oriented, merupakan janji yang harus di penuhi oleh para Leader di perusahaan ini. Janji para leader untuk membuka diri untuk mendengarkan dan menerima feedback dan menjajagi berbagai peluang baru. Janji para leader untuk mendevelop dan mengoptimalkan semua resource yang ada dalam perusahaan, termasuk menciptakan hubungan kerja berlandaskan keterbukaan dan trust.

Menanggapi Keingin-tahuan Peserta

Menarik juga untuk mencermati beberapa pertanyaan peserta, yang boleh jadi menjadi pertanyaan kita semua. Saya kutip 4 diantaranya:

  1. Be yourself tapi dengan sedikit “tweak” yang didapat dengan meniru dari orang lain agar lebih baik apakah masih termasuk “be yourself”?

Makna Be Yourself disini adalah jadilah diri sendiri. Kalau mau sukses, jangan mau menjadi orang lain, tapi gali potensi diri dan kembangkan. Kita tentu saja perlu belajar dari orang lain, karena mereka mempunyai sesuatu yang tidak kita punyai. Ingat, semua orang diciptakan unik.

  1. Siapa role model pak Josef dari dulu sampai sekarang? pesan apa yang paling berkesan dan bapak ambil sehingga pak Josef bisa berada di titik sekarang ini?

Ayah saya yang bernama Sindolfus S Bataona, adalah Role Model ku. Dia berjuang dengan segala keterbatasan untuk bisa mendidik dan menyekolahkan anak-anaknya (kami ber 8). Dia berani berjalan melawan arus saat dia memutuskan untuk tinggalkan pekerjaan sebagai nelayan, dan mulai membuat batu bata. Pesan beliau yang menjadi modal hidupku: Pertama, Bila ada yang menawarkan pekerjaan, terima dan kerjakan dengan sungguh-sungguh, karena sukses dari pekerjaan ini bisa menjadi kunci pembuka sukses berikutnya lagi. Kedua, jagalah kepercayaan orang kepadamu, karena bila itu hilang akan sulit kamu raihnya kembali.

  1. Terkait dengan moto Pak Josef, bagaimana cara mengukur kita yang sekarang sudah lebih baik dari kita yang kemarin?

Kalau hari ini saya belajar menambah ilmu/pengalaman, seberapapun kecilnya, maka saya sudah lebih baik dari kemarin. Bahkan kalau hari ini saya membagi ilmu pengetahuan dan pengalaman saya, saya juga menjadi lebih baik dibandingkan kemarin, karena saya telah membuat orang lain bertambah ilmunya. Karena itu, saran saya, terus belajar dan berbagi!

  1. Bagaimana cara Bapak memotivasi diri sehingga motivasinya menjadi begitu kuat untuk terus positif? Apa yang bapak katakan pada diri sendiri?

Saya mempunyai keyakinan penuh, bahwa saya punya semua resource dalam diriku untuk bisa sukses. Ada yang sudah digali dan ditemukan, ada yang mungkin perlu cara berbeda untuk menggalinya (karena itu mottoku adalah Be Yourself). Bila saya belum menemukan jalan sukses, saya perlu refleksi untuk mencari peluang apa lagi, jalan apa lagi, apa lagi yang perlu saya pelajari, siapa yang bisa saya mintakan bantuan dan lain2. Ini adalah pendekatan orang dengan Growth Mindset. Untuk menunjang itu, fisik saya harus sehat, karena itu saya olah raga rutin. Penting juga untuk memperkuat tingkat Resilience, agar kokoh di saat badai menerjang. Program Mindfulness saya lakukan, dengan antara lain meditasi 30 menit tiap malam. Dan tidak kalah pentingnya, mensyukuri apa yang sudah ada di tanganku, sebagai karunia Tuhan Yang Maha Murah.

Dan bukan sebuah kebetulan, di hari yang sama, 03 Desember 2020, saya membaca tulisan Dan Rockwell di twitternya, yang bertanya kepada Jim Parker, yang pernah menjadi CEO Southwest Airlines: Apa advis yang paling sering dia berikan kepada para leader. Saran Jim Parker yang paling utama, yang saya cantumkan sebagai petikan di akhir tulisan ini, boleh jadi merupakan tips buat kita semua sebagai Leader yang andal, dan juga saran yang bisa kita berikan kepada tim kita.

“I asked Jim Parker, “What’s the most frequent advice you give leaders?” The first thing Jim said was, “Be Yourself.” (@Leadershipfreak)

Catatan: Sehubungan dengan libur akhir dan awal tahun, maka tak ada artikel baru di blog pada Jumat tanggal 25 Desember 2020 dan 01 Januari 2021. Artikel baru akan diposting mulai Jumat 08 Januari 2021

Bookmark and Share

6 Responses to Advis Utama Seorang CEO: Be Yourself

  1. Nurita Magdalena says:

    Terima kasih atas tulisannya Pak, sangat menginspirasi

  2. Rolin says:

    Terimakasih selalu menginspirasi,Pak Josef.
    Seperti sumur, semakin dalam digali, semakin jernih airnya

  3. Santi Sumiyati says:

    Terima kasih banyak Pak Josef atas kesediannya untuk terus menerus berbagi ilmu kepada kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kasih Mudji, semoga sehat selalu. Kalau bisa bicara pasti bisa menulis. Yang diucapkan kalau dituangkan...

Mudji:
Masyā Allāh, bahagia sekali baca tulisan Pak JOS & semua sharingnya… Ternyata ketidak-pedean menulis...

josef:
Terima kasih Abu Azzam sudah menyimak cerita di blog ini. Saya sudah email link untuk pesanan buku online...

-:
Coach, saya dari papua barat, saya sangat berminat untuk memiliki bukunya “leader as meaning maker”....

josef:
Terima kasih Tasha untuk kunjungannya ke blog ini dan menyimak tulisan2 yang saya hadirkan disini. Bila terasa...


Recent Post

  • Terima Kasih Pintuku Dibuka
  • VALUES Landasan Sukses
  • BERMAKNA Bagi Orang Lain
  • Berani Bersuara
  • Saya Belajar Bersyukur dari Murid SD
  • Mengukir Positive Legacy
  • Coaching for Student’s Resilience
  • Mengasah Intuisi Menginterpretasi Simbol
  • Jeli Saat Menjadi Andalan
  • Banyak Cara Saling Menyapa