Faster and Shorter

Posted on April 9th, 2019

“Money will come and go. We all know that. The most important thing in life will always be the people in this room. Right here, right now.” (Dom Toretto)

GEMA pentingnya kesiapan menghadapi perubahan menuju masa depan, juga datang dari Batu, Malang, Jawa Timur. Disana ada Transformer Center yang memainkan peran penting, yang tidak banyak kita sadari. Disana mereka menyadarkan peserta bahwa fokus memikirkan teknologi merupakan keharusan, tetapi sejalan dengan itu persiapan Sumber Daya Manusia menjadi syarat mutlak. Bila perubahan berjalan cepat, begitu juga keputusan untuk organisasi dan sumber daya manusia harus juga cepat. Karena itu, program Light up Your Company 2019 di Transformer Center kali ini diberi tema: Faster and Shorter. Faster karena perubahan sekitar kita juga berjalan sangat cepat, dan shorter process dan shorter time karena tidak banyak waktu yang kita punyai. Berikut penampilan Ko Jul, panggilan akrab pa Julianto Ekaputra saat sesi pembukaan, sambal menyanyikan hymne guru: “…….. Engkau sebagai pelita dalam kegelapan, Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan,  Engkau patriot pahlawan bangsa,  Tanpa tanda jasa …..

Transformasi Human Capital

Dalam paparan awalnya, pa Julianto Ekaputra menggaris-bawahi tiga hal penting:

  1. Transformasi Human Capital:
    Kompetensi yang dimiliki insan di organisasi saat ini belum tentu yang dibutuhkan di masa mendatang. Dan ini kita bicara tentang periode sangat pendek, bisa dalam kurun waktu dua tiga tahun. Semakin kita menunda atau mengabaikan ini, semakin sulit kita untuk mengejar ketinggalan.
  2. Flexible Organization Structure.
    Bentuk organisasi seperti yang kita kenal akan terus berubah membentuk hubungan kerja yang bertautan dengan lebih dari satu hubungan Kerja. Dengan syllo mentality, banyak pekerjaan akan terhambat, karena kepentingan satu divisi dan lainnya sangat erat berkaitan untuk bersama mencapai tujuan, seperti Nampak pada ilustrasi berikut ini:
  3. Shorten the S.O.P
    Dengan cepatnya perubahan, berbagai proses perlu ditinjau kembali untuk menilai apakah ada yang bisa disederhanakan atau dipangkas, karena kurang memberikan nilai tambah dalam proses, dan juga memperpendek waktu penyelesaiannya.

Berbagai Peran Kita

Pribadi yang sama dalam diri kita, ternyata memiliki berbagai peran, tergantung dimana dan kapan kita berada, demikian lanjut ko Jul. Peran sebagai anak, sebagai orang tua, sebagai karyawan, sebagai pimpinan dan lain-lain. Semua peran itu harus kita jalankan sepenuh hati. Karena itu, untuk membantu perusahaan agar karyawannya bisa menjalankan berbagai peran secara maksimum, Transformer Center juga menyediakan berbagai program untuk menjadi, misalnya Valuable Person, Valuable Team, Valuable Leader, dan lain2.

Setiap leader yang paham akan makna perannya, juga menyadari bahwa tanggung jawab pengembangan anak buah adalah bagian dari panggilan profesionalnya. Bukan kebetulan ada si A dan si B dan si C sebagai anggota timnya. Mereka telah dititipkan oleh Tuhan yang Mahakuasa untuk dikembangkan menjadi lebih baik, lebih pandai, kalau perlu lebih bisa untuk menggantikan diri leader sendiri. Dan tugas ini tidak tergantikan untuk periode tersebut seperti petikan Viktor Frankl berikut ini.

Karena itu sebagai leader kita harus bisa membuat tim di perusahaan, berubah menjadi valuable employees, harus menjadi karyawan yang spesial yang memiliki karakteristik unik seperti yang dicari banyak organisasi, dibutuhkan, dihargai di organisasi manapun.

Important Urgent

Di hari kedua, didepan 70an peserta dari berbagai perusahaan, saya sengaja mengedepankan bagaimana organisasi menyikapi tema Faster and Shorter. (insert foto)

Dalam kaitan dengan pengembangan Sumber Daya Manusia kita dihadapkan pada situasi yang awalnya kita sepakat bahwa urusan SDM adalah important/urgent. Namun dengan berjalannya waktu bisa berubah. Misalkan sudah diagendakan pertemuan tentang Succession Plan. Mendadak ada yang minta dijadual ulang. Begitu tiba saatnya, karena alasan bisnis yang katanya sangat urgent, akhirnya dimundurin lagi. Lama-lama urusan SDM yang tadinya important urgent menjadi important tidak urgent, dan dikhawatirkan bisa menjadi tidak penting dan tidak mendesak, karena dampaknya tidak dirasakan seketika.

Belum lagi kita bicara tentang investasi di bidang SDM dalam bentuk training, yang dalam banyak kejadian sering menjadi obyek untuk memangkas biaya. Berikut foto para peserta.

Sementara itu dalam konteks percepatan ini, yang sering kita abaikan adalah tingkat engagement dengan karyawan. Leader hendaknya terus menerus memberikan pemahaman tentang arti penting dibalik semua yang dikerjakan termasuk mengapa ada tambahan kerjaan, ada proyek ada perubahan. Makna penting dibalik itu harus terus menerus diartikulasi, agar karyawan merasakan bahwa mereka bukan saja mengerjakan apa yang tercantum dalam job descriptionnya, tapi ada makna lebih dalam dibalik itu, ada manfaat lebih penting yang akan mereka dapatkan.

Dengan berjalannya waktu, setiap leader hendaknya terus menerus mempelajari perkembangan situasi dan segera mengambil langkah cepat bersama tim yang solid atau bahkan berlari seirama dengan kecepatan perubahan, atau bilamana perlu mendahuluinya. Faster and Shorter!

“Time goes by so fast, people go in and out of your life. You must never miss the opportunity to tell these people how much they mean to you.” (unknown)

Catatan: Ini merupakan artikel pertama dari rangkaian tiga tulisan. Simak dua lainnya di posting berikutnya

Bookmark and Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kasih sama2 pa Andreas, Sampai sekarangpun, setelah berkali2 hadir disana, saya masih merasa bahwa...

Andreas Wahyu:
Pak Josef, thanks for share, saya sendiri yg ikut juga di acara LUYC 2019, merasa beruntung dan...

josef:
Terima kasih Ratih, sebuah highlight yang memperkuat insight yang diangkat dari pengalaman di Transformer...

Ratih Hapsari:
Membaca tulisan Pak Josef di atas bahwa perubahan harus merupakan tanggung jawab semua lini dan tidak...

josef:
Terima kasih Tromol, kapan saja sempat silahkan simak berbagai tulisan disini


Recent Post

  • Coaching World Game 2019
  • Akselerasi Pengembangan Valuable Talent
  • Biasakan Membangun Mimpi
  • Faster and Shorter
  • Your Legacy
  • Bahagianya Saling Belajar
  • Dampak Positif bagi Sesama
  • Push Beyond the Limit
  • Pemberdayaan Perempuan
  • Digitalisasi di Telapak Tanganmu