Positive Leadership

Posted on June 12th, 2020

“Before you are a leader, success is all about growing yourself. When you become a leader, success is  all about growing others.” (Jack Welch)

POSITIVE PSYCHOLOGY di perusahaan. Dalam karier saya selama ini, belum pernah kami merancang program dengan label itu. Namun saya paham apa yang kiranya diharapkan. Yang menginisiasi program webinar ini adalah UNIKA Soegijapranata Semarang. Namun yang ingin disasar adalah Mahasiswa dan dosen di berbagai kampus, dan juga praktisi. Jadilah quota 500 cepat terpenuhi, dengan peserta dari berbagai pelosok tanah air, setidaknya dari 35 kota, dengan berbagai profesi. Saya diminta untuk fokus pada pembahasan tentang Positive Leaders Create More Positive Leaders. Berikut foto sebagian peserta.

Berawal dari Pribadi yang Tangguh

Kita mengenal banyak nama2 hebat sebagai pemimpin, baik di organisasi, di pentas nasional ataupun internasional. Kalau kita mau sedikit meluangkan waktu untuk mempelajari perjalanan hidup mereka, banyak yang memang tumbuh dari bawah, berjuang dalam menghadapi berbagai tantangan hidup, belajar untuk lebih maju lagi hingga meraih tingkat yang kita kenal.

Sehubungan dengan itu, saya tak henti-hentinya mensyukuri sebuah modal penting warisan kedua orang tuaku, yang diberikan saat saya melangkah keluar kampung, untuk mencari peluang hidup yang lebih baik:

  • Jagalah KEPERCAYAAN orang, Kamu bukan siapa-siapa, jadi kalau ada yang mempercayakan tanggung jawab kepadamu, buktikan bahwa anda layak dipercaya.
  • Saat menemukan pekerjaan apapun, lakukan dengan PENUH TANGGUNG JAWAB, karena sukses dari pekerjaan itu bisa merupakan kunci untuk pembuka pintu sukses berikutnya lagi.

Kutipan di awal tulisan diatas memberikan kita sebuah gambaran tentang sukses: sebelum menjadi leader, anda dianggap sukses kalau berhasil mengembangkan diri sendiri. Saat sudah menjadi leader, anda dianggap sukses bila berhasil mengembangkan orang lain.

Namun ada satu hal penting yang perlu saya garis-bawahi disini adalah, terkadang kita sendiri yang tidak percaya kepada diri kita sendiri. Jadi mulailah dengan penuh keyakinan, percaya penuh pada diri sendiri dan yakin BISA dan LAYAK DIPERCAYA, sebelum kita meyakinkan orang lain untuk mempercayai kita.

Trustworthy Leader

Untuk bisa meraih pengakuan sebagai leader, dibutuhkan perjuangan. Untuk mendapatkan pengakuan sebagai Leader yang andal, perlu diraih, bukan diberikan. Ijasa dan IP bukan jaminan. Lama masa kerja tidak otomatis membuat seseorang menjadi Pemimpin yang andal. Tata nilai di perusahaan akan menjadi panduan tutur kata dan perilaku positif seseorang baik secara individu maupun sebagai leader.

Tidak kalah pentingnya adalah, seorang Leader bertanggung jawab untuk menciptakan lingkungan positif untuk memungkinkan timnya bisa tumbuh dan berkembang. Dan ini merupakan panggilan hidupnya (life calling) sebagai seorang leader, sekaligus ungkapan rasa syukur akan kesempatan hidup yang bermakna di alam semesta ini. Kegagalan seorang leader untuk mengembangkan anggota timnya, merupakan kegagalannya dalam mengemban panggilan hidupnya.

 

Mengakui Kesalahan itu Berjiwa Besar

Dalam sharing online bersama komunitas UNIKA Soegijapranata, Semarang dan komunitas pembelajar lainnya, kami semua belajar beberapa praktek implementasi positivity di organisasi. Salah satu diantaranya adalah bahwa Pemimpin yang Berjiwa Besar berani dan tulus mengakui, kalau dia berbuat salah. Dia kemudian melakukan koreksi, dan membagi pengalaman itu kepada yang lain agar tidak mengulangi kesalahan yang sama.

Dalam lingkungan kerja, dimana kita temukan pimpinan seperti itu, mereka bahkan merancang program yang disebut IMF (It’s My Fault), program berbagi pelajaran dari sebuah kesalahan.

Menanggapi postingan IMF di LinkedIn, pa Edi Supriyanto, HR Professional memberikan komentar melalui LinkedIn:

Benar Pak Josef Bataona, mengakui kesalahan bagi seorang pemimpin bukanlah hal mudah. Kebanyakan para pemimpin menjagai gengsi-nya. Tidak ingin malu dihadapan orang lain atau anak buah. Sebab itu, hanya yang berjiwa besar-lah yang mampu mengakui kesalahannya, dan melakukan tindakan korektif. Setuju program IMF Pak Josef Bataona. Terima kasih.

Kami terus mengajak karyawan kami untuk melihat sisi positif dari kesalahan yang dilakukan, menarik pembelajaran baik untuk diri sendiri ataupun untuk orang lain.

Program IMF memang kami implementasi, dan ternyata membuahkan hasil yang luar biasa.

Dengan demikian, setidaknya kita belajar tentang dua hal positif yang hendaknya didemonstrasikan oleh seorang leader: siap melayani, membantu mengembangkan team yang dipercayakan kepadanya, sebagai bagian dari panggilan hidupnya (life calling). Juga Leader yang mau mengakui kesalahan, melakukan koreksi dan menarik pembelajaran serta membagi pembelajaran tersebut untuk yang lainnya.

“A leader isn’t someone who forces others to make him stronger; a leader is someone willing to give his strength to others so that they may have the strength to stand on their own.” (Beth Revis)

Bookmark and Share

2 Responses to Positive Leadership

  1. Tromol Sihotang says:

    Sejak dulu sampai sekarang yang jadi problem adalah kesiapan diri dari seorang Leader. Kesiapan akan percaya diri sudah layak jadi leader dan menjadi leader team.
    Seorang leader yang baik adalah yang dapat menciptakan team menjadi leader yang handal.

    Terima kasih pak Joseph atas penjelasan materi ini. Sudah saatnya jika mau jadi leader yang sukses belajar materi ini terlebih dahulu.

    Salam sukses dan terima kasih
    Pak Joseph Bataona.

    • josef josef says:

      Terima kasih Tromol, belajar hendaknya menjadi menu harian kita, termasuk belajar menjadi Leader yang handal. Mulailah dari diri kita sendiri, kemudian tularkan kepada team dan orang sekitar kita. Salam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kasih Elfi, I am who I am because of who we all are. Banyak tangan yang ikut berkontribusi menjadikan...

Elfi:
Sekali lagi tulisan Bapak menjadi sumber pengingat dan penguat Pak, lebih jauh lagi dalam situasi sesulit dan...

josef:
Terima kasih Rolin untuk ulasan detailmu. Kita hadir di muka bumi ini tidak sendirian, dan panggilan hidup...

Rolin:
Lama sebelum mengenal Pak Josef Bataona, saya menginginkan sosok role model dalam hidup saya untuk menajamkan...

josef:
Terima kasih coach Indra, sukses juga untuk bukumu yang baru: Effective Coaching Skills for Leaders. Salam


Recent Post

  • Panggilan Mengubah Paradigma
  • Belajar Bersama dari Buku Leader as MEANING MAKER
  • Sikapi Dengan Hati Yang Jujur
  • Agar Tetap Tegak Diterpa Badai
  • Mengasah Listening Skill Menuju Peran Sebagai MEANING MAKER
  • Tim Membutuhkan TRUST
  • Buku “LEADER as MEANING MAKER” oleh Josef Bataona
  • Coaching and Inner Guidance
  • Kejutan Yang Menyenangkan
  • Kecerdasan Para Humoris