People First

Posted on February 12th, 2019

“Slowness to change usually means fear of the new.” (Philip Crosby)

MEMAHAMI orang lain memang membutuhkan ketulusan secara proaktif, dan berkali-kali. Betapa tidak, manusia memang kompleks. Manusia yang kita kenal hari ini dengan mood tertentu, bisa kita temui dengan penampilan yang berbeda karena gejolak suasana hati yang melatar-belakanginya pada hari yang berbeda pula. Ini baru bicara tentang satu orang. Apalagi kalau kita bicara tentang karyawan yang jumlahnya ribuan. Pertanyaannya bukan, apakah saya memahami karyawan saya, atau anggota tim saya, tapi lebih relevan untuk bertanya, apakah saya mempunyai kemauan dari hati untuk berupaya memahami mereka?

Principles of Great Leadership

Hasil riset tentang Leadership, melalui www.leadercast.com mengedepankan tentang 12 Principles of  Great Leadership, yang membuat seorang Pemimpin layak mempunyai followers. 12 prinsip ini terdiri dari 5 core values dan 7 core behaviors yang diperoleh dari pengalaman banyak leaders, baik di bisnis, pemerintahan, olahraga, dunia Pendidikan, organisasi nirlaba atau bahkan di rumah. Mudah-mudahan bisa menjadi insight berharga. Ke duabelas Principles tersebut adalah:

Five Core Values of a Leader

  1. Integrity: Possess honesty and uncompromising morals.
  2. Authenticity: Represent yourself in a genuine nature.
  3. People-First: Focus on individuals over numbers.
  4. Excellence: Pursue surpassing ordinary standards.
  5. Discipline: Exercise a commitment to a purpose.

Seven Core Behaviors of a Leader

  1. Simplicity: Bring clarity to the complex.
  2. Creativity: Foster an atmosphere that allows others to dream.
  3. Bravery: Take a posture of unrelenting boldness.
  4. Beyond You: Leverage influence for the sake of others.
  5. Insight: Consistently do the wise thing – bring wisdom to every situation.
  6. Vision: Move toward a preferred future with little deviation.
  7. Culture: Be the architect of the conditions to win.

Pada kesempatan ini, saya hanya ingin mengangkat Value no 3. Ada dimensi berbeda yang diangkat dari pengalaman leader dalam riset tersebut, yang sering diabaikan.

People is not just a Number

Pengalaman di berbagai perusahaan memperlihatkan bahwa untuk mengukur keberhasilan tertentu, kita membutuhkan angka, entah itu revenue, hasil survey, tingkat keberhasilan, dan lain-lain. Namun sering juga kita terjebak untuk mencermati mana yang sungguh-sungguh penting, terutama saat kita memutuskan untuk mengurangi cost di bidang sumber daya manusia.

“When you take the time to focus on the individuals in your organization, you’ll usually not only find the answers you’re looking for to advance your cause, but most likely a key to driving long-lasting change.”

Demikian ungkap  Bill McDermott, CEO of SAP dan selanjutnya dia bercerita dengan tema: “Don’t Forget to Celebrate the Victories,” bagaimana dia berhasil membawa perusahaan dari nomor urut akhir menjadi nomor satu, hanya karena “focusing on the individuals.” Foto berikut adalah penanda-tanganan buku #curhatstaf yang akan dibagikan kepada peserta Rapat Koordinasi di sebuah perusahaan.

 

Luangkan Waktu dan Dengarkan Mereka

Saat menduduki posisi tersebut, Bill menemukan perusahaannya berada pada urutan 66. Dia meluangkan waktu 3 minggu untuk berkeliling dan berbicara dengan karyawan, mendengarkan mereka, termasuk menanyakan mengapa kita berada di nomor urut 66 dari 66 perusahaan? Dari sana dia belajar 3 hal yang disampaikan karyawan:

  1. Pendahulumu fokus pada cost cutting. Bolehkah kami mendapat lagi air minum?
  2. Berikan kami clear vision, dan apa yang engkau kehendaki dari kami.
  3. Will you give us our holiday party back, please? Because we like to dance in Puerto Rico and we haven’t danced in a long time, and that holiday party is everything to us.
    Yang terakhir ini merupakan kebiasaan annual conference sekaligus merayakan perjalanan selama setahun.

Dalam meeting pertama yang ditunggu-tunggu karyawan, Bill mengumumkan:

  1. Pertama, kita akan menyewa Gilberto Santa Rosa, penyanyi salsa no 1 di Puerto Rico, untuk annual holiday party. Bayangkan apa reaksi karyawan terhadap pengumuman pertama yang tidak diduga tersebut.
  2. Kedua, saya yang bertanggung jawab akan tersedianya uang untuk Gilberto dan menjamin bahwa acara itu akan terlaksana. Sementara itu tugas anda bersama saya adalah mengembalikan perusahaan dari no urut 66 ke no urut satu.

Ini merupakan harapan tingkat tinggi, namun jelas dan simple. Untuk karyawan, mereka merasa didengar oleh pimpinan, dan motivasi terbesarnya adalah, di akhir pencapaian itu mereka akan berdansa ria dengan Gilberto di the San Juan Hotel Puerto Rico.

Hasilnya? Di pertengahan tahun, mereka berhasil membuat perusahaan beranjak dari no urut 66 ke no urut 30. Memasuki kwartal 4 mereka sudah bertengger di no urut 4 dan pada akhir tahun mereka sudah berada di no urut 1. Bayangkan, dalam tempo satu tahun karyawan berjuang untuk membawa perusahaan ke no urut 1. Jadi tidak berlebihan kalau Bill McDermott berkesimpulan:

“The people, what it meant to their families, what it meant to job creation, what it meant to the customers, what it meant to the pride of  Puerto Rico, was so heartfelt and powerful that today it inspires me just to think of it.”

Sebuah pengalaman sederhana, namun butuh kejelian untuk bisa melihat hal penting dari sekian banyak prioritas, terutama bila menghadapi krisis. Bill telah memperlihatkan, betapa langkah dia untuk mendengarkan karyawan bisa membuat dia menangkap hal-hal yang dirasakan penting oleh karyawan. Dan dengan tulus mengambil langkah untuk bertindak, membuat TRUST karyawan meningkat dan mereka akan berjuang untuk meraih hasil Excellence. Kutipan di akhir tulisan ini juga semoga bermanfaat bila disimak.

“Employees will only complain or make suggestions three times on the average without a response. After that they conclude that if they don’t keep quiet they will be thought to be troublemakers or that management doesn’t care.” (Peter Drucker)

 

  1. Instagram: https://www.instagram.com/josefbataona
  2. Twitter: https://www.twitter.com/josefbataona
  3. LinkedIn: https://www.linkedin.com/in/josefbataona
  4. Facebook: https://www.facebook.com/josbataona

Bookmark and Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kasih Roy, pasti ada waktunya untuk masing-masing kita, sesuai kebutuhan. Salam sukses

roy:
Senang sekali bila malam itu saya bisa ikut bergabung, berbagi cerita, dan bersilaturahmi dengan pak Jos dan...

josef:
Terima kasih Denitri, pa Pungki sudah mulai membangun dialog untuk menemukan jalan agar CHRP bisa mendapat...

josef:
Selalu sehat dan jangan lupa olahraga rutin, serta ajak teman2 lainnya untuk ikut bersama2. Terima kasih Ratih

josef:
Terima kasih Ratih, kontribusi nyata bisa diberikan ditempat kerja, membuat diri kompeten karena terus...


Recent Post

  • Loyalitas Timbal Balik
  • Self Discovery melalui Coaching
  • Profesi MSDM Berkualitas
  • Fokus Untuk Masa Depan
  • Komitmen Hidup Sehat
  • Leading with Love
  • Paduan Gotong Royong dan Growth Mindset
  • Train the Brain for Growth Mindset
  • Ketertarikan dan Tulus Mendengarkan
  • Paguyuban dan Gotong Royong