Posted on June 3rd, 2022
“Be a reflection of what you’d like to receive. if you want love, give love. If you want the truth, be truthful. if you want respect, give respect. What you give out will always return.” (Kristen Butler)
MENCARI SINAR. Demikianlah kecenderungan makluk hidup untuk condong ke arah sinar, sebagai sumber pemberi kehidupan dan menjauh dari yang membahayakan kehidupan. Prinsip ini berlaku bagi tumbuhan, yang dikenal sebagai “the “heliotropic effect.” Prinsip ini berlaku juga dalam ecosystem, dimana manusia dengan ragam karakter, hidup dan berinteraksi. Pemimpin yang memancarkan energy positif akan membuat teamnya tumbuh menjadi positive energizer. Kepemimpinan seperti itu dikenal dengan Heliotropic Leadership.
Makna Penting Positive Relational Energy
Sebuah studi yang hasilnya disajikan oleh Emma Seppälä dan PhDKim Cameron, PhD, dI HBR edisi 18 April 2022 (The Best Leaders Have a Contagious Positive Energy (hbr.org) menyampaikan bahwa faktor utama yang menentukan suksesnya seorang leader bukan hanya karisma, pengaruh, kekuasaan, atau juga kepribadian, daya tarik dan genuisnya berinovasi. Satu hal yang melampaui semua factor tersebut adalah POSITIVE RELATIIONAL ENERGY: the energy exchanged between people that helps uplift, enthuse, and renew them.
Jadi yang dimaknai sebagai heliotropic leadership, adalah praktek kepemimpinan yang menekankan manfaat dari compassion, gratitude and forgiveness. According to Cohen, this is something that good leaders need to master.

Dari pengamatan periset, dalam lingkungan dengan performa extraordinary, selalu ada seseorang yang menjadi sentral yang lazim disebut positive energizers
Rahasia dibalik para positive energizers, adalah bahwa dengan mengangkat orang lain melalui ‘authentic and values-based leadership’ mereka sebetulnya juga mengangkat diri mereka sendiri dan organisasinya. Positive energizer mendemonstrasikan dan membudayakan perilaku dan tindakan seperti: forgiveness, compassion, humility, kindness, trust, integrity, honesty, generosity, gratitude, and recognition in the organization. Hasilnya, semua orang tumbuh dan berkembang.
Saat leaders memperlihatkan positive relational energy, performa organisasi didongkrak ke level yang lebih tinggi. Dan apa yang terjadi adalah para positive energizer:
Bilaman para leader adalah positive energizer, maka organisasinyapun akan lebih baik dalam hal Inovasi, kerjasama tim, kinerja keuangan (termasuk produktivitas dan kualitas), lingkungan kerja yang kohesif.
Bilamana pemimpin adalah positive energizer, maka karyawannya akan merasa lebih baik dalam hal:
Siap Menjadi Heliotropic Leader
Kita semua bisa belajar menjadi positive energizer. Menurut psikolog Harry Cohen, untuk menjadi Heliotropic Leader, pertama-tama menjadi the best version of yourself. Dan dia melanjutkan: Be a person that people want to work for and make the people that work for you feel good about themselves. Simak selengkapnya di: 6 Steps to Become a Heliotropic Leader | 2018-08-27 | Fixed Ops Business | Ratchet+Wrench (ratchetandwrench.com)
Ada tips sederhana untuk menjadi versi terbaik dirimu, yang selanjutnya akan membuatmu menjadikan dirimu pemimpin yang lebih baik dari waktu ke waktu::
Tips Menjadi Heliotropic Leader
Dalam tulisan lain oleh Vikas Marwaha, (5 Qualities of “Heliotropic Leaders” – 100’s of Free Sales Tips & Useful Day to Day Hacks to Grow in Sales Profession (freesaletips.com) dikatakan bahwa ada pemimpin yang berjaya di situasi normal, namun mulai pudar dalam situasi krisis. Pemimpin yang andal bisa dikenali seperti halnya “Heliotropic Plants.” Mereka tahu caranya terus bertumbuh dan membantu orang lain untuk juga tumbuh dalam situasi sulit.
5 Kualitas yang dimiliki Strong Heliotropic Leaders:
Semua orang memang berbeda. Namun teruslah berusaha menjadi pemimpin yang lebih baik dari waktu ke waktu, sambil menciptakan lingkungan positif, demi tumbuh suburnya pemimpin-pemimpin positif yang baru.
“Don’t underestimate the value of having a good team! You don’t become successful on your own. you have to rely on really good people.” (Alicia Quarles)
josef:
Terima kasih Lukas, bergerak ke segala arah dan disetiap momen. Tak henti menularkan kebaikan, termasuk...
Lukas:
Selalu terinspirasi. Integritas tidak sekedar slogan tetapi menjadi Movement. Bergerak dari dari atas...
josef:
Langka awal adalah menyadari, lalu mencermati saya bisa apa dan apa yang perlu saya lakukan untuk bisa mulai...
josef:
Betul Icha: Respek dan Trust harus dibangun secara tulus. Dengan demikian kita bisa berkolaborasi dengan satu...
josef:
Terima kasih Icha untuk highlightnya. Sering kita lupa, kalau di keluarga hadir berbagai generasi yang juga...
Kereen pak Josef
Terima kasih mba Laila. Salam sehat selalu