Posted on January 22nd, 2013
DALAM pelajaran management, kita sering menemukan, bahwa sangatlah penting kalau kita mempunyai “Influencing Skill” kemampuan untuk meyakinkan orang lain. Dalam buku yang berjudul “It’s Not About You,” Bob Burg dan John David Mann memaparkan bahwa dalam proses meyakinkan orang lain, kita sering terjebak dengan pemikiran seakan-akan dalam process “Influencing” ini demi kepentingan saya, orang lain akan mengerjakan yang saya kehendaki.
Ini keliru. Dalam refleksi muncul 5 pelajaran berarti:
Beranjak dari pemikiran seperti itu, hari-hari awal saya di tempat yang baru, saya isi dengan mengenal bisnis dan manusia-manusianya. Tidak cukup dengan ini, saya juga berusaha untuk mewartakan siapa sebenarnya saya, terutama kepada tim HR, agar mereka itu jelas tentang siapa saya, pemikiran-pemikiran saya, mereka mau dibawa kemana, dan yang tidak kalah pentingnya, “apa makna kehadiran saya bagi karya mereka.”
Untuk itu morning briefing pertama, saya gunakan untuk memaparkan butir-butir berikut ini:
Untuk butir nomor 3, saya pun memaparkan MISI hidup saya, yang saya tuliskan awalnya ketika mengikuti program “7Habits for Highly Effective People.”
Dengan paparan ini, mereka sedikitnya lebih mengenal siapa pimpinan baru mereka, dan pola pandangnya seperti apa. Dalam diskusi hari itu yang penuh dengan senyum dan tawa, kami juga membahas tentang bagaimana memulai butir nomor 4. Dan ini akan membangun kepercayaan tim HR di sini, bahwa semua ini bukan untuk SAYA, tapi untuk MEREKA. Tidak lupa pula Bob Burg dan John David Mann dalam tulisannya menggaris-bawahi sebuah pernyataan yang amat manis:
“In Leadership, as with so much in life, the more we give, the more we have.”
josef:
Terima kasih Lukas, bergerak ke segala arah dan disetiap momen. Tak henti menularkan kebaikan, termasuk...
Lukas:
Selalu terinspirasi. Integritas tidak sekedar slogan tetapi menjadi Movement. Bergerak dari dari atas...
josef:
Langka awal adalah menyadari, lalu mencermati saya bisa apa dan apa yang perlu saya lakukan untuk bisa mulai...
josef:
Betul Icha: Respek dan Trust harus dibangun secara tulus. Dengan demikian kita bisa berkolaborasi dengan satu...
josef:
Terima kasih Icha untuk highlightnya. Sering kita lupa, kalau di keluarga hadir berbagai generasi yang juga...
Dear Pak Josef, ijinkan saya mengutip Misi Hidup Bapak, … karena entah mengapa ketika membacanya ada koneksi antara hati saya dan apa yang saya baca tersebut.
Terima kasih….GBU
Terima kasih Agnes. Silahkan mengcopy, mudah2an bermanfaat. Hari ini saya sharing bahan ini kepada 124 mahasiswa yang perusahaan kami tempah untuk membangun karakter mereka, bertepat di Training center Cibodas. Salam
sip…karena kunci kesuksesan adalah dengan membantu orang” disekitar kita sukses bersama.. 🙂
Terima kasih Erlina, betul sekali yg disampaikan Erlina. Selamat pagi
Dear Pak Josef, Selamat bertugas di tempat baru. Saya yakin, tidak butuh waktu lama buat mereka, untuk segera sadar, betapa beruntungnya mrk memiliki leader seperti Bapak.. :))
Amin mba Malla dan terima kasih, semoga kami akan segera membangun tim yang solid. Salam
Morning briefing yang “berbeda” dan memberikan pencerahan. Can’t hardly wait the next morning briefing Pak.. (ups, masih ada PR yang belum selesai nich..) ^;^
Semangat Ratih, semangat teman2mu merupakan energy extra buat saya. Terima kasih Ratih untuk jadi volunteer untuk yang satu ini… Menyiapkan sebuah perjalanan bersama yang menyenangkan.