Kita Ada Karena Dibutuhkan

Posted on March 23rd, 2018

“Never doubt that a small group of thoughtful, committed citizens can change the world; indeed, it’s the only thing that ever has.” (Margaret Mead)

PAGI YANG SEJUK. Udara Kota Malang memang menyegarkan. Apalagi lingkungan hijau Alun-alun membuat pikiran semakin jernih. Pagi itu kami berada di sana karena ada yang membutuhkan kehadiran kami. Dan untuk itu kami yang seharusnya berterima kasih, karena tanpa mereka, kami tidak ada di sana.

Terima kasih masyarakat Kota Malang, terima kasih Pemerintah Kota Malang, karena atas perkenan kalian, kami dan tim boleh membuat sesuatu yang bermanfaat di sana. Kami boleh turut menyentuh taman yang sudah asri, memberikan tambahan polesan dengan tanaman baru yang segar.

Berikut foto bersama.

23 Maret 18_Kita Ada Karena Dibutuhkan1

Jiwa Sehat dalam Tubuh yang Sehat

Kesempatan tidak disia-siakan oleh tim untuk menghirup udara pagi sambil mencari spot untuk berfoto ria.

Senam pagi bersama juga dirancang, selain untuk meningkatkan kebugaran, juga untuk membangun kebersamaan. Setidaknya lima seri senam, termasuk diantaranya Senam Zumba dan Goyang Gemu Famire turut menghangatkan suasana.

23 Maret 18_Kita Ada Karena Dibutuhkan2

Tentu saja kita berharap agar kebiasaan berolahraga demi kesehatan dan kebugaran bisa menjadi menu harian, saat kembali ke tempat kerja masing-masing. Saling mengingatkan, atau saling mengajak untuk itu, sangat disarankan, biar semangatnya tidak pernah pudar.

Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Perwakilan dari Pemkot Malang  telah hadir. Dalam kata pengantarnya, Ibu Dyah Ayu Kusumadewi, yang mewakili bapak Wali Kota, mengapresiasi inisiatif yang akan kami lakukan bersama. Dan momen ini juga digunakan untuk mengundang perusahaan lainnya untuk mengambil langkah serupa untuk taman lainnya di wilayahnya.

23 Maret 18_Kita Ada Karena Dibutuhkan3

Beberapa hari kemudian, dengan menyertakan foto ini, ibu Dyah menulis di laman FB nya:

“Alhamdulillah, para HR Indofood lagi workshop di Kota Malang. Sebagai penutupnya, melakukan kegiatan social menanam di Alun-alun Malang… Terima kasih yaaaa.

Ayooo kalau ada siapapun yang pingin menanam, yang peduli pada RTH, cinta Kota Malang, kami ada lahan, yang bisa didesign sama-sama untuk menampung CSR.”

Sementara itu, di sekitar kami dapat disaksikan masyarakat mulai berdatangan untuk jalan pagi, atau sekededar santai menghirup udara pagi. Mereka bisa datang sendiri, atau dalam kelompok keluarga atau komunitas lainnya. Di sini mereka dapat memupuk persahabatan atau kekeluargaan, sehingga kedekatan yang mereka rasakan di taman itu bisa bermanfaat dalam hubungan di tengah keluarga, entah itu di rumah, di tempat kerja atau di komunitas masyarakat lainnya.

Pupuk Kebersamaan Tim

Setiap pertemuan kami seperti ini, diusahakan untuk selalu dirangkai dengan aktivitas pelayanan masyarakat. Di satu pihak, kami berkesempatan secara bersama memberikan waktu dan sumbangan untuk masyarakat.

Di lain pihak kami berkesempatan untuk memupuk kebersamaan dalam situasi santai informal.

23 Maret 18_Kita Ada Karena Dibutuhkan4

Di saat seperti itu kami semua menyamakan sudut pandang tentang perlunya kepedulian kita pada lingkungan, sambil secara nyata melakukan sebuah tindakan nyata.

Dalam format melingkar, kami semua berkumpul di tengah alun-alun, menyatukan tekad untuk melanjutkan perjalanan hidup dan karier kami di tempat masing-masing, sambil membagi dan menerapkan semua ilmu kehidupan yang sudah kami pelajari bersama di HR Workshop tahunan di Malang.

23 Maret 18_Kita Ada Karena Dibutuhkan5

Hujan lebat menjelang naik pesawat, seakan turut ambil bagian menyirami tanaman baru kami di Alun-alun Malang, sekaligus menyimbolkan bahwa alam semesta merestui apa yang kami kerjakan di Malang.

Kami akan segera BERPISAH, menyebar ke tempat yang berbeda, tapi kenangan kebersamaan akan terus ada di hati kami masing-masing, sebagai satu keluarga.

“I wish to do something Great and Wonderful, but I must start by doing the little things like they were Great and Wonderful.” (Albert Einstein)

Bookmark and Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kasih tanggapan Kelana. Tidak mau membalas argumen juga merupakan pilihan. Namun kalau argumen...

kelana:
halo pak josef, bagaimana cara upgrade rasa PD, saya tidak ragu dengan kemampuan tapi terkadang tidak mau...

josef:
Terima kasih, kalau insight yg Rolin dapat juga dibagi ke teman2, akan bertambah kaya ilmu Rolin. Salm

Rolin:
Terimakasih selalu menginspirasi,Pak Josef. Seperti sumur, semakin dalam digali, semakin jernih airnya

josef:
Terima kasih mba Nurlita Magdalena, sudah sempatkan menyimak kisah di blog ini dan memberikan komennya. Sukses...


Recent Post

  • Percaya Pada Diri Sendiri
  • Saya Mengaku Salah
  • Advis Utama Seorang CEO: Be Yourself
  • Building Resilience with Growth Mindset
  • Year End Meaningful Conversation
  • Inspirasi dari Pelosok Nusantara
  • Produktivitas Tanggung Jawab Semua Pemimpin
  • Terima Kasih Boleh Melayanimu
  • Tidak Semudah Itu Ferguso
  • Self Coaching for Better Tomorrow