Menang Atas Diri Sendiri

Posted on August 23rd, 2016

“At that point in your life where your talent meets the needs of the world, that is where God wants you to be.” (Albert Schweitzer)

STASIUN BALAPAN. Di atas pentas, Didi Kempot, melenggok dengan lincah, disaksikan banyak karyawan yang hadir. Dia terus melantunkan lagu “Stasiun Balapan” diiringi tepuk tangan meriah penonton.

Ning stasiun balapan (Di stasiun Balapan)

Kuto Solo sing dadi kenangan (Kota Solo yang menjadi kenangan)

Kowe karo aku (Kamu dan aku)

Naliko ngeterke lungamu (Saat mengantar kepergianmu)

Ternyata  pria dengan dandanan mirip Didi Kempot itu tidak lain adalah Martinus Krisdaryanto, dari Corporate Human Resources. Dia tampil dalam Indofood  Lipsync Musical Competition, dalam rangka merayakan Peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-71. Berikut Foto jelang pentas.

Menang Atas Diri Sendiri_1

Potensi Talenta Terpendam

Menyimak tema kompetisi, nampak biasa saja. Asal ada yang bisa nyanyi dan menguasai lagu yang dipilih untuk lipsync kita daftarkan saja. Ternyata tim yang tampil hari itu, sungguh memukau. Sebut saja tim yang tampil sebagai juara utama, yang membawakan lagu ‘Abang Tukang Bakso’. Postur tubuh dan dandanan ala anak SD saja sudah menarik perhatian penonton. Ditambah lagi dengan koreo penari latar yang tidak kalah kocak, didukung oleh asesori penunjang, sangat memperkuat pesan lagu yang dibawakan.

Menang Atas Diri Sendiri_2

Pengabdian di Atas Segalanya

Kembali ke lagu Didi Kempot, latar belakang stasiun kereta api yang dimodifikasi lengkap dengan kereta api dan kepala stasiun yang memberikan penonton suasana yang nyata. Di sana seorang pria mengantar pacarnya yang akan berangkat menuju medan perjuangan sebagai tenaga medis. Dia berjanji akan segera kembali, tapi entah apa yang terjadi, tak ada berita. Refrein lagu seakan terus menagih janji, namun gadis itu sudah menempatkan panggilan hidupnya di atas segala-galanya, sedang memenuhi panggilannya demi nusa dan bangsa Indonesia tercinta.

Janji lungo mung sedelo (Janji pergi hanya sebentar)

Jare sewulan ra ono (Katamu tidak sampai sebulan)

Pamitmu naliko semono (Kata pamitmu saat itu)

Ning stasiun Balapan Solo (Di stasiun Balapan Solo)

Lirik lagunya memang sedih, makanya dewan juri sempat bertanya, kenapa dibawakan dengan begitu riang gembira. Tapi sang Didi Kempot menjawab dengan sigap, “Karena kami diajarkan oleh orang tua kami untuk tidak memperlihatkan suasana batin yang lagi sedih kepada orang lain. Dia terus berjuang melawan perasaan sendiri, untuk bisa menerima kenyataan bahwa selalu ada prioritas dalam kehidupan ini. Dan masing-masing kita yang memilih untuk menjalankannya.

Berikut adalah foto Didi Kempot dan pengagumnya.

Menang Atas Diri Sendiri_3

Mengalahkan Diri

Peristiwa kompetisi ini hanya sehari setelah berita gembira dari Rio de Janeiro Brazil, tempat diselenggarakannya Pesta Olimpiade 2016, bahwa tim ganda campuran bulutangkis Indonesia, Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir berhasil menyabet medali emas. Energi positif di balik peristiwa itu menyebar luas, memberikan semangat bagi siapa saja yang sedang berjuang, entah di bidang olah raga, di tempat kerja ataupun dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan pentingnya adalah bahwa pasangan ini yang juga sudah berkali-kali belum berhasil, tidak pernah putus asa. Yang paling sulit adalah bagaimana mereka belajar untuk mengalahkan diri sendiri, mengatasi pikiran/perasaan negatif seperti: “putus asa, tidak bisa, orang lain lebih mampu, tidak tahan dikritik kiri kanan dll.”

Mereka berjuang untuk menanamkan mental juara dalam diri mereka sambil terus menyusun strategi dan berlatih untuk menang. Dan mereka BISA, mereka akhirnya menjadi JUARA.

Menyebar Energi Positif

Tim yang hadir dalam kompetisi di Indofood Tower sungguh serius. Nampak dari bagaimana mereka mempersiapkan diri. Penampilan mereka pun all out. Tapi tentu saja harus ada yang berada di urutan atas. Dan mereka sudah siap mental untuk tampil dengan tetap pada pijakan Values Perusahaan: Discipline, Integrity, Respect, Unity, Excellence and Innovation.

Kreativitas yang ditampilkan mengundang decak kagum kita, ternyata banyak sekali talenta karyawan yang masih terpendam. Potensi ini hanya bisa terlihat kalau mereka diberikan kesempatan, diberikan peluang untuk memunculkannya. Berikut foto semua juara bersama juri (foto atas), yang salah satu di antaranya adalah Reinita Arlin Puspita, Putri Pariwisata Indonesia 2012 dan Miss Tourism Asia) dan Team CHR bersama supporter.

Menang Atas Diri Sendiri_4

Selagi bangsa ini diliputi suka cita penuh antusiasme positif karena prestasi bulu tangkis di ajang Olimpiade 2016, kompetisi di perusahaan ini juga diharapkan akan menciptakan energi positif, yang kalau kita sebar luaskan di seantero perusahaan, akan menciptakan semangat juang yang tinggi demi kinerja yang lebih maksimal dalam mencapai tujuan perusahaan.

“Our business in life is not to get ahead of other people, but to get ahead of ourselves.” (Maltbie D. Babcock)

Bookmark and Share

2 Responses to Menang Atas Diri Sendiri

  1. Ratih says:

    Juara 2 dan best supporter untuk CHR..
    Kreativitas, kekompakan ditambah berani tampil beda, menjadi faktor yang mendukung CHR untuk menjadi Juara 2 dan best supporter. Yeyyyyyy…….

    • josef josef says:

      Terima kaaih Ratih, kontribusi setiap individu di CHR sangat berarti, baik pd tahap idea generation, pematangan konsep, persiapan dan eksekusi. Semua dilakukan dengan penuh semangat. Dan kita lihat sendiri hasilnya. Salam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kasih sama2 Helda, saya tak mungkin jalan sendiri tanpa Helda dan teman2 lainnya. Perjalanan kita bisa...

helda Manuhutu:
trully…and really proud pernah ada dlm journey itu di bawah asuhan bapak…dan bs...

josef:
Terima kasih Suster untuk menggaris-bawahi pentingnya memaknai hidup dari hati. Angka lima itu adalah kelima...

Agnes Keraf:
Selamat siang dan terima kasih Besa untuk berbagi berkat yg menginspirasi. Mendengar dgn hati tidak...

josef:
Terima kasih sama-sama Riski, semoga bermanfaat untuk dijadikan pedoman hidup sehari-hari. Salam


Recent Post

  • Kejutan Yang Menyenangkan
  • Kecerdasan Para Humoris
  • Caring and Engagement
  • Sehat Jiwa dan Raga
  • Mendengarkan Dengan Hati
  • Happy Together at Home: Virtual Hi-Tea
  • Positive Leadership
  • Kami Belajar WE-MINDSET
  • A New Horizon Beyond Corporate Life
  • Berpikir Positif Percepat Kesembuhan