Mereka Percaya Bisa Berubah

Posted on March 16th, 2018

“We cannot create a world we can’t imagine and stories are the engines of our imaginations.” (Josh Stearns)

TRANSFORMASI boleh jadi sebuah kata yang sangat popular. Bahkan diberbagai perusahaan atau profesi, inisiatif yang menggunakan label transformasi juga banyak ditemukan. Tapi menarik juga untuk mengedepankan bahwa anak-anak usia pra-sekolah pun menggandrungi kata ini karena berbagai film atau mainan/game dengan nama transformer.

Bis bergerak menuju sebuah titik di kota Batu. Briefing singkat kepada 100-an peserta hanya menyebutkan kunjungan ke sebuah SMA yang namanya Selamat Pagi Indonesia, yang menampung sekitar 200 orang yang perlu dibantu yang datang dari berbagai pelosok tanah air, lintas suku, lintas agama, lintas propinsi.

Berbeda tapi Satu

Sebuah pentas Selamat Datang disajikan para siswa, mengedepankan keberagaman budaya yang berasal dari berbagai suku. Mereka tampil harmonis memukau sebagai tim yang solid, masing-masing memainkan peran masing-masing, tanpa takut perannya diambil orang lain. Mereka adalah anak-anak yang masih belajar di SMA, namun kemampuan pentasnya sungguh menggambarkan profesionalisme yang dituntut untuk sebuah pentas seni.

16 Maret 2018_Mereka percaya Bisa Berubah1

Pentas yang berjudul Pesona Sang Garuda adalah pentas yang juga membanggakan sekolah ini, karena pernah diminta untuk pentas di hadapan Presiden SBY di puncak peringatan Hardiknas 2012.

Kepala Divisi Yang Memukau

Sebelum meneruskan baca tulisan ini, bayangkan Kepala Divisi di perusahaan masing-masing. Berapa usianya, dan apa dan berapa tahun pengalaman kerjanya.

Bahasanya lancar layaknya seorang presenter tangguh. Namanya Yohana, saat lulus SMA 6 tahun lalu, ditanya Ko Jul, kita mau membentuk divisi baru yang namanya Divisi Tour and Travel. Apakah kamu mau memimpin Bisnis ini? Dengan polos dia menjawab, Saya tidak bisa. Bahkan Tour and Travel itu apa juga saya ngga tahu. Tapi Ko Jul dengan penuh keyakinan mengatakan, saya menanyakan apakah kamu MAU, dan bukan apakah kamu BISA.

Singkat cerita dia menyatakan mau dan mulailah journey dari sebuah divisi baru. Kita membayangkan, mereka akan mulai diajarkan 5H + 1W dari divisi itu. Ternyata tidak. Dia dan timnya diminta untuk mengikuti tour dan kemudian melakukan diskusi tentang apa yang mereka dapatkan dari perjalanan tour itu.

Lalu mulailah mereka merancang kegiatan divisi baru itu. Di telinga mereka selalu berkumandang pesan Ko Jul: “Bisa ngga bisa harus bisa.

Dan berawal dari omzet 147 juta setahun pada 6 tahun lalu, 2018 ini mereka berani mematok target dalam jumlah milyar. Selain Divisi ini, empat Divisi lainnya pun senantiasa mematok rencana kenaikan hingga 100% untuk tahun ini.

Mimpi? Rasanya seperti mimpi, tapi inilah kenyataan, dan mereka juga sudah membuktikan meraih hasil nyata sebelumnya. Apa yang sebelumnya mereka lihat sebagai tidak mungkin ternyata mungkin; Apa yang mulanya dianggap mimpi, ternyata bisa diraih.

Foto Yohana bagian atas yang memberikan paparan dengan penuh senyum dan percaya diri.

16 Maret 2018_Mereka percaya Bisa Berubah2

Kita berkesempatan untuk mengelilingi 5 Divisi, yang notabene kepala divisinya memang lulusan SMA di Sekolah Pagi Indonesia. Para HR Managers yang hadir sore itu benar-benar speechless. Terutama kalau kita membayangkan bagaimana kita melihat kualifikasi orang dari CV, usia dan pengalaman kerja sebelum kita memutuskan dia layak atau tidak menjadi Kepala Divisi. Sementara di Transformer Center, kita disodorkan dimensi lain dalam menentukan seseorang bisa atau tidak bisa dipercayakan untuk sebuah tugas penting.

Art Performance Kelas Dunia

Lampu sudah digelapkan. Layar lebar sengaja menampilkan antara lain berbagai testimony dari pimpinan perusahaan yang telah berkunjung sebelumnya. Dan yang unik adalah mereka menampilkan khusus ucapan Selamat Datang kepada penonton, dengan menyebutkan nama perusahaan serta menayangkan nama pimpinan dan perusahaan di layar lebar. Mereka sengaja personalize momen ini, sehingga terasa show ini memang khusus dibuat untuk kita, sebuah pendekatan yang jitu.

Lulusan SMA SPI, Sheren dari Madiun menjadi pemeran utama, tampil dengan sangat memukau di atas panggung bersama teman-temannya mementaskan The Blaze of Glory. Kisah nyata dari anak-anak di SPI disajikan dengan sangat menyentuh. Banyak hal yang nampak awalnya hanya sekedar mimpi dan tidak mungkin, mengingat mereka adalah anak-anak dari keluarga susah, atau bahkan bermimpi pun tidak berani.

Bisa sampai di SPI dan bersekolah gratis saja rasanya mereka hampir  tidak percaya itu bisa terjadi. Semua kisah seperti itu diangkat ke atas pentas, dan terkadang membuat banyak penonton harus meneteskan air mata. Kita seakan hanyut dalam apa yang sedang dirasakan anak-anak itu.

Dan tiba-tiba kita disadarkan bahwa kita sedang menonton The Blaze of Glory di Batu, karena rasanya seperti kita barusan menyaksikan pentas kelas Dysney di belahan bumi lain. Berikut foto bersama timku dan pemain.

16 Maret 2018_Mereka percaya Bisa Berubah3

Dari berbagai sharing yang kami dapatkan, mereka selalu menyebut seseorang yang yang sangat menginspirasi:

“Kami selalu disemangati Ko Jul, dia membangkitkan rasa percaya diri kami, dia menanamkan berbagai nilai-nilai kehidupan kepada kami. Dan tidak lupa Ko Jul menanamkan rasa bersyukur atas semua berkat yang kami terima.”

Tapi, siapa gerangan “KO JUL” itu? Nantikan ulasan selanjutnya

“Before you are a leader, success is all about growing yourself. When you become a leader, success is all about growing others.” (Jack Welch)

Bookmark and Share

7 Responses to Mereka Percaya Bisa Berubah

  1. Ratih says:

    Keren dan hebat untuk Sekolah Selamat Pagi Indonesia !! Banyak sekali pelajaran yang bisa diambil dari kunjungan singkat ke SPI, mulai dari semangat untuk memberi, indahnya keberagaman, keberanian untuk bermimpi, bahkan mewujudkan sesuatu yang tidak mungkin menjadi sesuatu yang benar-benar bisa terwujud dan pelajaran-pelajaran lainnya yg semuanya ditampilkan secara nyata.

    • josef josef says:

      Terima kasih Ratih untuk highlightnya. Kita semua hampir tidak mempercayai apa yang dilihat mata kita, karena terpukau bukan oleh cerita tapi kenyataan yang kita saksikan disana. Semoga ini bisa menjadi contoh sekaligus inspirasi bagi lebih banyak orang lagi. Tapi terutama buat tim kita, banyak yang bisa kita terapkan di lingkungan kerja kita.

  2. Maria D'Bora says:

    Terima kasih Pak, sudah mau mengulas SMA SPI tempat kedua anak kami berproses menjadi anak-anak yang hebat. Semua adalah jalan Tuhan, telah memberikan peluang bagi anak-anak menjadi mandiri, kreatif inovatif dan luar biasa dari segala aspek. tabe….

    • josef josef says:

      Terima kasih bu Maria, salam kenal. Semoga anak2 ibu terus tumbuh menjadi anak2 yang berguna, memancarkan sinar kebaikan melalui perilaku dan karya mereka, untuk bersama kita membuat Indonesia menjadi lebih baik. Ikuti kisah lanjutan Selasa Pagi di blog ini.

  3. Santi Sumiyati says:

    Selamat sore Pak Josef, seperti mimpi membaca tulisan Bapak di atas. Ternyata kemampuan dan kepercayaan bisa membentuk pemimpin di luar bayangan kita. Dan kutipan Bapak dari Jack Welch menambah inspirasi saya. Kami tunggu artikel Bapak selanjutnya tentang siapa Ko Jul sebenarnya. Terima kasih Bapak.

    • josef josef says:

      Terima kasih Santi, bukan saja Santi, tapi saya, teman2 HR bahkan mereka yang berada di SPI Batupun merasa seperti mimpi. Tapi jalan Tuhan tak pernah bisa kita duga. Terbaik buat kita belum tentu terbaik untuk orang lain. Just follow your heart. Nantikan postingan selanjutnya selasa mendatang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kasih Sutjipto untuk menggarisbawahi pentingnya menjaga kesehatan. Biasanya kita menyadari pentingnya...

josef:
Terima kasih Sutjipto, semua itu perlu prsiapan, termasuk persiapan mental untuk memasuki dunia yang boleh...

josef:
Terima kasih Koekoeh, inilah maknanya berbagi siapa tahu ada yang bisa dimanfaatkan oleh teman lainnya. Yang...

Sutjipto Budiman:
Sangat setuju, kalau kita tidak sehat bagaimana mau produktif. Kalau pun sudah punya uang, uang itu...

Sutjipto Budiman:
Selamat menjalani kehidupan baru Pak. Sangat berkesan dan memberi pelajaran bahwa Bapak...


Recent Post

  • Tak Selamanya Mendung Itu Kelabu
  • Setelah Baju Itu Kutanggalkan
  • KESEHATAN: Harta Tak Ternilai
  • Perhatian Kecil Berdampak Besar
  • Kesan Positif Yang Ditinggalkan
  • Bahagia di Tengah Harmoni
  • Keberagaman Talent Ciptakan Sukses
  • Tetangga Lapar Tanggung Jawab Kita
  • Bangga dengan Pekerjaanku
  • Saatnya Mengisi Baterei