Bersama Membangun Indonesia Tangguh

Posted on September 12th, 2025

“Everything’s shifting – technology, demographics, even values. But what hasn’t change is the need for MEANING, CONNECTION and TRUST.” (Riaz Shah)

FORUM KOMITMEN. Mungkin ini menjadi label yang pas untuk IHCBS 2025 (Indonesia Human Capital & Beyond Summit 2025) yang digelar di ICE BSD selama dua hari, 2-3 September 2023. Hadir Menteri Ketenagakerjaan Bapak Prof. Yassierli, PhD untuk memberikan arah, visi menuju Indonesia Emas 2045. Sementara itu Gerakan Nasional Indonesia Kompeten (GNIK) yang menginisiasi forum ini menggalang para praktisi Pejuang Indonesia Kompeten untuk menanggapi visi Kementrian Ketenagakerjaan tersebut dengan Roadmap jelas. Anggota GNIK 426 Senior HR Leaders, dengan 42 Area Directors yang tersebar di seluruh Indonesia, dan didukung >7.000 volunteers. Berikut paparan Menteri Ketenagakerjaan di forum tersebut.

 

 

FUTURE-ID, FUTURE INDONESIAN

Untuk mencapai visi Indonesia Kompeten 2030 dan mendukung agenda besar Indonesia Emas 2045, GNIK menyusun pendekatan strategis yang komprehensif melalui pilar FUTURE-ID. Pilar ini merangkum delapan pilar inisiatif utama yang menjadi penyangga transformasi ekosistem Nasional agar siap bersaing secara global. Kedelapan pilar tersebut dengan singkatan FUTURE-ID Adalah sebagai berikut:

 

Foster Entrepreneurial Competencies in Future Industries

Unite the Nation thru Entrepreneurial Capabilities Campaign

Track and Enhance Talent through Research & Big Data

Uplift Local Wisdom with Global Industry Practices

Reinforce Vocational Education and Certification

Establish Sustainable Character-Driven Leadership

Initiate Future Skills Learning Centers of Excellence

Develop Ecosystems through Collaboration & Innovation

 

Berikut pa Dharma Syahputra, Executive Director GNIK saat memaparkan Blue Print Indonesia Kompeten 2030.

Pejuang Di Berbagai Sektor

Masyarakat yang bertanggung jawab untuk turut membangun Indonesia Kompeten turut hadir berkontribusi. GML sebagai penyelenggara, menggandeng banyak pihak entah sebagai sponsor acara, pemateri atau juga sebagai peserta yang hadir.

Diantara mereka, hadir pula MAXWELL Leadership Indonesia (MLI). Coach David Tjokrorahardjo sebagai President Maxwell Leadership Indonesia berkesempatan memaparkan apa yang akan dilakukan untuk memberikan kontribusi nyata pada peningkatan Indonesia Kompeten. MLI terpanggil untuk mengambil peran aktif melahirkan 30 juta pemimpin Indonesia yang mampu membawa bangsa ini menuju Indonesia Emas 2045.

Pendukung Acara Penting

Pa Suwardi Luis sebagai pimpinan GML menggendeng banyak perusahaan untuk bersama mendukung acara ini, entah sebagai sponsor atau juga sebagai peserta. Berikut foto bersama pa Suwardi, bu Glory Oyong dari Kompas dan pa Dudi Arisandi dari tiket dot com dan beberapa teman di momen penting ini.

Yang saya sampaikan diatas, baru tiga pemateri di plenary room. Sementara itu di lantai 1 ada 7 Power Track yang menampilkan pembicara seperti pada foto berikut.

Masing-masing peserta sudah menerima materi presentasi untuk disimak dan dipelajari lebih lanjut. Saya akan tampilkan lagi tulisan lain di posting mendatang, seputar IHCBS 2025 ini.

”The challenge of leadership is to create change and facilitate growth.” (John C. Maxwell)

Bookmark and Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kasih Lukas, bergerak ke segala arah dan disetiap momen. Tak henti menularkan kebaikan, termasuk...

Lukas:
Selalu terinspirasi. Integritas tidak sekedar slogan tetapi menjadi Movement. Bergerak dari dari atas...

josef:
Langka awal adalah menyadari, lalu mencermati saya bisa apa dan apa yang perlu saya lakukan untuk bisa mulai...

josef:
Betul Icha: Respek dan Trust harus dibangun secara tulus. Dengan demikian kita bisa berkolaborasi dengan satu...

josef:
Terima kasih Icha untuk highlightnya. Sering kita lupa, kalau di keluarga hadir berbagai generasi yang juga...


Recent Post

  • Menemukan WHY dari Laut Lamalera: Belajar dari LAMAURI
  • Bijak Memimpin Lintas Generasi
  • Saat Integritas Menjadi Gerakan
  • Wujud Nyata Leader as BRIDGER
  • Ketika Jabatan Berakhir – MAKNA Berlanjut
  • PEACE HR: Menjaga Human Touch di Era AI
  • Di Bawah ATAP Itu Kita Belajar dan Bertumbuh
  • Lukisan Legacy Sarat Makna
  • Saya Adalah Pemimpin (I Am a Leader)
  • Transformasi Ke Level Berikutnya