Posted on May 21st, 2019
‘We plant seeds that will flower as results in our lives, so best to remove the weeds of anger, avarice, envy and doubt.” (Dorothy Day)
NIAT SAYA hari ini untuk menjaga agar kata-kata yang keluar dari mulut saya senantiasa positif. Sebuah niat yang mulia dari seorang sahabat ini hendaknya kita hargai dan kita bantu atau mendorongnya. Namun demikian perlu kita pahami bahwa kata-kata yang keluar dari mulut kita sangat tergantung pada sumbernya, pada benih yang kita tanam setiap hari dalam hati dan pikiran kita. Semakin banyak benih positif yang kita tanamkan maka kita akan mengharapkan bahwa buahnya yang keluar dalam bentuk ucapan dan tindakan akan juga positif.
Taman Positif
Mengangkat sebuah tulisan lama dari Dr. Bob Wilkerson (8 Juli 2009) berjudul Planting Positive Seeds, dia menawarkan proses kita mewarnai hari-hari kita secara positif. Dia mulai dengan mengutip quote diatas:
We plant seeds that will flower as results in our lives, so best to remove the weeds of anger, avarice, envy and doubt. – Dorothy Day
Lalu dia melanjutkan agar kita mulai membuat tekad agar mulai hari ini saya akan menanam benih-benih positif kemanapun saya pergi, misalnya hope, good health, and prosperity and love. Agar tamannya bisa berhasil dan berbunga, maka secara rutin kita harus menyiangi rumput liar seperti anger, avarice, envy and doubt.
Di bawah gelombang cinta yang subur ini, saya mencari inspirasi positif, membiarkan diri saya sejenak merasakan getaran dari energi positif di alam semesta sekitarku, diseputar taman belakang rumahku.

Afirmasi
Langkah sederhana yang disarankan Bob untuk menyiangi rumput-rumput liar adalah dengan membuat afirmasi positif tentang rumput liar tersebut. Misalkan kita mengangkat rumput liar yang bernama anger. Afirmasi positif yang bisa dilakukan melalui pernyataan berikut:
Langkah sebaliknya bisa juga dilakukan. Fokuskan pikiran kita bahwa kemanapun kita pergi, kita sedang menanam benih positif dalam kehidupan kita dan juga orang lain. Hubungan (relationship) sangat penting dalam hidup ini dan orang-orang yang positif akan juga menarik orang lain yang mempunyai mindset dan perilaku positif ke arah mereka (law of attraction). Karena itu langkah yang bisa dimulai adalah: Membiasakan diri memberi response positif pada apa saja yang dihadapi karena kita bertanggung jawab atas dampaknya. Be positive today. Say positive things. Look for the good in all situations. Give thanks for all things.
Tamanmu Tanggung Jawabmu
Bersyukur akan apa yang kita miliki, apa yang sudah ada di tangan kita, akan menghindarkan kita dari rasa iri hati, yang seringkali menjadi sumber berbagai pikiran dan perbuatan negative selanjutnya. Pertanyaannya, saat iri hati apakah anda sungguh-sungguh menginginkan milik orang lain? Prosperity yang nampak dari orang lain, terkadang hanya di permukaan. Di balik itu hidupnya mungkin penuh penderitaan yang tidak nampak ke permukaan. Karena prosperity itu bukan saja uang atau harta, tapi juga kesehatan, hati yang bijaksana, hubungan harmonis dengan orang lain atau juga dengan Tuhan sang Pencipta. Karena itu, daripada iri hati, lebih baik berdoalah semoga mereka yang mempunyai berlimpah harta, juga memiliki tubuh yang sehat dan hati mulia seperti yang disebutkan diatas.
Suka atau tidak, terima atau tidak, anda dan saya sedang menanami taman kehidupan kita. Hari ini juga, cabuti rumput dan tanaman liar disana, dan pupuklah tanaman-tanaman positif seperti love, joy, and peace, agar berbunga dan berbuah dan bisa memberikan manfaat bukan saja untuk diri sendiri tapi juga untuk banyak orang.
“Our attitudes control our lives. Attitudes are a secret power working 24 hours a day, for good or bad. It is of paramount importance that we know how to harness and control this great force.” (Tom Blandi)
josef:
Terima kasih Lukas, bergerak ke segala arah dan disetiap momen. Tak henti menularkan kebaikan, termasuk...
Lukas:
Selalu terinspirasi. Integritas tidak sekedar slogan tetapi menjadi Movement. Bergerak dari dari atas...
josef:
Langka awal adalah menyadari, lalu mencermati saya bisa apa dan apa yang perlu saya lakukan untuk bisa mulai...
josef:
Betul Icha: Respek dan Trust harus dibangun secara tulus. Dengan demikian kita bisa berkolaborasi dengan satu...
josef:
Terima kasih Icha untuk highlightnya. Sering kita lupa, kalau di keluarga hadir berbagai generasi yang juga...
Terima kasih Bapak…benar sekali seringkali saya membiarkan “rumput liar” memenuhi hati dan pikiran saya. Setelah membaca tulisan Bapak, saya sadar saatnya membersihkannya Terima kasih Pak Josef.
Terima kasih sama2 Santi, setelah menyiangi rumput liar, jangan lupa untuk memupuki dan menyirami secara rutin. Hasilnya seringkali tak terduga. Salam