Nikmati Sukses Bersama Keluarga

Posted on December 13th, 2016

“Reflect upon your present blessings, of which every man has plenty; not on your past misfortunes, of which all men have some.” (Charles Dickens)

SIAPA ATAU APA SAJA yang hadir di depanku setiap saat bisa menjadi sumber inspirasi, bukan saja menyangkut peristiwa itu sendiri tapi bisa saja mengingatkanku untuk hal lain yang juga penting. Pagi itu di sebuah Bank di Jakarta, saya dihadapkan dengan sebuah poster menarik, yang mengingatkan untuk: “Nikmati dan Berbagi Suksesmu dengan Keluarga.”

Sambil menunggu dilayani karyawan bank: “Saya terus bertanya pada diri sendiri, sudahkah saya membagi suksesku dengan keluarga? Dalam bentuk apa? Sudah cukupkah itu?”

Lingkungan Terdekat

Mari kita melihat semua inisiatif kita yang membawa sukses. Paling utama adalah pekerjaan kita dengan menghasilkan uang. Siapakah orang yang turut menikmati uang gaji yang diterima. Pertama-tama tentu keluarga inti: suami/istri dan anak. Kenapa ini dikedepankan? Apakah ada yang tidak membaginya dengan keluarga inti?

Beberapa cerita yang sempat dikumpulkan, ada yang memang membuka dan memberikan seluruh penghasilannya dan dipercayakan kepada istrinya untuk dikelola secara bijaksana. Ada yang tidak pernah menginformasikan kepada istrinya tentang penghasilannya, hanya menyerahkan sejumlah uang untuk kebutuhan hari-hari.

Bahkan ada juga yang sampai pensiun, istrinya tidak pernah tahu berapa persisnya penghasilan suaminya, dan uangnya digunakan untuk apa saja. Apa alasan masing-masing menerapkan seperti itu, hanya mereka yang tahu, dan saya pun tidak pada posisi untuk menilainya. Yang penting untuk dikedepankan di sini adalah perilaku dalam menyikapi uang rezeki  tersebut.

Perlu dicatat di sini, bahwa budaya kita juga mengenal keluarga besar (extended family), di mana ada orang tua, mertua, adik/kakak, ipar, dan dalam situasi tertentu bisa om/tante dan keponakan.

Pada lingkaran berikutnya, kita akan melihat orang-orang sekitar tempat tinggal kita, atau masyarakat luas.

Belum tentu mereka memperoleh kesempatan finansial yang memadai untuk hidup mereka. Atau mungkin saja rezeki mereka sebetulnya disalurkan melalui tangan kita. Karena itu memberikan perhatian kepada mereka merupakan bagian dari mensyukuri rezeki yang kita terima. Perhatian disini, termasuk meluangkan waktu bersama mereka, atau sekedar menyapa di tilpon.

Tidak Hanya Berupa Materi

Perjalanan karier ataupun perjalanan hidup telah menghasilkan berbagai pengetahuan dan pengalaman. Berapa banyak? Di manakah pengetahuan dan pengalaman itu disimpan? Sebagian besar ada di dalam kepala masing-masing, yang disebut dengan tacit knowledge.

Akan berkurangkah kalau saya membaginya? Jawabannya: TIDAK.

Malah sebaliknya akan bertambah dengan berbagi. Dalam periode tertentu, bersama beberapa rekan, kami merancang program untuk berbagi, dengan tema: “Bagimu Guru Kupersembahkan.” Ini sebuah bentuk ucapan terima kasih pada para guru. Berikut iklan di sebuah koran.

nikmat-sukses-keluarga_guru

Hasil lain dari perjalanan panjang tersebut di atas adalah terbentuknya seseorang menjadi pribadi yang bisa menjadi role model bagi yang lain. Konsisten berperilaku positif sesuai nilai-nilai kehidupan yang dianut, akan bisa menempatkannya di posisi yang bisa nampak oleh orang banyak, yang akan mendapatkan inspirasi darinya.

Semua ini perlu meluangkan waktu. Sangat sibuk? Waktu kita semua sama 24 jam, kalau berniat untuk berbagi, luangkan waktu dari 24 jam tersebut!

Sudahkah saya lakukan semua ini dan untuk siapa? Untuk keluarga di rumah, keluarga di tempat kerja, atau di masyarakat? Karena ini adalah sebuah bentuk mensyukuri.

Peran di Balik Suksesmu

Kata sukses itu muncul di suatu titik tertentu ketika kita menengok ke belakang untuk mencermati perjalanan sejauh ini. Namun perlu disadari bahwa sukses itu diukir bersama banyak tangan yang turut membantu. Dan momen di akhir tahun ini juga ingin saya luangkan untuk menyampaikan syukur dan terima kasih kepada Tuhan yang Maharahim, atas semua berkat dan perlindungannya.

Terima kasih tak terhingga juga kepada almarhum ayah dan ibuku yang sudah membangun fondasi kokoh dengan ajaran mereka tentang pilar-pilar nilai kehidupan positif sebagai landasan hidup kami.

Dan kata orang bijak, di balik sukses yang kuperoleh ada peran seorang wanita tangguh yang sangat penting, istriku Lena. Untuknya limpah terima kasih saya haturkan. Dan tentu saja terima kasih pada putriku Eka, yang karena dia saya mendapatkan motivasi dan semangat untuk terus berkarya.

nikmati-sukses-bersama-keluarga_2-balanced-life

Sementara itu di lingkungan tempat kerja, saya pun ucapkan terima kasih kepada tim yang handal, yang bekerja sama untuk sukses masing-masing dan sukses tim. Semoga mereka selalu sehat untuk mengukir sukses dalam perjalanan ke depan. Foto berikut, kebersamaan dalam membangun tim.

nikmati-sukses-bersama-keluarga-3

Berbagi sukses, apapun itu bentuknya, adalah merupakan bentuk dari “Bersyukur”. Setelah kita meraih sukses, kita ingin membuat orang lain juga meraih sukses, sesuai panggilan hidup masing-masing. Di sinilah kesempatan kita untuk berbagi.

“Gratitude turns what we have into enough, and more. It turns denial into acceptance, chaos into order, confusion into clarity…it makes sense of our past, brings peace for today, and creates a vision for tomorrow.” (Melody Beattie)

Bookmark and Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Most welcome coach Wiwin, Be ready for our next exciting project. Thank you for your meaningful contribution.

Herry Windawaty:
Always Inpiring Coach JB. Thank you for the opportunity for us to contribute

josef:
Terima kasih sama2 Helda, saya tak mungkin jalan sendiri tanpa Helda dan teman2 lainnya. Perjalanan kita bisa...

helda Manuhutu:
trully…and really proud pernah ada dlm journey itu di bawah asuhan bapak…dan bs...

josef:
Terima kasih Suster untuk menggaris-bawahi pentingnya memaknai hidup dari hati. Angka lima itu adalah kelima...


Recent Post

  • Coaching and Inner Guidance
  • Kejutan Yang Menyenangkan
  • Kecerdasan Para Humoris
  • Caring and Engagement
  • Sehat Jiwa dan Raga
  • Mendengarkan Dengan Hati
  • Happy Together at Home: Virtual Hi-Tea
  • Positive Leadership
  • Kami Belajar WE-MINDSET
  • A New Horizon Beyond Corporate Life