Membangun Karakter Sejak Dini

Posted on January 25th, 2013

SEKITAR 124 mahasiswa-mahasiswi hadir di lokasi Training Center Indofood di Cibodas. Mereka berasal dari 13 Perguruan Tinggi di Nusantara ini. Selama seminggu, mereka akan dibekali dengan berbagai materi pembelajaran tentang Leadership, termasuk  tentang pengenalan diri dan pembangunan karakter. Untuk apa semua ini dilakukan??

Sebagian dari generasi ini adalah mereka yang paling vocal berteriak “Potong satu generasi” ketika melihat Integritas Pemimpin dewasa ini. Pertanyaannya, di kemudian hari, ketika mereka menduduki posisi pimpinan, akankah mereka mengulang perilaku pimpinan yang ada sekarang, atau mereka akan tampil beda??

Agent of Change

Program Leadership Camp ini diramu untuk pertama-tama menempa peserta menjadi pribadi yang lebih baik dengan karakter positif. Di samping itu, diharapkan mereka akan menjadi agen perubahan. Kembali ke kampus, ada kesempatan untuk menularkan mindset positif. Ketika mereka terjun ke dunia industri mereka juga akan membawa pikiran dan perilaku positif. Begitu terjun ke tengah masyarakat, mereka juga akan menjadi agen perubahan, untuk menjadikan dunia di mana mereka berada lebih baik dari waktu ke waktu.

Leadership Development: Mengapa Sekarang?

Ada perusahaan yang menyiapkan berbagai program Leadership dalam mempersiapkan para pemimpin, ketika mereka akan di promosikan atau menduduki posisi sebagai leaders dalam beberapa tahun ke depan. Itu merupakan program perusahaan yang bagus, tapi sudah terlambat.

Ada juga perusahaan yang men-develop leadership program sudah untuk mencakup leaders di berbagai fungsi dan tingkat. Ada yang merasa itu belum cukup, maka mereka memulai program Management Trainee dengan label Future Leaders Program, karena calon-calon yang dibawa masuk adalah talent yang berpotensi untuk mencapai level setinggi mungkin.

Indofood melihat, bahwa di samping rangkaian program di atas, kami perlu mempersiapkan calon-calon pemimpin yang berkarakter, sejak mereka masih di perguruan tinggi. Mereka adalah mahasiswa-mahasiswi pilihan yang sekaligus juga mendapat beasiswa. Mereka mendapatkan pendidikan di saat mereka masih di bangku kuliah, melalui program BISMA.

Menjadi Lebih Baik

Sharing saya hari itu juga tentang motto: Be Yourself, but better every day. Motto ini yang akan memandu saya untuk selalau belajar setiap hari dari siapa saja, dari mana saja. Agar bisa membuat saya menjadi pribadi hari ini lebih baik dibanding kemarin dan besok lebih baik dibanding hari ini.

Komitmen menjadi lebih baik, harus sudah dibangun sekarang dan terus dipertebal. Dan ketika salah seorang peserta bertanya: walau setiap hari saya menanamkan mindset sukses, tapi sebagai manusia biasa, saya juga menghadapi kendala, tantangan, yang bisa membuat frustrasi. Bagaimana menyikapinya?

Jawab saya:

“Selama mindsetmu positif, ketika menghadapi kendala, Anda akan mencari jalan keluarnya karena percaya bahwa kendala ini merupakan bagian dari perjalanan untuk mempersiapkan Anda untuk meraih sukses. Karena setelah sukses yang ini, akan ada sukses lebih besar lagi di balik itu. Untuk meraihnya, akan memerlukan tingkatan kebijaksanaan yang lebih tinggi.

Belajar dari Kegagalan

Salah satu pertanyaan peserta, apakah bapak pernah gagal dalam menjalankan program leadership selama ini?? Jawaban saya YA, saya pernah gagal, dan saya memberikan mereka dua contoh:

  1. Ketika kami melakukan talent review dan mendiskusikan talent yang bisa dipromosikan, ada juga kecenderungan untuk melihat past performance yang gemilang, dengan asumsi bahwa kalau dia bisa sekarang, dalam posisi promosi pun dia bisa. Ternyata tidak sepenuhnya benar. Kami kurang menyimak prinsip yang mengatakan bahwa orang hanya bisa dipromosikan sampai dia mencapai level of incompetence. Ternyata dari cerita di sini, ada orang yang prestasinya gemilang, berada di puncak kemampuannya. Begitu dipromosikan, dia memasuki wilaya in-competence, dan tentu saja prestasinya anjlok.
  2. Contoh kedua, adalah assistant manager yang cemerlang kariernya. Mereka memang dalam perjalanan ke karier sebagai manager. Sementara itu leadership program baru dimulai ketika seseorang sudah manager. Kenyataannya di posisi assistant manager, banyak yang menjalankan tugasnya dengan bekerja sendiri dan bisa memperlihatkan hasil gemilang. Tapi ketika dia dipromosikan, dia harus bekerja dengan anak buah, dan sekaligus dalam synergy dengan temannya pada level yang sama. Kami gagal untuk mempersiapkan mereka untuk bekerja sebagai leader pada tingkat ini.

Serius dan FUN

Selesai saya sharing, ada kejutan. Ketika sebuah tim tampil ke depan, membuat lingkaran, dan begitu musik dimulai, hentakan kami para peserta mengikuti irama musik sambil berjalan memutar. Itulah Tarian NTT Iki Mea, yang dibawakan oleh mahasiswa-mahasiswi dari berbagai perguruan tinggi dan daerah.

Ya, disini mereka belajar tentang kebersamaan, tentang mengapresiasi ragam budaya di Indonesia, dan mereka juga sadar bahwa belajar dan bekerja tidak harus selalu serius. FUN adalah elemen yang juga penting.

Dan twit malam itu seakan memberikan konfirmasi tentang hal ini, dari @lena_mahdalenah:

“Belajar menari NTT bersama Riyanti 30 menit, lalu tampil di depan bapak @josefbataona yang asli sana jadi momen tak terlupakan #BISMA, Unity in Diversity.

Bookmark and Share

22 Responses to Membangun Karakter Sejak Dini

  1. Terimakasih Pak Josef..
    Keberanian anda mengambil langkah keluar dari pulau memberikan saya keberanian baru untuk meraih cita-cita yang saya ragukan sebelumnya 😀

    cerita tentang BISMA 🙂
    http://anggafauzian.blogspot.com/2013/01/ilc-1-batch-5.html

  2. Terimakasih Pak Josef atas ceritanya..

    Keputusan anda untuk keluar dari pulau menumbuhkan keberanian baru dalam diri saya untuk meraih cita-cita yang sebelumnya saya ragukan..

    Cerita tentang BISMA 😀
    http://anggafauzian.blogspot.com/2013/01/ilc-1-batch-5.html

    • josef josef says:

      Terima kasih Angga telah mengunjungi blog dan menyimak kisah disini. Semoga keraguanmu segera sirna, dan langkah utk meraih cita2mu menjadi ringan. Salam

  3. F Dinan Qonitan says:

    Wah artikel ini benar dipublikasikan Jumat jam 8 pagi, saya terkagum-kagum sekali dengan kedisiplinan Bapak pada diri sendiri :), dimana itu menjadi kelemahan saya. Bagi saya sulit sekali, menepati janji pada diri sendiri jika tidak ada yang menagih, terutama tentang waktu. Menurut saya, publikasi tepat waktu ini sudah sangat luar biasa! Saya jadi bersemangat untuk mulai latihan tepat waktu 😀

    Sesi sharing dari Bapak saat ILC BISMA kemarin sangat inspiratif, terimakasih pak Josef untuk kisahnya yang telah dibagi dengan kami 🙂

    • josef josef says:

      Terima kasih Dinan, telah mengunjungi blog dan menyimak kisah ini, kisah tentang perjalananmu bersama teman2mu. Saya gembira bisa berada ditengah tim yang sangat bergairah tentang membangun masa depannya, karena itu sharing saya juga tambah bersemangat. Dinan tahu semua kontak saya, termasuk twit dan blog. Keep in touch, dan salam untuk teman2 lainnya

  4. Ririn Rini Nurafiah says:

    mendengar sharing bapak, meyakinkan sy bahwa kunci kehidupan adl ‘keyakin’ dan ‘kerja keras’. saya mahasiswa psikologi, pak. ketika nanti saya terjun ke dunia Industri, kemungkinan besar sy akan ditempatkan d HR. oleh karena itu, saya mohon bimbingannya, sy akan belajar mulai saat ini. agar tdk lagi terlambat seperti leader dlm tulisan bapak di atas. terimakasih banyak..

  5. Mahdalenah says:

    ( @lena_mahdalenah ) luar biasa ! hari pertama saya sudah rindu dengan keluarga BISMA,semuanya. Saya belajar menemukan passion,tapi lebih dari itu : saya menemukan passion bersama dengan orang-orang hebat,di tengah calon pemimpin bangsa lainnya.Salam sukses semuanya. Terima kasih Pak Josef,telah meyakinkan kami semua bahwa sukses itu nyata dengan kerja keras dan doa. God bless 🙂 keep in touch ..

    • josef josef says:

      Terima kasih Lenah telah mengunjungi blog ini dan mengangkat kembali pembelajaran di Cibodas. Semoga bekal kalian cukup untuk melangkah merealisir mimpi kalian. Keep sharing and learning !

  6. (correction ,my twitter account : @lena_mahdalenah )

    Salam sukses,Luar biasa !

    Hari pertama ini ,saya sudah rindu dengan keluarga BISMA..

    Saya belajar menemukan passion,tapi lebih dari itu : saya menemukannya bersama dengan orang-orang hebat,calon pemimpin bangsa lainnya.

    Terima kasih Pak Josef telah meyakinkan kami bahwa sukses itu nyata dengan kerja keras dan doa.

    Rekatkan silaturahmi,keep sharing,networking,and developing 😀

    God bless 🙂

    • josef josef says:

      Terima kasih Lena dan minta maaf atas kesalahan pencantuman twitter accountmu, akan saya edit di blog. Semoga Lena dan teman2 bisa terus saling belajar dari pengalaman masing2. Keep in touch

  7. saya izin share ke akun fb dan twitter :)terima kasih

  8. nanang hanani wijaya says:

    Sungguh sangat inspiratif perjalanan hidup bapak. saya semakin yakin tidak ada hal yang tidak mungkin jika ada kemauan dan kerja keras. terima kasih atas dorongan motivasinya untuk meraih cita-cita. semoga saya bisa mengikuti kesuksesan bapak atau malah jauh lebih sukses. 🙂
    Nanang HW Mahasiswa ITS BISMA Batch 5

    • josef josef says:

      Terima kasih Nanang, atas kunjungan ke blog ini. Setuju dengan Nanang, “tidak mungkin” itu hanya ada di pikiran kita. Terkadang kita memerlukan dorongan dari luar. Tetapi motivasi utama ada dalam diri kita masing2. Gali dan gunakan secara maksimal untuk meraih cita2mu. Saya percaya Nanang Bisa. Saya juga doakan !

  9. Poppy Margaretha says:

    Terimakasih atas share dan cerita ini pak….
    Benar2 menjadi kebanggaan buat saya pribadi telah menjadi peserta dan mengikuti semua kegiatannya..
    🙂

    • josef josef says:

      Terima kasih sama2 Poppy. Semoga ILC memberikan banyak manfaat untuk mepersiapkan masa depanmu. Jadilah duta untuk membagi virus perilaku positif di lingkungan dimanapun Poppy berada. Salam

  10. Terimakasih banyak pak Josef buat motivasi dan kisah inspiratif yang luar biasa yang bapak bagikan pada kami,,,sebagai peserta ILC , benar2 sungguh bersyukur buat waktu dan kesempatan tersebut, dan bukan suatu kebetulan saya dan teman2 bisa bertemu dengan bapak saat itu,,,

    Harif Nepen Marbun,
    Fakultas Pertanian USU.

    • josef josef says:

      Terima kasih juga Harif atas kunjunganmu ke blog ini. Saya juga tdk percaya kebetulan. Semua kejadian pasti ada alasannya. Kita akan terus berbagi di berbagai media termasuk melalui blog ini. Salam sukses buat Harif dan teman2

  11. Terimakasih banyak pak Josef buat motivasi dan kisah inspiratif yang luar biasa yang bapak bagikan pada kami,,,sebagai peserta ILC , benar2 sungguh bersyukur buat waktu dan kesempatan tersebut, dan bukan suatu kebetulan saya dan teman2 bisa bertemu dengan bapak saat itu,,
    Salam sukses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Most welcome coach Wiwin, Be ready for our next exciting project. Thank you for your meaningful contribution.

Herry Windawaty:
Always Inpiring Coach JB. Thank you for the opportunity for us to contribute

josef:
Terima kasih sama2 Helda, saya tak mungkin jalan sendiri tanpa Helda dan teman2 lainnya. Perjalanan kita bisa...

helda Manuhutu:
trully…and really proud pernah ada dlm journey itu di bawah asuhan bapak…dan bs...

josef:
Terima kasih Suster untuk menggaris-bawahi pentingnya memaknai hidup dari hati. Angka lima itu adalah kelima...


Recent Post

  • Buku “LEADER as MEANING MAKER” oleh Josef Bataona
  • Coaching and Inner Guidance
  • Kejutan Yang Menyenangkan
  • Kecerdasan Para Humoris
  • Caring and Engagement
  • Sehat Jiwa dan Raga
  • Mendengarkan Dengan Hati
  • Happy Together at Home: Virtual Hi-Tea
  • Positive Leadership
  • Kami Belajar WE-MINDSET