Menenun Kebersamaan Lintas Negara

Posted on April 30th, 2019

“Dwell on the beauty of life. Watch the stars, and see yourself running with them.” (Marcus Aurelius)

MENGGALI PELUANG untuk terus berkontribusi aktif dengan menggunakan coaching. Itulah yang dilakukan Coachnesia sejak World Game 2016 di Bali. Beberapa tema besar seperti yang sudah disajikan dalam posting terdahulu adalah:

  • Education (Teachers and Students)
  • Health (Cancer and diabetes)
  • Economy (Micropreneurs and sociopreneurs)
  • Culture (Tribe in remote areas)
  • Disaster (victims and volunteers)

Setiap kali ada proyek baru, semua anggota Coachnesia diundang untuk berpartisipasi. Coachnesia (Coaching for Indonesia) adalah komunitas alumni Erickson Coaching di Indonesia. Antusiasme anggota lintas batch untuk berpartisipasi secara pro bono, sering membuat pengambil inisiatif harus membatasi peserta berlebih. Berikut foto empat peserta World Game Turkey 2019.

Kejutan di Akhir Program

Saat World Game 2019 di Antalya Turkey, berbagai inisiatif dari beberapa negara memang dipresentasikan. Namun tim dari Erickson Coaching pusat melihat bahwa apa yang dikerjakan oleh Coachnesia memang mempunyai nilai unik untuk diapresiasi sebagai Winner no. 1.

Award ini diberikan di penutupan World Game 2019, Minggu 14 April 2019, dan bu Lyra, pa Sonny dan saya sendiri berkesempatan untuk hadir di panggung untuk menerima penghargaan tersebut atas nama Coachnesia.

Pesan Lyra Puspa di FB

Melalui lini masa Facebook, bu Lyra Puspa membuat postingan dengan judul

COACHNESIA UNTUK INDONESIA

Beberapa butir penting yang disampaikan, yang merupakan bentuk apresiasi kepada seluruh tim:

  • Ternyata, alhamdulillah, untuk kedua kalinya Coachnesia dinyatakan sebagai pemenang pertama World Game Player di tingkat global, setelah 3 tahun lalu juga dinyatakan sebagai 1st Global Champion di World Game Conference Bali 2016.
  • Saat diumumkan sebagai Pemenang, hanya kami bertiga yang tersisa dari delegasi Indonesia, Lyra Puspa, Sonny Sofyan dan Josef Bataona. Kami cukup terkejut di atas panggung manakala seluruh peserta dari 50 negara bertepuk tangan dengan keras.
  • Maka dengan penuh rasa syukur, kami menduga-duga bahwa kebersamaan kita sebagai bangsa yang saling gotong-royong dan siap berbagi kapan saja merupakan sebuah inspirasi bagi semangat World Game di seluruh dunia.

 

Karenanya kami menyampaikan bahwa, di Coachnesia tidak pernah ada Lyra Puspa, atau Sonny Sofjan, atau Josef Bataona (karena kebetulan kami bertiga yang masih tersisa)

  • Bukan hanya karena kita memiliki Butterfly Effect yang merupakan kontribusi kolaboratif lintas batch Ericksonian Coaching untuk membangun kepemimpinan masa depan bangsa di 29 provinsi….
  • Tetapi karena di Coachnesia juga ada Indira Abidin dengan karya Taman Lavender yang mentransformasi gerakan Coaching4Cancer menjadi sebuah yayasan cancer support dengan kegiatan luar biasa di berbagai provinsi di Indonesia…
  • Karena di Coachnesia ada seorang Rina Prasetyawaty yang ikhlas mengeluarkan biaya dan tenaga setiap akhir pekan turun ke lokasi-lokasi bencana di Lombok dan Palu untuk membangkitkan semangat korban dan relawan melalui coaching…
  • Karena di Coachnesia ada gabungan Ericksonian Coach lintas angkatan yang siap terjun ke Baduy hingga XCited Coaches dan Coachable Coaches yang begitu luar biasa rela jauh-jauh ke Papua…
  • Karena di Coachnesia ada duet Anitawati Seman dan Diana yang setiap pekan selama 6 bulan penuh begitu berdedikasi membantu para pasien diabetes kurang mampu di RSCM dan RS Fatmawati…

 

Dan karenanya penghargaan ini bukan untuk satu orang, tapi untuk seluruh Coachnesia, tanpa bisa menyebut satu per satu karena begitu luar biasa setiap kontribusinya.

Dan satu hal yang pasti, alhamdulillah sekali lagi Indonesia menjadi teladan bagi dunia bagaimana persatuan bangsa dalam Bhinneka Tunggal Ika dan azas Gotong Royong kita merupakan sebuah sumber mata air bagi banyak bangsa di dunia.

Dan kalau kita tidak mensyukuri apa yang telah begitu dalam tertanam dalam budaya bangsa kita, padahal di mata dunia, yang kita miliki adalah sebuah mutiara yang luar biasa, lantas siapa lagi yang akan menjaga dan mewarisinya?

Menenun Kebersamaan

Di akhir hari ke tiga World game, semua peserta berdiri melingkar, bergandengan tangan untuk sepakat menindak-lanjuti proyek yang disepakati bersama. Sambil berjingkrak2, bersama menyanyikan lagu Sing for the Climate:

We need to wake up

We need to wise up

We need to open our eyes….

 

And do it now now now

We need to build a better future

And we need to start right now

World Game 2019 Turkey sudah berakhir. Semua peserta sudah kembali ke negara masing-masing. Namun di hati masing-masing ada sebuah komitmen untuk mengambil peran aktif sebagai coach dalam kapasitas masing-masing di tempat dimana dia berada, dalam menterjemahkan tema world game seperti nampak pada foto ini.

Sementara itu di laman Facebooknya, Marilyn Atkinson menulis:

Wonderful World Game days with the best Coaches and Trainers in the world. We humans look through the mirror of the mind and find that we are all one heart, connected forever.

Semoga semakin banyak orang yang bisa diajak untuk memberikan kontribusi nyata untuk kehidupan yang lebih baik, termasuk menjaga atau merawat planet dimana kita berada. Lagu Sing for the Climate, akan terus meresap dalam hati sanubari ….. And do it now now now …… We need to build a better future …. And we need to start right now….

“To get the full value of joy you must have someone to divide it with.” (Mark Twain)

 

Bookmark and Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kasih Roy, pasti ada waktunya untuk masing-masing kita, sesuai kebutuhan. Salam sukses

roy:
Senang sekali bila malam itu saya bisa ikut bergabung, berbagi cerita, dan bersilaturahmi dengan pak Jos dan...

josef:
Terima kasih Denitri, pa Pungki sudah mulai membangun dialog untuk menemukan jalan agar CHRP bisa mendapat...

josef:
Selalu sehat dan jangan lupa olahraga rutin, serta ajak teman2 lainnya untuk ikut bersama2. Terima kasih Ratih

josef:
Terima kasih Ratih, kontribusi nyata bisa diberikan ditempat kerja, membuat diri kompeten karena terus...


Recent Post

  • Loyalitas Timbal Balik
  • Self Discovery melalui Coaching
  • Profesi MSDM Berkualitas
  • Fokus Untuk Masa Depan
  • Komitmen Hidup Sehat
  • Leading with Love
  • Paduan Gotong Royong dan Growth Mindset
  • Train the Brain for Growth Mindset
  • Ketertarikan dan Tulus Mendengarkan
  • Paguyuban dan Gotong Royong