Tak Sulit Bagi Yang Punya Kemauan

Posted on September 5th, 2025

“Your family and your love must be cultivated like a garden. Time, effort, and imagination must be summoned constantly to keep any relationship flourishing and growing.” (Jim Rohn)

BERSYUKUR ada pelayanan kapal PELNI yang mengarungi laut Indonesia bagian timur. Keluarga dari Lembata dan Flores bisa berkesempatan berlayar selama dua hari satu malam menuju Ujung Pandang untuk turut menghadiri sebuah perayaan besar. Bayangkan dengan uang Rp 350.000, mereka bisa sampai ke tujuan, dengan fasilitas makan tiga kali sehari. Saya bersama istriku Lena baru dari Jakarta, dan sempat menemui mereka untuk saling berbagi cerita, sore jelang acara.

 

Nihil Amanti Difficile

Walau jauh dari kampung halaman, ada 15 orang yang bisa mewakili keluarga, datang dari Lamalera Lembata, Larantuka Flores dan Jakarta. Ada juga yang datang dari Malaysia. Kami semua berkumpul untuk memanjatkan Syukur atas perjalanan Pelayanan 25 tahun anggota keluarga kami, Pater Yoseph Bura Bataona CICM.

Perayaan pagi itu dengan undangan terbatas, dipusatkan di Gua Maria yang juga baru diberkati bersamaan dengan perayaan hari itu. Tiga yubilaris, P. Yoseph Bura Bataona, P. Silvester Asa, dan P. Kaitanus Saleky.

Tidak terbayang oleh umat yang hadir, bahwa sebagian perjalanan pelayanan mereka adalah juga melayani umat di pedalaman Congo Afrika dan tentu saja pedalaman Indonesia. Tapi mereka bercerita penuh bahagia karena juga berpegang pada pesan pendiri biaranya, Pastor Theophile Verbist, Nihil Amanti Difficile, kutipan bahasa Latin yang berarti: Tidak Ada yang Sulit bagi Orang yang Mempunyai Kemauan, bagi orang yang mencintai pekerjaannya, bagi orang yang mencintai orang yang dilayani. Berikut foto bersama keluarga.

Karya CICM (Congregatio Immaculati Cordis Mariae ) atau Kongregasi Hati Tak Bernoda Maria)  yang berawal dari Belgia di 28 November 1862, oleh seorang imam diosesan Belgia yang Bernama Pastor Theophile Verbist, mulai menyebar ke berbagai Negara, termasuk Indonesia. Mereka mulai melayani khususnya di wilayah Makassar sejak 1937.

 

Sukacita Bersama Keluarga

Selain perayaan di biara, keluarga kami juga sempatkan untuk menciptakan kebersamaan keesokan harinya, di RM Seafood Losari Ujung Pandang.

Tentu saja pilihan utamanya adalah seafood dimana kita bisa mengharapkan kehadiran makanan laut yang masih segar. Kami semua tentu saja menikmati hidangan siang itu. Tapi lebih penting lagi, ini merupakan kesempatan berbagi cerita, merangkai tawa dan canda menjadi momen yang tak akan kita lupakan.

 

Bersama Teman PERSADA

Sudah di Ujung Pandang, tentu belum komplit, kalau belum menyapa teman-teman yang ada di sana. Kali ini teman PERSADA (PERnah SAma2 di DAnamon) yang diajak untuk ngopi bersama, dan tentu saja saling berbagi cerita di Warung Kopi Ko Heng. Kami semua memang sudah pensiun dengan status berbeda. Tromol yang Pra Lansia (Usia 50-59 thn), yang kedua Andre Lansia Muda (60 – 69 tahun) dan saya sendiri Lansia madya (70-79). Kami saling bertukar cerita tentang aktivitas masing-masing, dan saling belajar dari pengalaman bertiga.

 

Pantai Losari

Jarak hotel kami dengan pantai Losari hanya 15 menit berjalan kaki. Kami sempatkan salah satu sore untuk mengunjungi kembali Pantai Losari. Berikut beberapa foto yang sengaja kami lakukan dalam menunggu terbenamnya matahari.

Walau tidak bisa kami tampilkan semua foto, namun foto2 ini sudah cukup mewakili. Dan siapa tukang fotonya?

Seorang abang becak asal Subang, yang memang beredar disekitar sana sambil menawarkan jasa untuk memotret. Tentu saja dia tidak lupa menawarkan jasanya untuk mengantar kami kembali ke hotel dengan menggunakan becak-motornya.

 

Penutup

Jadual kembalinya kami ke Jakarta bertepatan dengan perayaan Hari Kemerdekaan RI. Merah Putih nampak dimana-mana. Kami tidak lupa merekam situasi tersebut selagi di Ujung Pandang.

Perjalanan memang panjang untuk keluarga kami kembali ke kampung yang juga dengan kapal laut, hanya dalam waktu kurang dari 48 jam. Terima kasih Pemerintah untuk fasilitas yang sangat membantu serta kemudahan booking secara online. Saya sempat mencatatkan jadual tiba dan berangkat dari beberapa pelabuhan sejak berangkat dari atau menuju Ujung Pandang, senantiasa tepat waktu. Semoga PELNI terus Berjaya dan terus melayani Masyarakat.

“The bond that links your true family is not one of blood, but of respect and joy in each other’s life.” (Richard Bach)

Bookmark and Share

4 Responses to Tak Sulit Bagi Yang Punya Kemauan

  1. Tromol says:

    Selamat sore Bapak Joseph, bahagia rasanya pertemuan yang lalu bisa menjadi bagian dari tulisan bapak dan terima kasih juga pada pertemuan kita dalam ikatan Persada menjadi bagian dari rangkaian tulisan bapak. Semoga hal ini semakin menambah wahana inspirasi bagi kita semua.

    Salam Sehat selalu ya Bapak Joseph dan ibu dan semoga dapat bertemu kembali dalam suasana lebih bahagia.

    Tuhan Yesus memberkati. Amin

    • josef josef says:

      Terima kasih Tromol. Persahabatan perlu terus dirawat, walau kita berjauhan. Pertemuan pendek bertiga saat itu memberikan kekuatan pada masing2 kita, bahwa pengetahuan dan pengalaman selama bekerja bisa menjadi modal penting dalam terus berkarya, memberikan manfaat pada masyarakat banyak. Salam sehat selalu

  2. Pan panjaitan says:

    Saya senang baca blog Bapak

    • josef josef says:

      Terima kasih pa Panjaitan, telah berkunjung dan menyimak tulisan ini. Masih banyak lagi tulisan di blog ini yang bisa dibaca, bilamana sempat. Salam

Leave a Reply to josef Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kasih Lukas, bergerak ke segala arah dan disetiap momen. Tak henti menularkan kebaikan, termasuk...

Lukas:
Selalu terinspirasi. Integritas tidak sekedar slogan tetapi menjadi Movement. Bergerak dari dari atas...

josef:
Langka awal adalah menyadari, lalu mencermati saya bisa apa dan apa yang perlu saya lakukan untuk bisa mulai...

josef:
Betul Icha: Respek dan Trust harus dibangun secara tulus. Dengan demikian kita bisa berkolaborasi dengan satu...

josef:
Terima kasih Icha untuk highlightnya. Sering kita lupa, kalau di keluarga hadir berbagai generasi yang juga...


Recent Post

  • Berdampak dan Menciptakan Perubahan
  • Upward Bullying Terhadap Toxic Leader
  • Menemukan WHY dari Laut Lamalera: Belajar dari LAMAURI
  • Bijak Memimpin Lintas Generasi
  • Saat Integritas Menjadi Gerakan
  • Wujud Nyata Leader as BRIDGER
  • Ketika Jabatan Berakhir – MAKNA Berlanjut
  • PEACE HR: Menjaga Human Touch di Era AI
  • Di Bawah ATAP Itu Kita Belajar dan Bertumbuh
  • Lukisan Legacy Sarat Makna