Tempat Kerja Idaman

Posted on November 1st, 2019

“Being a great place to work is the difference between being a good company and a great company.” (Brian Kristofek)

HEALTH CHECK. Hanya dengan memeriksakan diri kita tahu apakah kita sehat. Hanya dengan mengukur, kita tahu temperature suhu badan kita tinggi atau rendah. Demikian juga organisasi, diperlukan proses pengukuran untuk mengetahui apakah kondisi karyawan saat ini mendukung upaya meningkatkan kinerja secara optimal. Kondisi karyawan yang dipotret bisa juga berkaitan dengan tingkat kepuasan dan komitmen: apakah  mereka disengaged (komitmen dan kepuasan rendah); passively engaged (komitmen rendah kepuasan tinggi); potentially engaged (komitmen tinggi kepuasan rendah) atau actively engaged (komitmen dan kepuasan tinggi). Mengapa ini penting, karena berdasarkan survey HBR: “high level of employee engagement” termasuk top 3 factors that most likely to bring business success.

Karyawan Actively Engaged

Saat malam penghargaan kepada Perusahaan yang dinilai mempunyai tempat kerja idaman karyawan, mewakili tim juri, saya memberikan pandangan singkat berkaitan dengan keempat quadrant tersebut diatas.

Singkatnya, kalau mau tahu tentang situasi karyawan umumnya, saya umumnya mempersilahkan penanya untuk bertanya langsung kepada karyawan. Dengarkan apa kata mereka. Apakah hal-hal yang menyenangkan, yang membuat mereka puas, yang membuat mereka bangga di perusahaan ini? Apakah nada yang sama juga kalau kita menyimak sosmednya? Apa yang mereka posting. Selanjutnya, bila mereka bertemu teman-teman, cerita apa yang mereka sajikan? Bernuansa positif atau negative? Begitu juga kepada keluarganya?

Dalam organisasi yang semakin kompleks, tentu bertanya model seperti itu memakan banyak waktu. Karena itu teknologi dimanfaatkan maksimal untuk menjaring pendapat karyawan dalam proses seleksi untuk menentukan perusahaan yang layak mendapatkan Stellar Workplace Award 2019.

Apa keunikan Stellar

Melalui survey online , karyawan dengan jumlah yang mewakili populasi di semua level harus menjawabi berbagai pertanyaan, yang hasilnya diterima langsung oleh panitia, tanpa melalui filter di perusahaan. Dengan demikian panitia akan memperoleh pandangan yang se-obyektif mungkin.

Karyawan yang mengatakan bahwa mereka puas dengan apa yang didapatkan di perusahaan (SAY), akan juga tinggal lebih lama (STAY) dan tentu saja akan komit berjuang untuk suksesnya perusahaan (STRIVE). Karena mereka percaya, bahwa kalau perusahaan tumbuh sukses, maka mereka juga akan tumbuh sukses juga.

Berikut foto para juri di saat proses penjurian.

Peran Leaders

Dalam paparannya 10 September 2019 dengan judul Culture and Leadership, Inc. This Morning mengedepankan:

“Culture is not something you put on a memo and dictate to the organization that this will be our culture. Culture is ultimately what’s borne out of the values of the company. And as we focused on serving others and we focused on serving each other that’s where the culture is born.”

Dalam kenyataannya, banyak leader yang hanya bicara tapi tidak melakukannya dalam praktek. Perusahaan boleh saja mempunyai set of values yang bagus, tapi kalau leaders tidak memberi contoh hidup sesuai dengan values tersebut, maka hasilnya sia-sia. Karyawan tidak mendapat contoh bagus, dan pada akhirnya perilaku mereka terhadap customer pun tidak merefleksikan nilai-nilai yang seharusnya hidup diperusahaan itu.

Karyawan yang actively engaged adalah mereka yang memiliki personal values aligned dengan corporate values. Mereka yang melihat bahwa perusahaan ini adalah yang mereka  idamkan, karena para leadernya adalah driver utama untuk mendorong terbentuknya budaya yang menunjang pencapaian tujuan organisasi. Artikel itu diakhiri dengan pernyataan:

When you separate the great leaders from everyone else, a key difference is whether they truly believe in building great culture.

Motivasi Penambah Gairah Kerja

Perusahaan yang menerima penghargaan malam itu, tentu saja sangat berbahagia. Penerima yang hadir juga beragam, ada HR Leader tapi ada juga CEO yang hadir. Mereka tentu akan mempelajari berbagai kekuatan mereka dan juga area of improvement untuk mereka tindak-lanjuti, karena mereka tidak saja menerima penghargaan, tetapi satu set dokumen tentang kondisi karyawannya berdasarkan survey.  Foto sebagian penerima Award.

Berita gembira ini segera saja hadir di berbagai postingan social media. Ini positif, karena selain mempertebal rasa bangga karyawan yang bekerja di perusahaan itu, juga memberikan kesempatan kepada perusahaan lain yang mungkin ingin mengikuti program ini dua tahun mendatang. Intinya adalah berbagi kebaikan kepada sesama di dunia industri, agar bisa menciptakan suasana kerja yang lebih produktif, demi Indonesia yang lebih baik dan produktif.

“Determine what behaviors and beliefs you value as a company, and have everyone live true to them. These behaviors and beliefs should be so essential to your core, that you don’t even think of it as culture.” (Brittany Forsyth)

Bookmark and Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kasih sama2 Putu Endra. Salam

josef:
Terima kasih pa Awan Rusdi telah menyempatkan berkunjung ke blog dan memberi komen. Saya senantiasa percaya...

Awan Rusdi:
Pak Josef, Bapak sudah tercatat di UNVR berkarir cemerlang, berkontribusi hebat dan dikagumi bawahan...

I Gusti Putu Endra A:
Terima kasih bapak ku,, Sangat diberkati. Salam I Gusti Putu Endra A

josef:
Terima kasih Roy, pasti ada waktunya untuk masing-masing kita, sesuai kebutuhan. Salam sukses


Recent Post

  • Sentuhan Tangan Yang Diberkati
  • Tempat Kerja Idaman
  • Momen Mendengarkan Milenial
  • Memacu Gairah Belajar
  • Loyalitas Timbal Balik
  • Self Discovery melalui Coaching
  • Profesi MSDM Berkualitas
  • Fokus Untuk Masa Depan
  • Komitmen Hidup Sehat
  • Leading with Love