First Thing First: Komitmen untuk Sehat

Posted on January 6th, 2012

Baru jam 08:00 pagi, pedometer di kantongku menunjukkan angka 6.000. Ini berarti program gerak saya hari itu baru menghasilkan 6.000 langkah dibanding target 10.000 langkah minimum. Angka ini menjadi berarti karena janji saya pada diri sendiri untuk mengikuti program “Move More”, program untuk tetap sehat..

“Promotive health Program” di perusahaan, sedang memberikan focus utama pada usaha untuk menjadikan karyawan sehat, dan bukan pada menyembuhkan karyawan yang sakit. Sejalan dengan itu, saya pun membuat program pribadi yang terdiri dari:

1. Latihan di Fitness Center 4 kali seminggu, jam 06:00 pagi

2. Termasuk dalam latihan tersebut adalah naik tangga dari lobby ke lantai 14, sebanyak 413 anak tangga, dan sit up 200 kali (4×50 dengan selang satu menit)

3. Porsi lainnya adalah cardio, beban dan fleksibilitas

4. Minimum 10.000 langkah sehari yang diukur dengan pedometer

Latihan yang saya lakukan hanya 4 kali seminggu karena pada hari Rabu, saya janji dengan putri saya untuk sarapan dengannya dan mengantarnya ke sekolah. Janji yang nampaknya sederhana, namun sulit untuk memenuhinya karena berbagai alasan, seperti tugas keluar kota. Anak saya tidak mengeluh dan mau memahami kesibukan saya, namun saya sendiri yang merasa tidak komit pada janji. Sejauh ini saya usahakan untuk mengganti hari Rabu yang terpakai.

Kembali ke komitmen untuk sehat, pada waktu hari terakhir saya sebelum pensiun, sebuah mesin di Gym yang mengukur Body Mass Index (BMI) memperlihatkan bahwa usia saya berdasarkan data BMI lebih muda 2 tahun dibandingkan dengan usia kalender.

Dokter perusahaan dan Direktur pengganti saya nampak tersenyum puas waktu menyerahkan saya kembali kepada keluarga, dalam keadaan sehat walafiat. Dan itu adalah inti dari “Promotive Health Program” agar karyawan kita tidak hanya sehat pada waktu aktif kerja, tetapi juga memasuki masa pensiun dengan sehat.

Kebiasaan olahraga di Gym jam 06:00 pagi masih saya teruskan sampai saat ini, dan kantong saya pun masih berisi pedometer yang terus memonitor apakah dalam sehari saya cukup bergerak untuk bisa mencapai 10,000 langkah, sebuah komitmen pribadi untuk sehat.

 

Bookmark and Share

4 Responses to First Thing First: Komitmen untuk Sehat

  1. erlina says:

    Didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat….ayooo terus olahraga pak….Caiyooo 🙂

  2. Fanny Bataona says:

    Badan sehat, produktivitas kerja tinggi….
    Semangat….!!!!

Leave a Reply to erlina Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kasih Lukas, bergerak ke segala arah dan disetiap momen. Tak henti menularkan kebaikan, termasuk...

Lukas:
Selalu terinspirasi. Integritas tidak sekedar slogan tetapi menjadi Movement. Bergerak dari dari atas...

josef:
Langka awal adalah menyadari, lalu mencermati saya bisa apa dan apa yang perlu saya lakukan untuk bisa mulai...

josef:
Betul Icha: Respek dan Trust harus dibangun secara tulus. Dengan demikian kita bisa berkolaborasi dengan satu...

josef:
Terima kasih Icha untuk highlightnya. Sering kita lupa, kalau di keluarga hadir berbagai generasi yang juga...


Recent Post

  • Menemukan WHY dari Laut Lamalera: Belajar dari LAMAURI
  • Bijak Memimpin Lintas Generasi
  • Saat Integritas Menjadi Gerakan
  • Wujud Nyata Leader as BRIDGER
  • Ketika Jabatan Berakhir – MAKNA Berlanjut
  • PEACE HR: Menjaga Human Touch di Era AI
  • Di Bawah ATAP Itu Kita Belajar dan Bertumbuh
  • Lukisan Legacy Sarat Makna
  • Saya Adalah Pemimpin (I Am a Leader)
  • Transformasi Ke Level Berikutnya