Handal Memimpin Diri

Posted on November 24th, 2017

“One of the most important things you can do, as a leader, is to learn to lead yourself.” (John Maxwell)

KAMI MAU JADI PEMIMPIN yang hebat. Demikian ungkap anak-anak muda cerdas kepada John C. Maxwell ketika mengikuti programnya, tapi saat ini kami belum punya siapa-siapa yang dipimpin. Tanggapan beliau:

“Pimpinlah diri Anda sendiri. Dari situlah semuanya dimulai. Lagi pula, jika anda tidak mau mengikuti diri Anda sendiri, mengapa orang lain harus mengikuti Anda?” (Buku 360° Leader oleh John C. Maxwell)

Fokus Dalam Memimpin Diri Sendiri

Ada 7 area yang ditawarkan John Maxwell untuk dijadikan fokus dalam memimpin diri Anda:

  1. Mengelola emosi Anda. Pemimpin yang baik tahu kapan harus memperlihatkan emosi dan kapan harus menahannya.
  2. Mengelola waktu Anda. Sebelum Anda menghargai diri Anda sendiri, Anda tidak akan menghargai waktu Anda. (M. Scott Peck, psikiater dan penulis)
  3. Mengelola prioritas Anda. Pepatah lama berbunyi: Jika Anda mengejar dua kelinci, keduanya akan lolos. Banyak sekali hal yang bisa dimasukan dalam daftar untuk dilakukan setiap hari. Selain disiplin untuk menyusun prioritas to do list, juga biasakan untuk disiplin membuat “stop doing list
  4. Mengelola energy Anda. Simak rencana Anda hari itu dan putuskan, apa yang paling utama, di mana fokus energy dan perhatian akan ditujukan.

Sejalan yang dirasakan, dipikirkan, diucapkan dan dilakukan

  1. Mengelola pemikiran Anda. Apa yang Anda tanamkan ke dalam pikiranmu, akan juga keluar sebagai hasilnya. Bila yang ditanam dan dipupuk dalam pikiran adalah hal yang positif maka akan menghasilkan juga buah pikiran positif. Terkadang kita begitu sibuknya sehingga tidak sempat memikirkan hal-hal penting, tidak sempat mencerna berbagai input dari bacaan atau hasil perbincangan dengan orang-orang bijak.
  2. Mengelola kata-kata Anda. Kata-kata yang keluar dari mulut orang bijak, memberikan dampak yang dasyat. Bisa memotivasi orang, bisa membangun gairah yang sudah kendor, bisa menginspirasi banyak orang untuk berubah. Pemilihan kata-kata secara tepat dan cara penyampaian yang benar, akan membuahkan hasil jauh lebih baik.

Mengelola Kehidupan Pribadi

Butir ke-7 yang tak kalah pentingnya adalah mengelola kehidupan pribadi. Dengan berkarya, kita ingin menambah nilai dalam kehidupan kita, sebut saja financial value, social value, spiritual value, professional value. Dan lain-lain. Namun tidak kalah pentingnya adalah nilai tambah bagi keluarga yang dicintai. Foto berikut adalah momen memimpin renungan akhir tahun di tengah keluarga besar.

24 Nov 17_Handal Memimpin Diri

Saat kita baru tumbuh, menapak ke atas, keluarga kita, istri atau suami kita selalu berada di samping kita untuk memberikan dukungan, menyemangati. Saat sukses kita raih, tentu sukses itu ingin dinikmati bersama keluarga tercinta. Bukan dengan memberikan uang dan harta berlimpah, tapi saatnya memberikan perhatian, waktu dan cinta yang lebih dalam. Ungkapan:

 “Di balik seorang pria yang sukses, ada seorang wanita tangguh.”

Apa bentuk perhatian dan cinta yang lebih dalam itu? Tergantung misi keluarga masing-masing itu apa. Kalau kita sudah menemukan makna dari kehidupan yang kita cari, mungkin juga waktunya secara bersama-sama membantu orang lain untuk juga menemukan makna hidup mereka.

Contoh perilaku pemimpin yang handal, tidak hanya dibaca anggota tim dalam kehidupan professional di tempat kerja, tapi juga dari kehidupan pribadi sang pemimpin, kehidupan bersama keluarganya.

“Leaders become great not because of their power, but because of their ability to empower others.” (John Maxwell)

Bookmark and Share

4 Responses to Handal Memimpin Diri

  1. Canisius Soriton says:

    Agree Pak Josef and very inspjring for me. Terkadang kita lupa pada saat sdh sukses betkarir siapa yg berjuang bersama membangun karir itu dan akhirnya kita terlena dan mulai melupakan keluarga yg menjadi peyangga utama karir kita. Saya terus mencoba melakukan ini dalam keluarga saya. Semoga bisa berhasil dengan pertolongan Tuhan dan Bunda Maria. Amin

  2. daniel benny prakoso says:

    Terima Kasih Pak Josef..

    keep the good work (inspire & empowering other)
    spread the humbleness
    and always keep pursue your purpose of life.

    Tetap Sehat & Bahagia selalu buat bapak 🙂

Leave a Reply to Canisius Soriton Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kasih Lukas, bergerak ke segala arah dan disetiap momen. Tak henti menularkan kebaikan, termasuk...

Lukas:
Selalu terinspirasi. Integritas tidak sekedar slogan tetapi menjadi Movement. Bergerak dari dari atas...

josef:
Langka awal adalah menyadari, lalu mencermati saya bisa apa dan apa yang perlu saya lakukan untuk bisa mulai...

josef:
Betul Icha: Respek dan Trust harus dibangun secara tulus. Dengan demikian kita bisa berkolaborasi dengan satu...

josef:
Terima kasih Icha untuk highlightnya. Sering kita lupa, kalau di keluarga hadir berbagai generasi yang juga...


Recent Post

  • Berdampak dan Menciptakan Perubahan
  • Upward Bullying Terhadap Toxic Leader
  • Menemukan WHY dari Laut Lamalera: Belajar dari LAMAURI
  • Bijak Memimpin Lintas Generasi
  • Saat Integritas Menjadi Gerakan
  • Wujud Nyata Leader as BRIDGER
  • Ketika Jabatan Berakhir – MAKNA Berlanjut
  • PEACE HR: Menjaga Human Touch di Era AI
  • Di Bawah ATAP Itu Kita Belajar dan Bertumbuh
  • Lukisan Legacy Sarat Makna