Takjub Menjelang Fajar

Posted on July 18th, 2014

“A new day: Be open enough to see opportunities. Be wise enough to be grateful. Be courageous enough to be happy.” (Steve Maraboli)

FAJAR MENYINGSING!! Itulah saat yang dinanti setiap pagi. Karena inilah awal sebuah hari, awal sebuah perjalanan baru, awal sebuah harapan akan sukses, juga awal sebuah perubahan. Terkadang  peristiwa ini menjadi sesuatu yang rutin, terjadi begitu saja. Tapi yang sadar akan makna pentingnya Fajar Pagi, mereka mengawalinya dengan berdoa semoga berkat Tuhan Yang Maha Rahim senantiasa mengiringi perjalanan hari itu.

Kejutan Jelang Fajar

Kebiasaan saya untuk bangun tengah malam jam 01:30 untuk meditasi. Kemudian saya akan rapihkan HP dan iPad yang sedang di-charge, sambil mengintip kalau-kalau ada pesan sosmed yang perlu mendapat perhatian. Dan mata saya terbelalak melihat rangkaian pesan dan foto di Facebook.

Misalnya, lihat kawan yang satu ini rupanya sudah bolak balik mengatur gaya menunggu jam 00:01 untuk mengucapkan selamat Ulang Tahun.

Ultah 1

Entah dia menjadi pengatur skenario atau rentetan foto berikutnya adalah spontan dari yang lain, tapi yang  lagi tidur nyenyak pun punya skenario sendiri.

Ultah 2

Yang sudah siap sehari sebelumnya pun tidak mau ketinggalan untuk posting tengah malam.

Ultah 3

Di Tengah Rutinitas Bisa Berkreasi

Sering saya mendorong tim untuk menemukan kreativitas di tengah rutinitas atau sebagai bagian dari apa yang dikerjakan. Lihat saja foto di tengah kebersamaan keluarga atau sekedar menambah sedikit aksesoris ketika mempersiapkan keperluan siang harinya, atau bahkan bahan sayuran yang akan disiapkan untuk sahur pun bisa digunakan sebagai sebuah kreasi yang menawan.

Ultah 4

Di dalam kereta pulang ke rumah bisa ditemukan ide, atau jelang berangkat kantor, atau sebelum pulang rumah. Bisa foto, ataupun lagu, semuanya mungkin asal kita membuka diri untuk menyerap berbagai peluang yang ada.

Ultah 5

Semua Serba Ikan

Meniup lilin yang ditancapkan di atas sebuah cake itu biasa. Tapi kalau hari itu, lilin-lilin ditancapkan di atas kue cucur dan dua ekor ikan bakar, itu baru menakjubkan. Kebetulan makanan itu adalah kesukaanku. Tapi saat itu tidak perlu dipotong dan bagi-bagi karena lagi puasa. Dan ide ikan terus berkembang menjadi desain kartu ucapan seperti terlihat pada gambar ini.

Ultah 6

Dan ketika sedang menunggu kumpul keluarga di rumah, pada Sabtu sore itu, kicauan @lianya_ely di Twitter:

“Saat berdoa untuk pak @Josefbataona … beliau mendekap kartu ucapan dari kami di dadanya dan mendekapnya seperti kartu itu adalah sesuatu yang sangat berharga.. sesuatu yang punya arti besar..”

Lia memang jeli. Buat saya, tulisan-tulisan di kartu itu adalah doa yang digoreskan di atas kertas, sembari mereka mengumandangkan doa itu dari hati kepada  Allah Maha Pengasih, semoga dikabulkan, Amin.

Dan ucapan selamat yang saya terima di media sosial, juga disertai dengan doa, serta harapan semoga saya terus menginspirasi. Amin

Peristiwa sehari ini, hari yang istimewa, karena hari ini adalah hari merayakan kebersamaan, persahabatan dan kekeluargaan, hal yang tiada hentinya saya syukuri.

“There is no better opportunity to receive more, than to be thankful for what you already have.” (Jim Rohn)

Bookmark and Share

6 Responses to Takjub Menjelang Fajar

  1. Tita says:

    Once again happy BDay pak… Ikut terharu baca kehebohan ucapan unt bp… People always love u pak..

    • josef josef says:

      Terima kasih Tita, hasil sebuah kebersamaan yang dibangun bersama. Tita dan teman2 sebelumnya juga memberikan banyak inspirasi. Salam

  2. eriman says:

    Wah HBD Pa Jos, GBU !

  3. dayu rifanto says:

    Selamat ulang tahun Pak Josef..sukses selalu dan terus menginspirasi. salam penuh kasih dari saya dan teman – teman lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kasih sama2 Helda, saya tak mungkin jalan sendiri tanpa Helda dan teman2 lainnya. Perjalanan kita bisa...

helda Manuhutu:
trully…and really proud pernah ada dlm journey itu di bawah asuhan bapak…dan bs...

josef:
Terima kasih Suster untuk menggaris-bawahi pentingnya memaknai hidup dari hati. Angka lima itu adalah kelima...

Agnes Keraf:
Selamat siang dan terima kasih Besa untuk berbagi berkat yg menginspirasi. Mendengar dgn hati tidak...

josef:
Terima kasih sama-sama Riski, semoga bermanfaat untuk dijadikan pedoman hidup sehari-hari. Salam


Recent Post

  • Kejutan Yang Menyenangkan
  • Kecerdasan Para Humoris
  • Caring and Engagement
  • Sehat Jiwa dan Raga
  • Mendengarkan Dengan Hati
  • Happy Together at Home: Virtual Hi-Tea
  • Positive Leadership
  • Kami Belajar WE-MINDSET
  • A New Horizon Beyond Corporate Life
  • Berpikir Positif Percepat Kesembuhan