Monthly Archives: May 2012
Partnership Management dan Union
Di depan ruang pertemuan di sebuah hotel di Jogya, terpampang poster dengan tema: “One Word, One Voice, Solidarity” sementara itu di bawah kalimat itu tertulis BISA.
Kata terakhir itu jelas popular di perusahaan kami, sebuah slogan bahwa asal kita mau dan bersama-sama kita akan Bisa melakukan apa saja. Tapi apa makna dari rangkaian kata-kata di atasnya? Continue reading
Sama-sama Punya 24 Jam, Bagaimana Menyikapinya?
Keluhan “tidak punya waktu”, hampir terdengar setiap hari. Atau persisnya: tidak punya cukup waktu untuk menyelesaikan tugas hari ini. Tapi semua kita diberikan 24 jam yang sama setiap hari. Bagaimana saya mengaturnya? Continue reading
Customer Service ala Kue Cucur
Dalam perjalanan untuk meeting di Singapore, saya tiba di depan resepsionis di lobby sebuah gedung perkantoran. Sambil menunggu dilayani, saya menyaksikan sebuah dialog menarik antara recepsionis dan tamu. Dari kartu ID saya bisa melihat bahwa tamu itu seorang pegawai pemerintah. Ada pelajaran menarik. Seperti apa? Continue reading
Sharing Kegagalan dan Kebesaran Jiwa
Akhir-akhir ini, Customer Service menjadi agenda strategis yang perlu disikapi secara serius, mulai dari tingkat Direksi sampai ke ujung tombak di lapangan. Perusahaan juga mempunyai values yang sangat menunjang langkah ini, terutama value CARE. Value ini kedengaran sederhana: PEDULI. Continue reading
Ruang KerjaTerbuka: Managing Change
Zaman sudah berubah, trend untuk beralih ke ruang kerja terbuka semakin lazim di dunia kerja. Cepat atau lambat kita akan menuju ke sana. Karena itu ancang-ancang sudah harus diambil. Sebuah tim kecil dibentuk untuk memberikan rekomendasi mengenai ‘ruang kerja terbuka’ seperti apa yang akan digunakan. Continue reading
