Nilai Tambah di Waktu Luang

Posted on November 19th, 2013

Nilai Tambah di Waktu Luang
 

Memulai hari dengan mindset positif, akan membuat kita termotivasi untuk menjalani hari-hari kita, dan tidak sedikit pun memberikan tempat untuk rasa “bosan” atau “membosankan” mampir dalam pikiran kita. Benarkah, jika Anda bosan, itu karena Anda sendiri membosankan? Continue reading

Dua Tahun Penuh Gairah

Posted on November 12th, 2013

Dua Tahun Penuh Gairah
 

LUANGKAN WAKTU untuk membagi ilmu yang dipunyai. Ilmu milikmu tidak pernah habis dibagi. Demikian salah satu pesan yang saya sampaikan via Media Sosial untuk para sahabat di jaringan social. Inilah catatan kecil dari perjalanan blog ini selama 2 (dua) tahun. Continue reading

Lempar Tanggung Jawab, Kerukunan Terancam

Posted on September 27th, 2013

Lempar Tanggung Jawab, Kerukunan Terancam
 

HIDUP DALAM KOMUNITAS dengan anggota beragam, menuntut kita untuk jeli memahami perilaku masing-masing anggota, tapi juga bijak untuk menyikapinya, agar kita bisa hidup tenteram, berdampingan dengan damai. Kedengarannya sejuk, namun dalam kenyataannya sering kita hadapi suasana panas karena sikap yang kurang bertanggung-jawab. Lantas bagaimana kita menyajikan sikap terbaik? Continue reading

Mengawali Hari Menyemangati Diri

Posted on September 24th, 2013

Mengawali Hari Menyemangati Diri
 

Berbagai kebiasaan dijalankan orang untuk mengawali hari. Tidak ada yang dianggap lebih baik dari lainnya, karena kebiasaan tersebut terbentuk dari lingkungan yang berbeda-beda, dan mungkin saja sudah dianggap pas untuk diteruskan. Saya coba menelusuri kembali apa saja yang saya lakukan sejak jam bergeser dari titik 00:00. Continue reading

Berpikir Kreatif, Menentang Arus

Posted on September 20th, 2013

Berpikir Kreatif, Menentang Arus
 

Putra Lamalera, Lembata, Nusa Tenggara Timur ini dibesarkan dalam lingkungan alam yang keras. Di sana, bersama penduduk desa lainnya mereka akan turun ke laut untuk menangkap ikan untuk keperluhan hidup sehari-hari. Dan secara turun-temurun hingga hari ini, hidup penduduk tersebut masih sangat tergantung pada hasil di laut. Masih ada yang menjadi guru, tukang kayu, tukang batu dan lain-lain. Tapi mereka harus bersedia untuk keluar dari desa untuk mencoba hidup seperti itu di tempat lain. Continue reading

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kasih mba Malla, setiap kita punya keunikan yang bisa dibagi kepada orang lain. Terkadang kita gunakan...

Malla Latif:
Setiap baca refleksi dari Bapak selalu bikin berhenti sejenak dan re-align arah hidup. Terima kasih ya...

josef:
Terima kasih mba Yana, kita semua sedang belajar asalkan kita membuka mata dan hati kita untuk menyimak semua...

Sriroosyana:
Saya belajar, Saya sedang menjalaninya satu per satu Doakan saya ya, Tata..

josef:
Terima kasih ka Sofia. Senang ada yang bisa dipetik, dibawa pulang. Salam


Recent Post

  • Pertemanan yang Mendorong Pertumbuhan
  • Ketika Hidup Menjadi Sekolah Kepemimpinan
  • Dari Best Practice Menuju Next Practice
  • Menjadi Manusia yang Layak Diikuti
  • Tiga Cermin di Momen Bahagia
  • Coaching Conversation dan Human Transformation
  • Memberi Ruang Menumbuhkan Masa Depan
  • Winning at Home: Sumber Energi yang Sering Kita Lupakan
  • Legacy Yang Melampaui Waktu
  • Legacy Yang Melampaui Waktu