Belajar VALUES dari Rumah Makan di Pekalongan

Posted on December 4th, 2012

KUNJUNGAN saya kali ini adalah ke Semarang dan Pekalongan. Tujuan pertama adalah untuk berterima kasih kepada karyawan dengan masa kerja panjang, yakni masing-masing 10, 15, 20, 25, 30 tahun, serta yang akan pensiun, dalam sebuah perayaan kekeluargaan.

 

Dan berikut ini adalah penggalan pidato saya pada moment seperti tersebut di atas. “Saya tidak henti-hentinya mengingatkan kita semua untuk beberapa hal. Diantaranya;

  1. Mensyukuri karunia yang telah kita peroleh sepanjang perjalanan karier kita masing-masing.
  2. Prestasi yang kita raih sejauh ini, juga berkat kontribusi banyak orang: atasan, rekan kerja dan juga bawahan. Untuk itu kita pun harus berterima kasih.
  3. Diantara yang hadir, ada yang masih pendek masa kerja, tapi ada juga yang sudah cukup lama. Mungkinkah agar kita belajar dari yang sudah jauh lebih berpengalaman agar kita bisa mendapat masa kerja panjang seperti mereka ?
  4. Bagi yang mempunyai masa kerja panjang, apakah kita berbesar hati untuk mau membagi ilmu dan pengalaman yang sudah diperoleh kepada mereka yang masih muda?
  5. Tidak kalah pentingnya: Jaga kesehatan agar pada waktu pensiun nanti kita semua kembali ke keluarga, juga dengan keadaan sehat wal’afiat.
  6. Atas nama Direksi dan management saya juga mengucapkan terima kasih atas peran sertanya membangun sukses perusahaan sampai saat ini.”

 

Tujuan kedua adalah mengunjungi “Pasar Sejahtera,” program CSR Danamon yang berada di Pasar Grogolan Pekalongan. Usia program ini baru setahun, karena itu masih perlu pendampingan agar bisa menjaga kondisi pasar sesuai kesepakatan awal.

 

Rumah Makan dengan 10 Values

 

Tujuan utama kunjungan ini sudah dilaksanakan, dan sebelum kami kembali ke Semarang, kami ingin mencoba kuliner lokal di Pekalongan: Nasi Garang Asem di RM Masduki.

 

Tidak ada yang istimewa dari penampilan luar Rumah Makan ini. Jam menunjukan angka 19:30. Masih banyak pengunjung di dalam, namun kami masih bisa mendapat tempat untuk 10 orang.

 

Ketika pesanan sudah mulai dicatat, saya mendengarkan tawa dan canda dari karyawan yang sedang bekerja atau usai melayani. Mata saya tertuju pada seorang tua yang dengan rajinnya menakar nasi dari bakul untuk dimasukkan ke piring, sebelum pelayan lainnya menyajikan di meja makan.

Namanya Pak Umar. Ia sudah 25 tahun bekerja di rumah makan ini, dan sudah merupakan generasi kedua. Di tengah obrolan kami, saya sempat melihat sesuatu yang sangat menarik di dinding. Sebuah poster berjudul: 10 BUDAYA SOLEH KARYAWAN RM H. MASDUKI.

Ini luar biasa. Menyimak isinya, juga sesuatu yang sederhana dan bisa ditemui sehari-hari, namun ini akan memberikan fondasi kokoh untuk pola perilaku karyawannya yang berjumlah 30 orang, bila dijalankan dengan penuh disiplin.

 

Demi pelaksanaan Values tersebut, saya temukan juga di dinding lainnya terlihat jadual Gilir Sholat. Menurut mereka, ada empat hal yang akan didapat sekaligus:

  1. Mereka akan sholat bila giliran mereka tiba (dengan demikian tidak lupa sholat)
  2. Tidak rebutan waktu sholat,
  3. Yang giliran sholat tidak akan berlama-lama karena teman berikutnya harus diberi giliran,
  4. Pelayanan kepada pelanggan tidak akan terganggu.

Sebuah article yang ditulis Jerry Haney di Article Dashboard, dengan judul, “Core Values of Your Company Define Your Organization Culture,” mengedepankan bahwa Values Perusahaan itu akan menjadi prinsip dasar yang memandu pola perilaku setiap individu dalam perusahaan tersebut, baik ke dalam maupun ke luar. Values ini juga yang akan menentukan budaya seperti apa yang dipunyai perusahaan ini.

 

Bila Values ini belum dirumuskan, akan susah kita melaksanakan aktifitas lainnya secara efektif. Sebaliknya, dengan hadirnya Values, karyawan akan mempunyai panduan berperilaku.

 

Misalnya, kalau salah satu value-nya adalah Kerja Sama, maka semua karyawannya akan menjunjung tinggi Kerja Sama di setiap langkah kerja mereka. Pada akhirnya, Pelanggan pun akan mengenali perilaku karyawan perusahaan tersebut.

 

Dan sebuah rumah makan sederhana di Pekalongan sana, memberikan pelajaran penting. Rumah makan tersebut, telah sadar akan pentingnya kehadiran Values, yang sungguh menjadi panduan perilaku karyawannya.

 

Menarik juga untuk menyimak kata-kata bijak berikut ini:

“Your beliefs become your thoughts,

Your thoughts become your words,

Your words become your actions,

Your actions become your habits,

Your habits become your values,

Your values become your destiny”

(Mahatma Gandhi)

Bookmark and Share

10 Responses to Belajar VALUES dari Rumah Makan di Pekalongan

  1. andriansah says:

    Makasih postingannya.
    Mengingatkan kita untuk berbudaya yg baik walau sebenarnya itu harusnya sudah menjadi sifat dasar manusia.

    • josef josef says:

      Terima kasih Andri, betul itu adalah sifat dasar manusia, tapi terkadang kita lupa karena itu mari kita saling mengingatkan. Simak juga kisah2 selanjutnya yang akan rutin hadir di blog ini

  2. Juniarto Guntoro says:

    Salam Perkenalan.
    Semoga Tuhan Senantiasa Memberikan KasihNYA untuk Kesuksesan dan Kemajuan Karir Bpk Josef.

  3. erlina says:

    Sip…pentingnya value yaa Pak …. karena orang – orang yang ada didalamnya akan bertindak dengan mengacu pada value tersebut…

  4. eriman says:

    Terima kasih Pak Josef,gambaran sederhana dan aplikatif tentang bagaimana value sebuah usaha dibangun dan dijaga.Sejahtera buat Pak Jos

  5. Anisa Shop says:

    Hwuaa…ilmu baruuu…harus disimak dan dipraktekkan pak..makasii

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kasih Roy, pasti ada waktunya untuk masing-masing kita, sesuai kebutuhan. Salam sukses

roy:
Senang sekali bila malam itu saya bisa ikut bergabung, berbagi cerita, dan bersilaturahmi dengan pak Jos dan...

josef:
Terima kasih Denitri, pa Pungki sudah mulai membangun dialog untuk menemukan jalan agar CHRP bisa mendapat...

josef:
Selalu sehat dan jangan lupa olahraga rutin, serta ajak teman2 lainnya untuk ikut bersama2. Terima kasih Ratih

josef:
Terima kasih Ratih, kontribusi nyata bisa diberikan ditempat kerja, membuat diri kompeten karena terus...


Recent Post

  • Loyalitas Timbal Balik
  • Self Discovery melalui Coaching
  • Profesi MSDM Berkualitas
  • Fokus Untuk Masa Depan
  • Komitmen Hidup Sehat
  • Leading with Love
  • Paduan Gotong Royong dan Growth Mindset
  • Train the Brain for Growth Mindset
  • Ketertarikan dan Tulus Mendengarkan
  • Paguyuban dan Gotong Royong