Khusus Bersama Mereka

Posted on July 18th, 2025

“Cherish every moment with those you love at every stage of your journey.” (Jack Layton)

 

KESEPAKATAN diantara kami bertiga. Ada waktu diluangkan bersama teman-teman di jejaringan pekerjaan atau masyarakat. Ada waktu yang diluangkan bersama keluarga besar dalam acara arisan atau perayaan keagamaan. Namun kami juga membuat program untuk kebersamaan hanya kami bertiga, saya istri dan putriku. Dan ada pula program hanya kami berdua. Akhir pekan ini adalah waktunya untuk kami bertiga. Ya, hanya kami bertiga untuk staycation.

 

Dari Rumah Pamulang

Pagi-pagi kami sudah bersiap-siap. Eka akan menjemput kami berdua jam 10:00 pagi.

Kepergian kali ini tidak jauh-jauh, tapi cukup untuk membuat momen kebersamaan.

 

Perayaan Kecil

Eka dan istriku merancang sebuah perayaan kecil sore itu, di kamar hotel, dan memang hanya bertiga. Suasana tenang, akrab, dan disana kami berdoa, membuka hati untuk saling menerima dan memberi, menghadirkan di tengah kami Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, untuk memberkati kami. Di momen itu, kue ulang tahun dijadikan simbol untuk memeriahkan suasana, menambah keceriaan hari itu.

Saat saya meminta saran Eka untuk caption posting momen bertiga di sosmedku, sarannya seperti ini:

“The best moment spent with the people who mean the most. Just the three of us, holding space for each other, making memories in the simplest, most beautiful way.” #birhtday #weekend #staycation #family

Momen itu memang momen sangat menyenangkan, yang kami semua syukuri.

 

Kopi dan Air Putih

Sore itu, acara dilanjutkan dengan ngopi sore di Bacha Coffee. Kopi memang sering dijadikan sarana kumpul, ngobrol, yang serius maupun yang ringan.

Disana saya belajar satu ungkapan sederhana yang dilontarkan Eka, dalam menghadapi berbagai gejalah pengurangan orang yang berdampak pada bertambahnya pekerjaan untuk beberapa orang yang masih ada:

Masih lebih baik capek karena tambahan pekerjaan, daripada capek karena mencari pekerjaan baru.

 

Seperti biasa, milenial akan mulai dengan foto untuk update status. Sementara itu ada yang lucu. Disini adalah coffee shop, sementara istriku tidak minum kopi, hanya teh. Sementara juice pilihan istriku tidak tersedia. Jadilah saya dan Eka ngopi dan istriku minum air putih panas. Untung ngemilan disana masih banyak pilihan.

Waktu kami memang terbatas. Tapi kalau dirancang secara tepat, maka kami bisa merasakan dan mensyukuri momen tersebut, momen yang tak akan terlupakan. Dan momen seperti itu juga dimanfaatkan untuk memperbanyak deposit di memory banks putri kami, deposit yang positif bermakna bagi kehidupan selanjutnya, seperti petikan di akhir tulisan ini.

“Each day of our lives we make deposits in the memory banks of our  children.” (Charles Swindoll)

Bookmark and Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kasih Lukas, bergerak ke segala arah dan disetiap momen. Tak henti menularkan kebaikan, termasuk...

Lukas:
Selalu terinspirasi. Integritas tidak sekedar slogan tetapi menjadi Movement. Bergerak dari dari atas...

josef:
Langka awal adalah menyadari, lalu mencermati saya bisa apa dan apa yang perlu saya lakukan untuk bisa mulai...

josef:
Betul Icha: Respek dan Trust harus dibangun secara tulus. Dengan demikian kita bisa berkolaborasi dengan satu...

josef:
Terima kasih Icha untuk highlightnya. Sering kita lupa, kalau di keluarga hadir berbagai generasi yang juga...


Recent Post

  • Berdampak dan Menciptakan Perubahan
  • Upward Bullying Terhadap Toxic Leader
  • Menemukan WHY dari Laut Lamalera: Belajar dari LAMAURI
  • Bijak Memimpin Lintas Generasi
  • Saat Integritas Menjadi Gerakan
  • Wujud Nyata Leader as BRIDGER
  • Ketika Jabatan Berakhir – MAKNA Berlanjut
  • PEACE HR: Menjaga Human Touch di Era AI
  • Di Bawah ATAP Itu Kita Belajar dan Bertumbuh
  • Lukisan Legacy Sarat Makna