Apakah Saya Harus Menolak Promosi?

Posted on April 8th, 2014

Apakah Saya Harus Menolak Promosi?
 

YANG PUNYA CERITA ini sebut saja Titi. Dia diterima bekerja di sebuah perusahaan Amerika yang punya network mendunia. Kantornya di Seattle, Amerika. Suatu kebanggaan yang sulit dia ungkapkan. Seorang Indonesia dipercayakan untuk sebuah posisi penting di perusahaan ini. Secara berkala dia masih sering meminta pendapat saya, entah melalui SMS atau email. Continue reading

Diutus untuk Melayani

Posted on March 18th, 2014

Diutus untuk Melayani
 

Pagi itu Jakarta diguyur hujan lebat. Mengantisipasi kemacetan, saya sengaja berangkat lebih awal menuju Jl. Kebahagiaan 4 Jakarta. Melalui Radio Sonora FM92.0 saya hadir untuk berbagi, yang akan dipancarkan secara langsung ke 20 Jaringan Sonora di Seluruh Indonesia. Continue reading

Mengenang Nelson Mandela

Posted on December 10th, 2013

Mengenang Nelson Mandela
 

SAYA SENGAJA mengumpulkan kata-kata bijak Nelson Mandela dari berbagai sumber, sebagai koleksi pribadi. Banyak kata-kata bijak yang disampaikan sepanjang hidup beliau yang menginspirasi saya secara pribadi. Sebentar lagi berita kepergian Nelson Mandela akan menghilang, namun kata-kata bijak beliau yang merupakan contoh hidup nyata akan terus menginspirasi kita. Continue reading

Banyak Maunya hingga Bingung Apa Passionku

Posted on October 25th, 2013

Banyak Maunya hingga Bingung Apa Passionku
 

MENGINTIP BLOG seorang sahabat yang baru lulus kuliah dan membaca paparannya, saya tergelitik untuk ikut menanggapinya. Judulnya saja: “Aku Tidak Menganggur, Aku Menunggu.” Dia memang sudah lulus September lalu. Dalam sebulan sesudah itu, ada pekerjaan yang sudah ditawarkan kepada dia. Tapi menurut perasaannya, itu bukan pekerjaan yang sesuai dengan passion-nya. Nah, Anda penasaran juga untuk ikut mengintip? Continue reading

Berpikir Kreatif, Menentang Arus

Posted on September 20th, 2013

Berpikir Kreatif, Menentang Arus
 

Putra Lamalera, Lembata, Nusa Tenggara Timur ini dibesarkan dalam lingkungan alam yang keras. Di sana, bersama penduduk desa lainnya mereka akan turun ke laut untuk menangkap ikan untuk keperluhan hidup sehari-hari. Dan secara turun-temurun hingga hari ini, hidup penduduk tersebut masih sangat tergantung pada hasil di laut. Masih ada yang menjadi guru, tukang kayu, tukang batu dan lain-lain. Tapi mereka harus bersedia untuk keluar dari desa untuk mencoba hidup seperti itu di tempat lain. Continue reading

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kasih Suster untuk menggaris-bawahi pentingnya memaknai hidup dari hati. Angka lima itu adalah kelima...

Agnes Keraf:
Selamat siang dan terima kasih Besa untuk berbagi berkat yg menginspirasi. Mendengar dgn hati tidak...

josef:
Terima kasih sama-sama Riski, semoga bermanfaat untuk dijadikan pedoman hidup sehari-hari. Salam

josef:
Terima kasih Tromol, belajar hendaknya menjadi menu harian kita, termasuk belajar menjadi Leader yang handal....

Riski Saputra:
wahhh terimakasih pak atas sharingnya 🙂


Recent Post

  • Sehat Jiwa dan Raga
  • Mendengarkan Dengan Hati
  • Happy Together at Home: Virtual Hi-Tea
  • Positive Leadership
  • Kami Belajar WE-MINDSET
  • A New Horizon Beyond Corporate Life
  • Berpikir Positif Percepat Kesembuhan
  • Peluang ke Jenjang Lebih Tinggi
  • Bermanfaat Bagi Orang Lain
  • Komitmen Belajar dan Berbagi