Saat Integritas Menjadi Gerakan

Posted on March 27th, 2026

Saat Integritas Menjadi Gerakan
 

“A leader is one who knows the way, goes the way, and shows the way.” (John C. Maxwell) HARUS DINIATKAN. Bukan sekadar slogan. Integritas hendaknya menjadi gerakan. Gerakan hati untuk memilih yang benar, gerakan pikiran yang menjaga nilai, gerakan tindakan yang menyelaraskan nilai, kata dan perbuatan. Dalam program Mentorship Maxwell Leadership Indonesia, bersama rekan-rekan lainnya kami semakin menyadari bahwa integritas tidak berhenti pada diri kita sendiri. Integritas harus menjadi sesuatu yang menular: menginspirasi, membentuk budaya, dan menggerakkan orang lain untuk hidup dengan nilai yang sama. Karena pada akhirnya, kepemimpinan bukan hanya tentang siapa kita, tetapi tentang pengaruh apa yang kita bangun di sekitar kita.  Dari Integritas Pribadi ke Budaya Integritas Banyak orang merasa cukup ketika mereka sendiri berusaha hidup dengan integritas. Itu tentu penting. Tetapi kepemimpinan selalu berbicara tentang pengaruh. Pertanyaan yang lebih dalam adalah: Apakah orang-orang di sekitar kita juga terdorong untuk hidup dengan integritas? Apakah lingkungan yang kita … Continue reading →

Perjuangan Wisudawan Ulet

Posted on January 15th, 2026

Perjuangan Wisudawan Ulet
 

“Most of the important things in the world have been accomplished by people who have kept on trying when there seemed to be no hope at all.” (Dale Carnegie)   Namanya Ellisa Nursabilah. Keluarga memanggilnya Icha. Ia tumbuh di Kampung Cimanggu, Desa Bunihara, Anyer, sebuah kampung sederhana di Banten, tempat jarak sering kali terasa lebih panjang dari angka kilometer di peta. Dari rumahnya, perjalanan ke kampus di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa memakan hampir 46 km. Ke rumah sakit di Serang juga sekitar itu. Bahkan ke RS Harapan Kita di Jakarta, tempat ibunya dirawat, jaraknya mencapai 121 km. Tapi dalam hidup Icha, yang paling jauh bukanlah jarak, melainkan ketabahan yang harus ditempuh hari demi hari.   Tahun 2021 Menjadi Titik Ujian Ibunya, Ena, divonis sakit jantung dan harus menjalani operasi besar. Kaget? Tentu. Takut? Pasti. Proses persiapan operasi bahkan sempat mundur dua kali, memaksa mereka mengulang segalanya dari awal selama berbulan-bulan. … Continue reading →

Apa yang Bisa Saya Bantu?

Posted on January 9th, 2026

Apa yang Bisa Saya Bantu?
 

“The human capacity for burden is like bamboo – far more flexible than you’d ever believe at first glance.” (Jodi Picoult)   SAPAAN SEJUK pagi-pagi di hari terakhir tahun 2025. Istriku sedang sibuk memberikan briefing pada assisten Rumah Tangga kami untuk persiapan kumpul keluarga malam nanti. Saya tertegun, tetapi juga senyum mendengar ada anggota keluarga yang datang dan bertanya: Apa Yang Bisa Saya Bantu? Menjadi menarik  karena pertanyaan itu yang akan menjadi esensi renungan yang akan saya bawakan menjelang akhir tahun nanti. Berikut foto bersama keluarga jelang akhir tahun. Sukacita Keluarga Besar Warna warni sukacita sudah dimulai sejak kami berkumpul bersama untuk merayakan Hari Natal. Saat membagi cerita di Sosmed, kami menampilkan foto berikut dengan caption: Hari Natal ini kami berkumpul sebagai keluarga—lintas suku, lintas iman. Natal kami rayakan dengan kasih, tawa, dan rasa saling menghormati. Karena keberagaman bukan untuk diperdebatkan, tapi untuk dirayakan.   Menjelang tutup tahun 2025, kami … Continue reading →

Menjadi Cahaya Bagi Yang Lain

Posted on December 19th, 2025

Menjadi Cahaya Bagi Yang Lain
 

“There is a light within each of us that can never be diminished or extinguished. It can only be obscured by forgetting who we are.” (Deepak Chopra) Minggu lalu, saya kembali mengunjungi Unilever Indonesia, tempat di mana lebih dari 30 tahun hidup saya pernah bertumbuh, berkarya, jatuh-bangun, belajar tentang arti tanggung jawab, dan kepemimpinan. Langkah kaki saya mungkin hanya singgah sebentar, tetapi hati saya tertahan cukup lama. Saya tertegun sejenak melihat sebuah hiasan sederhana namun kuat maknanya: “The Light Within Us” Brighten Everyday Life for All Kalimat itu seperti berbicara langsung kepada saya. Bukan sekadar slogan korporasi, melainkan sebuah panggilan jiwa. Ia mengingatkan bahwa di dalam setiap diri kita, selalu ada cahaya. Cahaya yang bukan untuk disimpan, tetapi untuk dibagikan. Cahaya yang tugasnya bukan menyilaukan, melainkan menerangi, menghadirkan kejelasan, harapan, dan arah bagi orang lain, bahkan dalam hal-hal paling sederhana dari kehidupan sehari-hari.   Cahaya Itu Ada di Dalam, Tapi … Continue reading →

Disiplin Ontime: Bentuk Menghargai Orang Lain

Posted on December 12th, 2025

Disiplin Ontime: Bentuk Menghargai Orang Lain
 

“The first person you lead is yourself.” (John C. Maxwell) KEBIASAAN sederhana yang sering diremehkan, tetapi menjadi fondasi dari profesionalisme dan kepemimpinan: DISIPLIN terhadap waktu. Datang tepat waktu bukan hanya mengatur jadwal, tetapi menunjukkan rasa hormat dan komitmen kepada orang lain. John C. Maxwell pernah berkata, “The first person you lead is yourself.” Dan disiplin waktu adalah bukti paling jelas bagaimana kita memimpin diri sendiri.   Mengapa Ontime Itu Penting? Saya sering diingatkan untuk menyimak pelajaran yang disajikan alam semesta setiap hari. Dan hari itu saya diminta untuk sharing di depan para leaders Perusahaan dengan tema: Becoming an Engaged Leader through STAR Values. Salah satu butir Valuesnya adalah Reliable, yang menggaris-bawahi DISIPLIN. Dan para leaders hendaknya menjadi contoh hidup sesuai values perusahaan, termasuk disiplin. Contoh tidak diberikan melalui slogan, tapi pribadi mereka, perbuatan mereka setiap hari. Berikut foto bersama peserta. Kesempatan ini saya ingin mengajak pembaca sekalian untuk mencermati secara … Continue reading →

Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kasih pak Aktry Sani Husni, kalau saya bisa kalianpun bisa, dimulai dengan hal kecil keseharian. Yang...

Aktry sani Husni:
Bapak luar biasa, banyak ide sederhan yang muncul setelah mendengarkan materi bapak. Salah satu nya...

josef:
Terima kasih sama2 Lia, ditengah kesibukanmu dalam perjalanan baru, masih sempat menyimak tulisan ini dan...

lia catri:
Mungkin inilah makna Develop yang semakin diperkaya dewasa ini. Bukan hanya: How do I become better?...

josef:
Terima kasih mba Rani, untuk memberikan ulasan tambahan tentang apa yang dihayati saat menyimak paparanku....


Recent Post

  • Jangan Hanya Menekan Tombol Lantai
  • Menerima Kebaikan dan Membaginya Kembali
  • Mengembangkan Manusia Ketika AI Semakin Pintar
  • Jaga Harmoni Samakan Sudut Pandang
  • Beyond the Moment
  • Creating Moments
  • Sebelum Pensiun, Sudahkah Kita Menyiapkan Diri?
  • Pertemanan yang Mendorong Pertumbuhan
  • Ketika Hidup Menjadi Sekolah Kepemimpinan
  • Dari Best Practice Menuju Next Practice