Tag Archives: Integritas
Saat Keterlekatan Tidak Lagi Melekat
“KUMAN DI SEBERANG NAMPAK, gajah di kelopak mata tidak tampak.” Demikian kira-kira bunyi peribahasa yang diajarkan ketika duduk di Sekolah Rakyat dulu (sekarang SD). Rasanya peribahasa itu masih berlaku sekarang dan dalam lingkup yang juga berbeda-beda. Termasuk dalam konteks di perusahaan. Tentang apakah ini? Continue reading
Ikhlas Memaafkan
BULAN RAMADHAN baru memasuki minggu yang kedua saat itu. Suasana kerja seakan terus mempertahankan ritme yang sudah ada. Tak ada kesan slow down, atau langkah yang kendor karena puasa. Bahkan pancaran ekspresi wajah teman-teman yang puasa masih seperti biasa, penuh senyum ceria, bisa diajak bercanda sambil gelak ketawa. Continue reading
Siapa Yang Memberikan Kegembiraan?
Game kali ini, setiap tim harus menunjuk dua anggotanya untuk masuk ke dalam kolam renang untuk mencari bahan untuk diteruskan kepada team di luar kolam renang agar bisa merangkai berbagai Value. Di sini bisa dibayangkan apa yang terjadi di dalam air, akibat kompetisi yang sangat ketat. Tapi ekspresi mereka memperlihatkan bahwa mereka bahkan ingin lebih lama lagi di kolam renang… Continue reading
Memilih Gaji Besar atau Karier Bagus?
INISIATIF untuk membekali pemuda usia 17-29 tahun dalam menghadapi masa depan, merupakan langkah kongkrit yang terpuji. Ada yang masih mencari jati diri. Ada yang masih terbenam dalam kenyamanan hidup masa kini, dan lupa bahwa sepanjang jalan kehidupan mereka sendiri banyak pelajaran yang harus diserap, kalau saja mereka jeli untuk merekamnya. Seperti apa programnya? Continue reading
No US without U (Bagian 3): Warna-warni Belajar di Alam Terbuka
LINGKUNGAN PINGGIR LAUT membuat tidur bertambah pulas. Tantangan besarnya adalah mengakhiri mimpi dan segera bangun, karena suasana dipagi hari tidak kalah menyenangkan. Saya sudah terbiasa untuk bangun pagi. Tujuan saya tidak lain, mencari spot yang menarik untuk bisa direkam, yang akan saya tampilkan di posting berikutnya. Sementara itu, FISHFun team sudah siap dengan berbagai acara, bahkan sebelum sarapan. Inilah kisah “No US Without U” bagian 3. Continue reading
