Posted on August 23rd, 2013
Bagi seorang perfeksionis, setiap pekerjaan yang dilakukan harus memberikan hasil yang sempurna, melalui proses yang juga sempurna. Tidak ada kompromi untuk hasil yang kurang dari itu. Karena itu mereka akan melakukannya berulang kali untuk mendapatkan hasil yang sempurna, atau justru menghindari pekerjaan yang tidak dapat mereka lakukan dengan hasil sempurna. Benarkah selalu harus seperti itu? Continue reading
Posted on August 2nd, 2013
Buka Puasa bersama Karyawan di Kantor Pusat, mengambil Tema: Meningkatkan Potensi Diri di Bulan Penuh Berkah. Renungan dalam kaitan dengan dimensi spiritual, biarkan pakarnya yang membahas: Prof. Dr. Dadang Hawari. Karena itu dalam sambutan saya mewakili Direksi, saya fokus pada dimensi keseharian di tempat kerja: Mengenali Potensi Diri sebagai karyawan. Langkah mengenali potensi diri ini perlu dilakukan agar kita bisa meningkatkan potensi-potensi tersebut, demi menambah MAKNA dan tugas sehari-hari. Continue reading
Posted on July 30th, 2013
DALAM PEMAPARAN ORGANISASI, ataupun dalam pembagian tugas-tugas, saya belum pernah mendapatkan pembagian berdasarkan penting atau tidak pentingnya job. Bahkan dalam pemetaan job berdasarkan hirarki, tidak disebutkan bahwa hirarki yang lebih tinggi, lebih penting dibandingkan hirarki yang lebih rendah. Kalau memang demikian, layakkah seseorang merasa bahwa dirinya, pekerjaannya, atau divisinyalebih penting dibandingkan yang lain?? Continue reading
Posted on July 2nd, 2013
Hari itu ada pesan WhatsApp yang mampir ke Hpku, “Sore Pak Josef, tolong ajari saya gimana caranya menjadi HR yang strategic ya pak?” Karena alasan confidential saya tidak menyebut nama pengirim pesan ini, tapi sebut saja Mety. Dengan latar belakang Accounting, dia bekerja di HR. Pernah mengikuti Certified Human Resource Professionals, program di mana saya juga menjadi salah satu fasilitatornya. Itu alasannya, kenapa dia menghubungi saya. Continue reading
Posted on June 28th, 2013
Berapa banyak nasehat yang diberikan dalam kehidupan ini, untuk membimbing kita agar hidup lebih positif, hidup lebih bermakna untuk banyak orang. Dan sekian banyak pesan yang kita terima, sekian banyak kali pula kita tidak menanggapinya secara serius. “Masih ada hari esok!” Inilah yang sering terlintas dalam pikiran kita. Tulisan ini merupakan elaborasi catatan harianku, refleksi atas beberapa komentar yang saya dapatkan setelah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) lalu. Continue reading
josef:
Terima kasih Lukas, bergerak ke segala arah dan disetiap momen. Tak henti menularkan kebaikan, termasuk...
Lukas:
Selalu terinspirasi. Integritas tidak sekedar slogan tetapi menjadi Movement. Bergerak dari dari atas...
josef:
Langka awal adalah menyadari, lalu mencermati saya bisa apa dan apa yang perlu saya lakukan untuk bisa mulai...
josef:
Betul Icha: Respek dan Trust harus dibangun secara tulus. Dengan demikian kita bisa berkolaborasi dengan satu...
josef:
Terima kasih Icha untuk highlightnya. Sering kita lupa, kalau di keluarga hadir berbagai generasi yang juga...