Tag Archives: John C Maxwell

Upward Bullying Terhadap Toxic Leader

“Make the most of the difficult situation of working for a bad boss: learn to think like a leader yourself. Think people, think progress, and think intangibles.” (John C. Maxwell) Pertanyaan dari peserta berkaitan dengan leader yang cenderung toxic di webinar yang diselenggarakan GNIK (Gerakan Nasional Indonesia Kompeten) bersama Maxwell Leadership Indonesia baru-baru ini.  Pertanyaan ini menjadi semakin menarik, saat saya dimintai pendapat oleh seorang leader yang cukup berpengalaman beberapa hari sesudahnya. Dalam percakapan santai itu, ia berkata pelan, “Saya tidak tahu sejak kapan, tapi rasanya tim saya tidak lagi bersama saya… mereka seperti bekerja di sekitar saya, bukan dengan saya.” Di sisi lain, saya juga sering mendengar cerita yang berbeda. Tentang atasan yang sulit diajak bicara, keputusan yang berubah-ubah, atau gaya memimpin yang membuat tim lelah secara emosional. Dua cerita ini, ternyata tidak berdiri sendiri. Mereka saling terhubung dan sering kali terjadi dalam organisasi yang sama. Berikut flier webinar … Continue reading

Posted in Employee Engagement, Leadership, Positivity | Tagged | Leave a comment

Saat Integritas Menjadi Gerakan

“A leader is one who knows the way, goes the way, and shows the way.” (John C. Maxwell) HARUS DINIATKAN. Bukan sekadar slogan. Integritas hendaknya menjadi gerakan. Gerakan hati untuk memilih yang benar, gerakan pikiran yang menjaga nilai, gerakan tindakan yang menyelaraskan nilai, kata dan perbuatan. Dalam program Mentorship Maxwell Leadership Indonesia, bersama rekan-rekan lainnya kami semakin menyadari bahwa integritas tidak berhenti pada diri kita sendiri. Integritas harus menjadi sesuatu yang menular: menginspirasi, membentuk budaya, dan menggerakkan orang lain untuk hidup dengan nilai yang sama. Karena pada akhirnya, kepemimpinan bukan hanya tentang siapa kita, tetapi tentang pengaruh apa yang kita bangun di sekitar kita.  Dari Integritas Pribadi ke Budaya Integritas Banyak orang merasa cukup ketika mereka sendiri berusaha hidup dengan integritas. Itu tentu penting. Tetapi kepemimpinan selalu berbicara tentang pengaruh. Pertanyaan yang lebih dalam adalah: Apakah orang-orang di sekitar kita juga terdorong untuk hidup dengan integritas? Apakah lingkungan yang kita … Continue reading

Posted in Leadership, Legacy, Life Wisdom, Values | Tagged | 2 Comments

Wujud Nyata Leader as BRIDGER

“If you are a leader, the true measure of your success is not getting people to work. It’s not getting people to work hard. It is getting people to work hard together. That takes commitment.” (John C. Maxwell) TRANSFORMASI BERLANJUT. Dari kepemimpinan yang mengandalkan jabatan dan naik kelas ke kepemimpinan yang mengandalkan pengaruh. Dalam fase ini, orang mau mengikuti pemimpin karena merasa terhubung, dihargai, dan dilibatkan. Kini transformasi berlanjut ke level berikutnya: Level 3, Production. People follow you because of what you have done for the organization. Inilah kepemimpinan yang mulai bekerja secara nyata, memberikan dampak signifikan kepada organisasi, bukan saja karena mereka produktif secara individu, tapi mereka mampu memberdayakan tim untuk meraih hasil. Namun tantangan kepemimpinan hari ini tidak berhenti pada relasi satu arah antara atasan dan bawahan. Dunia organisasi semakin kompleks, menuntut kolaborasi lintas fungsi, lintas kepentingan, bahkan lintas cara berpikir.   Kolaborasi: Kebutuhan Sekaligus Tantangan Dalam banyak … Continue reading

Posted in Leadership, Legacy, Performance Management, Transformation | Tagged , , , , | 6 Comments

Lukisan Legacy Sarat Makna

“All good leaders are connectors. They relate well and make people feel confident about themselves and their leader.” (John C. Maxwell) LEGACY bukanlah sesuatu yang baru kita pikirkan saat karier mendekati akhir, tetapi keputusan sadar yang seharusnya dibuat sejak awal perjalanan, lalu diteguhkan dan dijalani setiap hari. Setiap pilihan, cara kita memimpin, memperlakukan orang lain, dan mengambil keputusan kecil sekalipun. Semuanya sedang membentuk warisan seperti apa yang kelak tertinggal. Pada akhirnya, orang tidak akan mengingat jabatan apa yang pernah kita sandang, atau berapa lama kita duduk di posisi tertentu. Mereka akan mengingat bagaimana kehadiran kita memengaruhi hidup dan pertumbuhan mereka. Apakah mereka merasa lebih percaya diri? Lebih berani bermimpi? Lebih siap menghadapi tantangan hidup dan karier? Kesaksian Tamu Yang Jeli Kutipan berikut berasal dari postingan di LinkedIn, oleh tamu yang berkunjung ke rumahku: Pagi ini berkesempatan menjemput pembicara di daerah Pamulang – Tangsel untuk kegiatan Komite Budaya. Setiba di rumahnya, … Continue reading

Posted in Career Wisdom, Inspirasi, Leadership, Legacy, Values | Tagged | Leave a comment

Saya Adalah Pemimpin (I Am a Leader)

“If you can’t influence people, then they will not follow you. And if people won’t follow, you are not a leader. That’s the Law of Influence.” (John C. Maxwell) Banyak orang berpikir: “Saya bukan pemimpin karena saya tidak punya jabatan, atau tidak punya anak buah.” Kalimat seperti itu juga sering diucapkan, bahkan dari orang-orang yang setiap hari memengaruhi orang lain. Padahal, kepemimpinan tidak pernah dimulai dari jabatan. Ia selalu dimulai dari sebuah keputusan. Dan keputusan paling awal dan paling mendasar adalah ini: Saya memilih untuk menjadi pemimpin. Bukan ketika promosi datang, bukan ketika kartu nama berubah. Tetapi hari ini, di ruang hidup tempat kita berada sekarang. Karena jika hari ini ada satu orang saja yang terpengaruh oleh sikap, pilihan, atau cara kita bersikap, maka sesungguhnya kita sudah memimpin. Demikian pembuka sesi webinar yang diselenggarakan oleh Maxwell Leadership Indonesia. Sesi yang saya bawakan dari sebuah hotel di Bandung kepada lebih dari … Continue reading

Posted in Leadership, Learning, Legacy | Tagged | Leave a comment