Author Archives: josef

Bekerja Karena MAU Atau TERPAKSA?

“Developing yourself to become the leader you have the potential to be, will change everything for you. It will add to your effectiveness, subtract from your weaknesses, divide your workload, and multiply your impact.” (John C. Maxwell) SENYUMMU PAGI INI, seberapa lebar? Apa yang membuatmu tersenyum? Suasana hati seorang karyawan saat bekerja, hanya dia yang tahu. Terkadang bisa dilihat dari perilakunya, atau dari kata2 dan ekspresi wajahnya saat bicara, atau dari cara dia menanggapi setiap kesempatan untuk mengerjakan sesuatu. Dia bisa saja terus diam, tidak berkata-kata, walau bisa menyelesaikan pekerjaannya sesuai yang dituntut job descriptionnya. Hanya pemimpin yang jeli, tahu cara untuk menguak apa yang sesungguhnya terjadi.   Rumah Kedua Yang Menyenangkan Lama kita berada di tempat kerja mungkin melebih kehadiran kita di tempat lain, termasuk kehadiran di rumah saat tidak tidur. Kalau suasana rumah kita dirancang untuk bisa menyenangkan bersama keluarga, maka suasana kantor tentunya diharapkan bisa menjadi rumah … Continue reading

Posted in Career Wisdom, Inspirasi, Leadership | Tagged , | 4 Comments

Menyukai Perusahaan Tapi Berhenti

“People quit people, not companies. Employees often leave companies not because they dislike the company or their job, but rather because they want to escape a particular person, usually their boss.” (John C. Maxwell) KARYAWAN BERHENTI dari Perusahaan merupakan fenomena yang sering dilihat, namun faktor yang ada dibaliknya belum tentu sepenuhnya kita pahami. Mari kita ambil contoh dari karyawan yang berhenti atas kemauan sendiri. Quote diawal tulisan ini sering kita dengar, karyawan berhenti bukan karena tidak menyukai perusahaan atau pekerjaannya, tapi karena mereka ingin menghindari orang tertentu, biasanya bos mereka. Memahami Level Kepemimpinan Saya Sepantasnya kita bersyukur bahwa kita beroleh kesempatan memulai perjalanan sebagai leader, saat Perusahaan mempercayai kita untuk jabatan tertentu. Kitapun akan mulai melangkah dengan mengandalkan jabatan tersebut, bersama tim yang dipercayakan kepada kita. Pimpinan lebih tinggi, tentu melihat kemampuan dan potensi yang bersangkutan. Dan tentu saja bersamaan dengan titel dan posisi tersebut, ada hak dan kewenangan untuk … Continue reading

Posted in Employee Engagement, Leadership, Learning, Mentoring | Tagged | 2 Comments

Memanusiakan Manusia Dalam Keseharian

“Leaders touch the heart before they ask for a hand.” (John C Maxwell) TUKAR PIKIRAN santai melalui zoom, bersama mba Melati Mew dari Kompas, yang sedang mempersiapkan laporan seputar praktek Well-being di beberapa perusahaan. Laporan ini disajikan di harian Kompas Minggu, 26 Oktober 2025. Atas izinnya, saya hadirkan kembali tulisannya ini untuk pembaca blog yang tercinta. Berikut tulisan mba Melati seutuhnya.   Bahasa Sederhana Sulit Implementasi ”Seperti kata John C Maxwell, leaders touch the heart before they ask for a hand. Seorang pemimpin yang memanusiakan karyawan itu membuat karyawan mau berkontribusi bukan karena terpaksa, tetapi karena mereka merasa dihargai dan memang mau melakukan sesuatu yang baik itu. Pemimpin seperti itu memperlakukan karyawan sesuai dengan harkat manusia, yakni ingin didengarkan, dihargai, dan dipahami,” ucap Josef Bataona, praktisi human resources, yang diwawancara secara daring pada Rabu (22/10/2025). Menurut Josef, karyawan seperti apa pun, dengan potensi dan kekurangan masing-masing, dapat berkembang menjadi lebih … Continue reading

Posted in Employee Engagement, My Book, Well-Being | Tagged , | Leave a comment

Being A Human Leader

“That is your legacy on this Earth when you leave this Earth: how many hearts you touched.” (Patti Davis) BERBINCANG dengan seorang karyawan senior yang sudah bekerja lebih dari 20 tahun, saya bertanya, “Selama dua puluh tahun ini, apa momen paling berkesan buat kamu?” Ia tersenyum dan berkata: “Bukan waktu saya dapat promosi, Pak… bukan juga waktu dapat bonus besar. Tapi waktu anak saya sakit, dan atasan saya datang ke rumah. Dia duduk di ruang tamu, nggak banyak bicara. Hanya berkata: ‘Kamu jangan khawatir tentang pekerjaan. Fokus dulu jadi ayah yang baik.’” Cerita sederhana, tapi dalam sekali. Karena di situ saya melihat kepemimpinan sejati bukan soal posisi atau jabatan atau jabatan, tapi soal hati.   Tema Sharing Menggugah Kita bisa punya jabatan tinggi, tanggung jawab besar, tapi kalau lupa melihat manusia di balik setiap peran, kita kehilangan esensi kepemimpinan itu sendiri. Itulah mengapa tema sharing hari itu di ARTOTEL adalah … Continue reading

Posted in Leadership, Legacy, Values | Tagged , | 2 Comments

Mungkinkah Perkumpulan Tanpa Pemimpin?

“The most common way people give up their power is by thinking they don’t have any.” (Alice Walker) HAMPIR 30 TAHUN. Kebersamaan ini terus dipupuk. Kami hadir untuk bisa saling belajar dari pengalaman masing-masing, atau dari praktek yang ada di perusahaan masing-masing. Yang ini sungguh kami optimalkan. Bayangkan mau mengubah car scheme, kita cukup menghubungi teman-teman ini menanyakan apa praktek di tempat mereka saat ini. Lebih cepat! Biasanya kita merujuk pada remuneration survey dan butuh waktu lebih lama. Sekedar sebuah contoh ilustrasi. Sampai hari inipun, kalau mau belajar tentang sesuatu yang kekinian, kita bisa dengan muda mencari rujukan diantara teman-teman ini. Tetapi yang lebih penting adalah secara bersama-sama kami ingin memberikan DAMPAK pada pertumbuhan SDM unggul di Indonesia. Kebersamaan Professional Lintas Industri Semua kami adalah profesional/praktisi Human Resources, berada dalam wadah Paguyuban yang kami namakan HRDF (Human Resources Directors Forum). Sengaja kami mengajak teman2 lintas industri untuk memperkaya pembelajaran diantara … Continue reading

Posted in Human Resources, Leadership, Values | Tagged , | Leave a comment