Posted on March 6th, 2026
“I alone cannot change the world, but I can cast a stone across the waters to create many ripples.” (Mother Teresa) Setiap fase kehidupan memiliki kesempatan sendiri. Ada kesempatan membangun karier, kesempatan memimpin, kesempatan membesarkan keluarga. Dan pada waktunya, tiba masa yang sering disalah-pahami: masa purna bakti. Bagi banyak orang, purna bakti terasa seperti titik akhir. Padahal sesungguhnya, ia adalah garis transisi. Bersama istri dan anakku kami secara sungguh-sungguh merencanakan dan menjalani fase ini. Ia tidak datang tiba-tiba, melainkan dipersiapkan melalui percakapan, penyesuaian, dan refleksi yang tidak singkat. Purna bakti bukan berhenti bekerja; ia adalah proses menata ulang cara kita memaknai diri dan hidup. Berikut foto sharing Persiapan Pensiun: Tantangan yang Nyata Ada beberapa tantangan yang nyata dalam memasuki masa ini. Pertama, menata ulang identitas tanpa jabatan. Selama bertahun-tahun, identitas kita melekat pada peran: direktur, manajer, pemimpin, profesional. Ketika jabatan itu dilepaskan, muncul pertanyaan sunyi: Siapa saya sekarang? Di titik … Continue reading
Posted on February 20th, 2026
“Don’t let your learning lead to knowledge. Let your learning lead to action.” (Jim Rohn) Saya berdiri di lantai 20 sebuah hotel di Bandar Lampung. Di bawah sana, terlihat atap-atap rumah: rapat, tenang, nyaris serupa. Sekilas, biasa saja. Namun semakin lama saya memandang, semakin jelas yang saya lihat bukan atap. Yang saya lihat adalah kehidupan. Setiap atap menutupi sebuah keluarga. Di sana ada cerita tentang kerja keras, kegagalan, harapan, dan doa-doa sederhana yang mungkin tidak pernah terdengar. Dan dari ketinggian itu, saya justru diingatkan pada satu hal: tanggung jawab. Atap dan Peran sebagai Orang Tua Sebagai orang tua, atap bukan hanya tempat berteduh. Ia adalah ruang aman tempat anak-anak belajar menjadi dirinya sendiri. Di bawah atap rumah, anak-anak tidak banyak mendengar ceramah. Mereka lebih banyak mengamati cara kita bersikap, cara kita memilih, cara kita bangkit saat jatuh. Saya belajar bahwa pengaruh paling kuat sering kali tidak diucapkan. Ia ditunjukkan. … Continue reading
Posted on January 23rd, 2026
“Leadership is much more an art, a belief, a condition of the heart, than a set of things to do. The visible signs of artful leadership are expressed, ultimately, in its practice.” (Max Depree) Dalam proses penjurian Indonesia Best Companies in Creating Leaders from Within 2025 yang diselenggarakan oleh Majalah SWA dan NBO, kami kembali diingatkan pada satu hal mendasar: Kepemimpinan hari ini bukan lagi isu HR semata, melainkan agenda bisnis yang menentukan masa depan organisasi. Dunia bergerak semakin cepat dan sering kali tidak terduga. Cara kerja lama, bahkan yang dulu terbukti berhasil, tidak selalu relevan hari ini. Di tengah situasi seperti ini, kemampuan perusahaan untuk menyiapkan pemimpin dari dalam organisasinya sendiri menjadi penentu keberlanjutan. Berikut foto Penerima penghargaan dan dewan juri. Pentingnya Kesiapan Pemimpin Dari berbagai perusahaan yang dinilai, terlihat pola yang cukup konsisten. Banyak organisasi memiliki strategi yang baik, bahkan sangat baik. Namun hanya pemimpin yang siap … Continue reading
Posted on September 26th, 2025
“Movement is a medicine for creating change in a person’s physical, emotional, and mental states.” (Carol Welch) LAMA TAK BERSUA. Beliau adalah orang yang membuka jalan bagiku, sehingga saya bisa belajar dan mengambil sertifikat Coaching di Erickson Coaching yang bekerjasama dengan Vanaya Indonesia. Kalau saat ini banyak yang berterima kasih kalau mendapatkan dampak pertumbuhan melalui coaching bersamaku, maka semua kredit itu sepantasnya diberikan kepada pa Juli Triharto, founder Mindslim dan pa Sonny Sofyan dari Vanaya yang dengan penjelasannya saya memutuskan untuk mulai belajar Coaching di Vanaya. Tangan-tangan Yang Membantu Suatu saat saya membaca sebuah buku yang mengulas pidato-pidato kampanye seorang presiden yang sangat memukau. Di berbagai tempat, pidatonya disambut hangat terutama karena dia berhasil menyentuh kehidupan masyarakat setempat, dan disampaikan dengan gaya khas yang menggugah pendengarnya. Yang menarik perhatian saya adalah catatan penulis buku tersebut, bahwa dibalik pidato-pidato beliau, ada puluhan pakar NLP yang bekerja untuk merancang pidato itu. … Continue reading
Posted on September 12th, 2025
“Everything’s shifting – technology, demographics, even values. But what hasn’t change is the need for MEANING, CONNECTION and TRUST.” (Riaz Shah) FORUM KOMITMEN. Mungkin ini menjadi label yang pas untuk IHCBS 2025 (Indonesia Human Capital & Beyond Summit 2025) yang digelar di ICE BSD selama dua hari, 2-3 September 2023. Hadir Menteri Ketenagakerjaan Bapak Prof. Yassierli, PhD untuk memberikan arah, visi menuju Indonesia Emas 2045. Sementara itu Gerakan Nasional Indonesia Kompeten (GNIK) yang menginisiasi forum ini menggalang para praktisi Pejuang Indonesia Kompeten untuk menanggapi visi Kementrian Ketenagakerjaan tersebut dengan Roadmap jelas. Anggota GNIK 426 Senior HR Leaders, dengan 42 Area Directors yang tersebar di seluruh Indonesia, dan didukung >7.000 volunteers. Berikut paparan Menteri Ketenagakerjaan di forum tersebut. FUTURE-ID, FUTURE INDONESIAN Untuk mencapai visi Indonesia Kompeten 2030 dan mendukung agenda besar Indonesia Emas 2045, GNIK menyusun pendekatan strategis yang komprehensif melalui pilar FUTURE-ID. Pilar ini merangkum delapan pilar inisiatif … Continue reading
josef:
Terima kasih sama2 mba Santi. Mari kita saling mengingatkan dan saling belajar. Nantikan buku keenam yang akan...
Santi Sumiyati:
Selamat siang Pak Josept…terima kasih untuk tulisannya yang sangat menginspirasi. Dari tulisan...
josef:
Terima kasih pak Aktry Sani Husni, kalau saya bisa kalianpun bisa, dimulai dengan hal kecil keseharian. Yang...
Aktry sani Husni:
Bapak luar biasa, banyak ide sederhan yang muncul setelah mendengarkan materi bapak. Salah satu nya...
josef:
Terima kasih sama2 Lia, ditengah kesibukanmu dalam perjalanan baru, masih sempat menyimak tulisan ini dan...