Tag Archives: Mother Teresa
Ketika Jabatan Berakhir – MAKNA Berlanjut
“I alone cannot change the world, but I can cast a stone across the waters to create many ripples.” (Mother Teresa) Setiap fase kehidupan memiliki kesempatan sendiri. Ada kesempatan membangun karier, kesempatan memimpin, kesempatan membesarkan keluarga. Dan pada waktunya, tiba masa yang sering disalah-pahami: masa purna bakti. Bagi banyak orang, purna bakti terasa seperti titik akhir. Padahal sesungguhnya, ia adalah garis transisi. Bersama istri dan anakku kami secara sungguh-sungguh merencanakan dan menjalani fase ini. Ia tidak datang tiba-tiba, melainkan dipersiapkan melalui percakapan, penyesuaian, dan refleksi yang tidak singkat. Purna bakti bukan berhenti bekerja; ia adalah proses menata ulang cara kita memaknai diri dan hidup. Berikut foto sharing Persiapan Pensiun: Tantangan yang Nyata Ada beberapa tantangan yang nyata dalam memasuki masa ini. Pertama, menata ulang identitas tanpa jabatan. Selama bertahun-tahun, identitas kita melekat pada peran: direktur, manajer, pemimpin, profesional. Ketika jabatan itu dilepaskan, muncul pertanyaan sunyi: Siapa saya sekarang? Di titik … Continue reading
Bahagia itu Sederhana
BERSAMA TEMAN-TEMAN di Sekolah Rakyat dulu kami sangat bahagia berjalan kaki sekitar 3 km tanpa alas kaki menuju ke sekolah, Kami bahagia hanya karena kami bisa sekolah. Ketika istirahat, kami bisa bermain dengan apa saja yang tersedia sekitar kami, menggunakan batu, kayu, atau petak umpet di semak di belakang sekolah. Continue reading
Ciptakan Peluang Bagi Masyarakat
TOKOH yang sedang berbicara penuh semangat di podium itu memang mengenakan seragam militer. Karena dia adalah Wakil Gubernur AKMIL, Brigjen TNI Wirana Prasetya Budi, SE. Akankah peserta mendengarkan paparan seputar ilmu militer? Continue reading
Pilihan Hidup Setiap Saat
PESAN-PESAN KEBAIKAN senantiasa hadir setiap saat, dan dalam bentuk yang beragam. Ada yang bermakna mengingatkan kita untuk berbuat, tapi ada pula yang mendorong untuk menghentikan. Mana yang kita pilih? Continue reading
