Tag Archives: talent
Kesiapan TALENT Menghadapi MEA
TAHUN 2015 sudah dalam hitungan hari. Semua bisnis sedang sibuk menyelesaikan rencana kerja 2015. Atau juga mencermati kembali long term plan atau Strategic Plan. Apapun itu, perusahaan ingin meraih berbagai peluang yang diantisipasi akan muncul, entah di tahun depan atau dalam jangka yang lebih jauh lagi. Continue reading
Pengembangan Talent Seumpama Biji Sawit
GEDUNG ANGGUN INI sering dijadikan tempat sesi foto pre-wedding. Selain unik sebagai bangunan tua, di dalamnya bisa kita temukan lift yang juga berusia lebih dari 100 tahun. Lift ini dioperasikan oleh tenaga yang selain trampil, tapi mempunyai skill unik yang tidak dimiliki orang lain. Bayangkan saja, lift serupa, hanya tinggal tiga di dunia. Dua lainnya ada di Turky dan Australia. Gedung apakah ini? Continue reading
Program Merangkul Karyawan
MENYIMAK AMBISI BISNIS lima sampai sepuluh tahun ke depan, para pimpinan perusahaan tentu berusaha maksimal untuk bisa meraih setiap kesempatan bisnis yang tersedia, baik itu melalui bisnis yang sudah ada sekarang yang terus berkembang (organic growth) ataupun bisnis baru. Salah satu aspek penting untuk masuk dalam pertimbangan persiapan itu adalah: “Apakah Perusahaan mempunya Talent yang sesuai dengan tuntutan ambisi perusahaan ini?” Continue reading
Pindah Kerja Sambil Mengajak Anggota Tim
LAMA BEKERJA bersama anggota tim, memberikan manfaat maksimal dalam kerja sama tim, terutama karena sudah bisa mengenal kekuatan dan kelemahan dari setiap anggota tim. Dan untuk membangun tim yang solid seperti itu, memang tidak bisa sebentar. Perlu waktu. Lantas bagaimana kalau ada fenomena pindah kerja dengan mengajak anggota tim? Continue reading
Suksesi dan Kucing Dalam Karung
Saya termasuk yang prihatin bila mendengar sharing teman kalau ada praktek yang kurang terpuji di perusahaan mereka, ketika mendiskusikan Succession Plan. Ada saja yang mencoba untuk membungkus karyawannya yang kurang berkualitas, dengan cerita yang meyakinkan untuk memberikan kesan betapa bagusnya karyawan itu sehingga patut dipromosikan di tempat lain. Lantas, apa sikap terbaik kita? Continue reading
